www.riaukontras.com
| Mantan Bupati Kampar Jagokan Agung Nugroho Muda dan Energik Sangat Cocok untuk Pilgubri 2024 | | Doa Lintas Agama Dari Polri Untuk Indonesia Yang Lebih Baik | | Kapolda Riau Yakin TNI - Polri Semakin Solid, Korem 031/WB Berikan Kejutan Hari Bhayangkara | | Kapolda Riau Irjen M Iqbal Akan Berikan Reward | | Kapolda Riau Lounching Tempat Pelayanan Perpanjangan KTA Satpam | | Berikut 45 Orang Pejabat Yang Dilantik Bupati Bengkalis
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 3 Juli 2022
 
Pria 42 Tahun Menghabiskan Hidupnya Hanya Untuk Ibu
Editor: | Jumat, 13-07-2018 - 15:45:18 WIB


TERKAIT:
   
 

INHU, RIAUKontraS.com - sosok Husen pria berusia 42 tahun warga Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu menghabiskan masa lajangnya untuk mengabdi mengusur ibunya Suwarni(75) tahun. Itu dilakukannya guna untuk menyenangkan orang tuanya, apalagi dengan kondisi ekonomi yang sangat suram.

Husen melakukan ini hanya semata mata untuk membahagiakan orang tuanya sehingga ia mengambil sikap untuk menjadi lajang tua.

" Saya tidak berani untuk berubah tangga pak, kalau saya berubah tangga nanti ibu saya siapa yang akan mengurusnya " ucapnya saat di wawancarai awak media SawitPlus. Co.

Husen bercerita banyak tentang ekonomi yang di jalaninya, ia hanya bekerja sebagai pekerja membersihkan botol plastik di rosokan besi tua tempat bos ia bekerja yang di gaji perbulannya sebesar Rp. 500.000,gaji itulah untuk kebutuhan sehari-hari ia lakoni hanya cukup satu kata demi membahagiakan orang tuanya. Ucapnya

Husen dan Nanti adalah anak dari Suwarni, mereka datang ke sumatra mengadu nasib demi berkelanjutan hidup. Sebelumnya ia tinggal di Aceh, masa-masa Gerakan Aceh Merdeka(GAM) lah membuat kehidupannya menjadi seperti ini, tanah dan perkebunanya di Aceh dibayar tidak sesuai yang mereka harapkan.

Suwarni (75) tahun, menceritakan kisah pahit manisnya dimasa itu sekitar ditahun 2000an, masa masa sunami di Aceh, tanah dan kebunya hanya di bayar tidak sesuai harapanya. Akibat kondisi yang tidak memungkinkan di Aceh, ia mengambil sikap untuk pindah ke Riau.

"Gubuk derita dibangun di bawah pohon - Pohon sawit lah tempat yang bagus untuk berteduh katanya"

Diston, pengusaha besi tua(rosokan) dimana Husen bekerja mengatakan terharuhnya melihat ekonomi Husen, yang sangat tegar menjalani hidup lajangnya untuk ibu. "Tidak semua laki-laki yang seperti Husen yang berjiwa besar". haruhnya (hamdan)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Pria 42 Tahun Menghabiskan Hidupnya Hanya Untuk Ibu
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    6 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    7 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    8 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    9 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    10 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved