www.riaukontras.com
| Ayah dan Ibu Mertua Gerebek Menantu Cewek di Hotel Bareng Selingkuhan | | Wujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas, Lapas Bengkalis Kunjungi Ombudsman Riau | | Hadir HPN 2024, Kadis Kominfo Siak Sampaikan Dua Pesan Khusus Presiden Jokowi | | Sukses Terapkan Program Bangga Kencana, Pemkab Siak Dapat DAK Bidang KB | | LLMB Tapung Raya dan Mahasiswa Ancam akan Demo, Ini Ucap Praktisi Hukum dan Camat | | Dianggap Langgar Etika, Kasrul Tolak SF Hariyanto Sebagai PLH Gubernur Riau
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 22 Februari 2024
 
Pemkab Rohil Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
Editor: | Minggu, 09-04-2023 - 23:39:52 WIB

TERKAIT:
   
 

Rohil, Riaukontras.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir berkomitmen dalam melaksanakan konvergensi penurunan stunting di Rohil. Hal itu dikemukakan bupati melalui rilis, berkaitan dengan kegiatan yang dilaksanakan pemprov Riau  dalam rangka intervensi stunting tahun 2022.

Dimana Pemerintah Daerah Rokan Hilir bergerak cepat dan melakukan menandatangani deklarasi aksi komitmen dan kesepakatan bersama berbagai pihak untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Penandatanganan tersebut dihadiri Wakil Bupati H. Sulaiman, Ketua PKK Sanimar Afrizal, Wakil Ketua PKK Sari Eka Rahmi, Plt Dinas Kesehatan Afridah, seluruh kepala dinas, kepala puskesmas se Rohil, seluruh Camat dan beberapa kepenghuluan yang menjadi lokus penanganan stunting tahun 2022.

Wabup H. Sulaiman juga berharap agar seluruh stakeholder terkait dapat saling bahu membahu dan berupaya terus untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Rohil dengan target dibawah rata-rata nasional yang mencapai 14 persen.

"Alhamdulillah dari tahun sebelumnya kita sudah mengalami penurunan angka stunting dari 24,7 persen tahun 2021 menjadi 14,65 persen pada tahun 2022 lalu," jelasnya.

Rembuk stunting tersebut merupakan bentuk pendeklarasian komitmen pemda dalam menangani stunting, menjadi ajang pembelajaran yang dapat memotivasi Pemda Rohil dan jajaran untuk meningkatkan kinerjanya dalam penanganan stunting.

Bupati Afrizal Sintong mengaku optimis kedepannya tingkat stunting bagi anak yang terjadi di wilayah Rohil bisa mengalami penurunan, "Insya Allah, saya yakin jika kita semua mulai dari datuk penghulu, pihak posyandu, kepala puskesmas, camat, dinkes dan sebagainya saling bekerja keras untuk penurunan stunting, maka kedepan kasus stunting yang terjadi tentu menurun," jelasnya.

Perhatian yang harus diberikan bukan hanya kepada anak-anak yang telah lahir namun bisa dimulai dengan memperhatikan terpenuhinya kebutuhan gizi yang baik untuk ibu hamil, "Berikan perhatian yang baik, dan itu menjadi tugas kita bersama. Harus diperhatikan, bagaimana puskesmas, posyandu sebagai yang terdekat bisa memantau, memberikan laporan mengenai angka stunting yang terjadi di setiap wilayahnya," tambah Bupati.

Bupati meyakini jika bertambahnya kerja sama, saling bekerja keras angka penurunan stunting akan terjadi. Apalagi baru-baru ini pada saat menghadiri kegiatan tingkat propinsi Riau, juga diketahui bahwa angka stunting di Rohil telah menurun walaupun masih dalam jumlah kecil, "Persoalan stunting ini harus kita dukung, begitu juga setiap sosialisasi perlu dilakukan lebih gencar lagi sampai ke tingkat kepenghuluan yang ada di Rohil," tutupnya.

Deklarasikan komitmen publik dalam pelaksanaan percepatan pencegahan dan penanganan stunting yang terintegrasi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Rokan Hilir.

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang. Menurut hasil riset kementerian kesehatan (Kemenkes) stunting bisa disebabkan oleh gizi buruk 40% dan tidak adanya air bersih 60%. Di Rokan hilir sendiri kasus stunting mengalami penurunan yakni sebanyak 404 anak yang tersebar untuk 7 kecamatan yang terdiri dari 16 kepenghuluan, sedangkan pada tahun 2020 sebanyak 506 anak tersebar di 9 kecamatan dan berada di 21 kepenghuluan. Laporan yang telah diterima oleh Rohil yakni sebagai peringkat ke 4 dari (5) lima kabupaten/ Kota di Riau terkait masalah Stunting.

Diketahui bahwa Bupati Rohil Afrizal Sintong sangat mendukung komitmen publik percepatan pencegahan, penanganan stunting terintegrasi di kabupaten rokan hilir khusunya. Ia berharap supaya penanganan stunting terlaksana dengan serius, dan pemerintah daerah senantiasa dapat memberikan dukungan penuh dalam penanganan stunting tersebut.

Ia menyampaikan “percepatan penanganan stunting, diminta agar dapat terus bersinergi, bekerjasama dan melakukannya dengan serius, hal tersebut dapat dimulai dari penghulu, camat, serta dinas terkait, begitu juga dengan tim PKK yang bergerak cepat dalam penanganan stunting” tuturnya.

Menjadikan 5 pilar strategi nasional, percepatan penurunan stunting sebagai kerangka strategi dalam aksi konvergensi stunting yang terintegrasi di Kabupaten Rokan Hilir, melaksanakan 8 aksi Konvergensi dalam pencegahan dan penurunan stunting secara optimal dan berkualitas, menyusun program yang responsif terhadap pencegahan dan penurunan stunting dan mengalokasikan anggaran dari berbagai sumber sah guna mendukung implementasi intervensi gizi spesifik dan sensitive, menjadikan konvergensi program pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi sebagai prioritas pembangunan di Kabupaten Rohil, meningkatkan koordinasi dan kerjasama lintas sektor lintas program yang terintegrasi kepada pencegahan dan penurunan stunting, melaksanakan kampanye perubahan perilaku serta komunikasi masyarakat berkaitan konvergensi guna program percepatan pencegahan dan penurunan stunting.

Serta melakukan pengumpulan dan publikasi data stanting serta program-program percepatan yang sudah dilakukan secara berkala dan menggunakan data sebagai dasar untuk melakukan perbaikan program percepatan pencegahan dan penurunan stunting.

(Adv/Pemkab Rohil)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Rohil Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved