www.riaukontras.com
| Pemcam Lubuk Dalam Gelar Gebyar Shalawat | | Alfedri Disambut Meriah Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Tertua Hock Siu Kiong Kota Siak | | Mantap, Nama Ketua KPU Bengkalis Masuk Calon Direktur Perumda | | Menang di PTUN Pekanbaru, Kuasa Hukum Minta Semua Pihak Patuhi Putusan PTUN | | PTUN Wajibkan Jabatan Khairul Umam Sebagai Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan | | Perjuangan Kabupaten Bengkalis dalam Mempertahankan Jengkal Demi Jengkal Teritorial NKRI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 26 Februari 2024
 
Ratusan LLMB Pekanbaru Gelar Aksi Demo Terkait Dugaan Kejanggalan Proses PPDB
Editor: | Kamis, 08-09-2022 - 18:26:24 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riaukontras.com - Ratusan anggota Laskar Melayu Bersatu (DPD LLMB) Pekanbaru menggelar aksi demo di halaman Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau,Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru,Kamis (08/09/2022)

Sebelum mengelar aksi anggota LLMB berpakain hitam dengan tanjak di kepala berkumpul di Jalan Cut Nyak Dien, kemudian bergerak masuk kedalam halaman Dinas Pendidikan Riau,dengan menggunakan pengeras suara kemudian satu persatu para orator menaiki mobil pengeras suara yang telah dipersiapan.

Dalam aksinya LLM menurukan tiga orator yakni Ketua DPD LLMB Pekanbaru,Datuk Panglimo Mudo,Muhammad Uzer,Datuk Timbalan Ismail Sarlata dan Ketua DPP LLMB Datuk Panglimo Besar Ismail Amir,SH.,MH

Peserta aksi diterima Kabid SMK Yusri Rasul dan Kabid Pendataan dan Pengembangan Drs Pahmijan,M.Pd

Mengawali orasinya Ketua DPD LLMB Pekanbaru Datuk Panglimo Mudo Muhammad Uzer menyampaikan ada kejanggalan terhadap proses PPDB,dimana ada anak yatim dan siswa dari keluaraga miskin ditolak di PPDB sementara qouta jalur zonasi masih banyak kosong,tapi hanya diperuntukan bagi siswa masuk melalui titipan atau rekomendasi.

Kami menduga ada sejumlah oknum Kepala Sekolah,Pejabat Dinas Pendidikan Riau serta oknum Anggota DPRD Riau ikut terlibat dalam bermain rombel dengan cara memasukan siswa baru melalui rekomendasi oknum oknum tersebut,ini terjadi di semua Sekolah SMA di Pekanbaru sehingga merugikan hak warga miskin dan anak yatim bahkan siswa ikut mendaftar PPDB tapi ditolak karena tidak masuk zonasi perengkingan.

Sedangkan siswa yang masuk melalui rekomendasi banyak tidak mengikuti proses PPDB namun jalan mulus bisa diterima di sekolah yang diinginkan,itu karena apa tentu karena ada dugaan KKN nya,"teriak Uzer

Diakhir orasinya Datuk Panglimo Mudo M uzer meminta Gubernur Riau untuk mecopot Kepala Sekolah dan Kabid SMA Aristo yang terlibat bermain rombel di PPDB Tahun Pelajaran (TP) 2022/2023

Jika nanti apa yang kami sampaikan ini tidak juga di realisasikan oleh Dinas Pendidikan,maka kami akan mendatangi Polda Riau untuk melaporkan dugaan adanya maladmintrasi,KKN dan penyalahgunaan wewenang,"pungkas Uzer

Usai Datuk Panglima Muda Muhammad Uzer, orasi dilanjutkan oleh Datuk Panglima Timbalan Ismail Sarlata.

Dalam Orasinya, Datuk Ismail Sarlata menyampaikan untuk Aristo Kabid SMA sekaligus Ketua Panitia PPBD TP 2022/2023 diminta hadir ditengah peserta Orasi dan bertanggungjawab akan amanah yang diembannya selaku Panitia PPDB TP 2022/2023

" Meminta Aristo, untuk  hadir ditengah-tengah kami LLMB dan meminta Plt Kadisdik Riau Job Kurniawan memecat oknum Kepala Sekolah SMA Negeri 1,4 dan 5."

Dimana oknum Kepsek tersebut, diduga tidak memenuhi hak masyarakat  miskin dan anak yatim, serta ikut terlibat menambah siswa baru di luar PPDB sehingga menghilangkan hak  anak  untuk  memperoleh pendidikan yang layak di sekolah tersebut.

" Seperti halnya oknum Kepsek SMA Negeri 5 kota Pekanbaru, yang diduga membohongi masyarakat dan melukai anak Yatim, dengan mengarahkan anak Yatim untuk masuk di SMA Negeri 17,18 atau 19.Sementata SMA yang disebut belum di kota Pekanbaru,sehingga kami mengira atau menduga Oknum Kepsek SMA 5 Pekanbaru lakukan pembohongan Publik dan mabuk salah minum obat." ucap Datuk Ismail Sarlata dengan tegas dan Geram.

Dipenghujung Datuk Ismail Sarlata meminta, Pahmijan mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Riau dapat memberikan jawaban kepastian untuk memberikan hak masyarakat miskin dan anak Yatim tidak lagi Janji-janji busuk.

Jika Disdik tidak memberikan jawaban yang pasti maka aksi akan dilanjutkanke DPRD Riau serta akan melaporkan Mapolda Riau akan dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan Pungutan Liar (Pungli).tutup Ismail Sarlata

Dari dinas pendidikan yang diwakili oleh Pahmijan dan Yusri,akan memberikan jawaban dan menyelesaikannya hingga sore ini (Kamis,08/09/2022), dan paling lambat besok kepada LLMB.

Aksi damai ditutup dengan Orasi yang disampaikan Datuk Panglima Besar (Pangbes) LLMB,Ismail Amir,SH.MH. Yang mengatakan, " Hari ini adalah langkah-langkah kita memperjuangkan terhadap hak masyarakat miskin dan anak yatim, dimana kita mencium harumnya dapat uang untuk memasukkan orang ke sekolah "

Kita mencium harumnya,dinas Pendidikan dalam arti kata kepala Sekolah mendapat uang,sehingga yang diterima tidak wajar dan tidak zonasi lagi.

Dan ini yang perdana aksi demo terkait PPDB di Disdik Riau, yang jelas hari ini baru sedikit diturunkan, kalau diminta untuk mempersiapkan masa lebih banyak,saya siap melakukannya.

Oleh karena itu,kita minta penegasan
Kami siap mendemo setiap hari apabila tidak ada perubahan.

Karena Pendidikan adalah untuk mencerminkan moral, kita berasal dari pendidikan, oleh karena itu mari sama-sama kita menunggu deadline-nya sore ini harus ada jawaban dan kepastian,  bukan  ke tidak pastian lagi. tambahnya.

Saya sudah tiga periode jadi Dewan, saya tau seluk beluk disana tidak perlu kita buka. Berapa dewan yang nitip, sehingga Ketidak Adilan tidak ada, ada 10 orang dan 15 orang yang dititip sehingga anak miskin dan anak yatim terlantar. Tapi hari ini kita rubah negeri kita,suara rakyat itu adalah suara Tuhan.

Demokrasi ini kedaulatannya ada ditangan rakyat, ketika rakyat marah hati-hati kalian. Uang yang digunakan dinas pendidikan adalah uang Rakyat, dari rakyat menjual sate,jengkol dan lainnya dipasar, itukan uang rakyat, tolong hargai rakyat. tutup Pangbes Ismail Amir,SH.,MH dengan tegas..(Team)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Ratusan LLMB Pekanbaru Gelar Aksi Demo Terkait Dugaan Kejanggalan Proses PPDB
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved