www.riaukontras.com
| Bupati Siak Hadiri Gema Sholawat dan Haflah Milad Ke-6 Ponpes Nurul Furqon | | Kasus Payung Elektrik Masjid Agung An-Nur Pekanbaru di Sorot Kembali, Diungkap Ketua KNPI Riau | | H Muhammad Rafee Dapat Dukungan 7 Pengurus Kabupaten/Kota Maju Sebagai Calon Ketua PELTI Riau | | Kejari Kepulauan Tanimbar Sampaikan Perkembangan Penanganan Perkara Dugaan Tipikor | | Kajari Rohil di Sambut Secara Adat Melayu | | Kejati Riau Ajukan 2 Perkara Keadilan Restoratif Justice Disetujui Jampidum
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 22 Juni 2024
 
DPRD Riau akan Segera Paripurnakan Suntikan Dana Bank Riau Kepri dan Jamkrida
Editor: | Kamis, 11-11-2021 - 08:52:43 WIB


TERKAIT:
   
 

Pekanbaru, Riaukontras.com - Dana penyertaan modal untuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau sudah disepakati. Yakni Bank Riau Kepri (BRK) sebesar Rp360 miliar serta Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) sebesar Rp100 miliar.

Kesepakatan pengucuran suntikan dana untuk perusahaan berplat merah itu, ditindaklanjuti dengan agenda paripurna oleh DPRD Riau. Paripurna dengan agenda pengesahan penyertaan modal segera digelar dalam waktu dekat.

"Alhamdulillah sudah clear, pertemuan bersama itu dari Pemprov ada pak Sekda, DPRD diwakili Ketua dan Wakil Ketua Pansus Markarius Anwar dan Husaimi Hamidi. Beliau adalah pansus penyertaan modal BRK dan Jamkrida," kata Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau, Sugeng Pranoto, Selasa (9/11/21).

Suntikan dana baru itu menurut Sugeng lagi, dipastikan sudah dimulai tahun depan. Dana yang dikucurkan secara berkala sesuai kebutuhan. Yakni dimulai 2022, 2023 serta 2024.

"Anggarannya diberikan pluktuatif dikucurkan setiap tahunnya. Misalnya BRK, bisa saja tahun depan Rp100 miliar, kemudian ditahun berikutnya lebih dari itu. Yang penting totalnya Rp360 miliar," kata Sugeng.

Ada pun alasan dana penyertaan tambahan sebesar Rp360 miliar, mempertimbangkan agar dana saham dimiliki Pemrov Riau tetap sebagai mayoritas.

"Total BRK kebutuhan yang diminta Rp360 miliar. Hal ini untuk mencukupi saham Pemprov tetap diatas 51 persen," jelas Sugeng.

Untuk PT Jamkrida, membutuhkan anggaran keseluruhan sebesar Rp100 miliar. Dana sebanyak itu dibutuhkan Jamkrida sebagai syarat agar bisa beroperasi secara nasional.

"Kalau Jamkrida, kita juga sama-sama sepakat dalam Pansus, untuk mencapai keseluruhan dari awal pendirian, bisa menjadi syarat bisa beroperasi secara nasional, itu minimal Rp100 miliar. Selama ini modal awal kita berikan kepada Jamkrida waktu pendirian baru 25 miliar. Artinya kebutuhan yang harus kita salurkan masih ada Rp75 miliar lagi," papar Sugeng.

Berita: Advertorial



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau akan Segera Paripurnakan Suntikan Dana Bank Riau Kepri dan Jamkrida
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved