www.riaukontras.com
| Desa Senggoro Kembali Raih Juara Umum, Jumiarti Qoriah Terbaik di MTQ Tingkat Kecamatan Bengkalis | | Fazar : Dengan Adanya Asosiasi Ini, Pelaku Usaha Kuliner Lebih Terorganisir | | Langkah Strategi Pemkab Siak Wujudkan Indonesia Emas 2045 | | Usai Bada Jumat, Kejari Temu Ramah Bersama Jurnalis Pulau Bengkalis | | Alfedri: Apresiasi Pembangunan di Kampung Rawang Kao Berkembang Pesat | | Pimpinan DPRD Bengkalis Hadiri Penyampaian LHP LKPP Tahun 2023
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 14 Juli 2024
 
Alfedri Disambut Meriah Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Tertua Hock Siu Kiong Kota Siak
Editor: | Minggu, 25-02-2024 - 17:42:37 WIB

TERKAIT:
   
 

Siak Sri Indrapura, Riaukontras.com - Bupati Siak Alfedri hadiri Perayaan cap go meh bersama masyarakat tiongha di kelenteng Hock Siu Kiong sempenan rangkaian Tahun baru imlek 2575 atau tahun masehi 2024, di kawasan kelenteng bersejarah dan tertua dimabupaten Siak, kelenteng Hock Siu Kiong kota  Siak Sri Indrapura, sabtu (24/2/2024).

Sambutan meriah oleh masyarakat Tiongha atas kedatangan Bupati Siak Alfedri dalam suasana perayaan cap go meh dengan menyalakan kembang api bersama di kelenteng tertua hock siu kiong, ini merupakan rangkaian akhir perayaan cap go meh tahun 2024 atau tahun baru imlek 2575.

Berkumpulnya seluruh keluarga masyarakat Tionghoa berbaur dalam suasana hiburan berbahasa mandarin Tiongha, meriah dengan mendatangkan artis dari negara Malaysia, Singapura, pulau Batam dan kalimantan Pontianak.

Alfedri ucapkan selamat merayakan malam Cap Go Meh tahun 2024 ini. Terima kasih telah ikut berkonrtibusi dan sukseskan dalam pelaksanaan Pemilu kemaren, ini merupakan bentuk rasa kerukunan antara umat dalam ragam suku bangsa yang satu yaitu bangsa Indonesia.

"Keragaman etnik budaya telah mewarnai kasanah bangsa kita ini, apalagi ini berada di pusatnya kota melayu yang berlataran sejarah kerajaan terbesar dan tersohor di belahan dunia eropa yaitu kerajaan Sultan Siak, sejarah tercatat dari masa kemasa kepemimpinan Sultan pertama dan berakhir pada masa Sultan Syarif Kasim II",ungkap Alfedri.

Dengan keberagaman suku, etnik dan budaya menjadi satu padu, tidak memandang perbedaan, tentu menciptakan kerukunan di tengah-tengah masyarakat kabupaten Siak.

" Mari terus kita jaga dan lestarikan keberagaman ini, Melayu bersatu tentulah oleh masyarakatnya yang saling hormat menghormati dalam perbedaan suku dan budayanya", harap Alfedri.

Dwi


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Alfedri Disambut Meriah Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Tertua Hock Siu Kiong Kota Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved