www.riaukontras.com
| Mantan Bupati Kampar Jagokan Agung Nugroho Muda dan Energik Sangat Cocok untuk Pilgubri 2024 | | Doa Lintas Agama Dari Polri Untuk Indonesia Yang Lebih Baik | | Kapolda Riau Yakin TNI - Polri Semakin Solid, Korem 031/WB Berikan Kejutan Hari Bhayangkara | | Kapolda Riau Irjen M Iqbal Akan Berikan Reward | | Kapolda Riau Lounching Tempat Pelayanan Perpanjangan KTA Satpam | | Berikut 45 Orang Pejabat Yang Dilantik Bupati Bengkalis
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 3 Juli 2022
 
IMF Perkirakan Subsidi Bahan Bakar Fosil Global hingga Rp 85.609 Triliun
Editor: | Selasa, 28-09-2021 - 10:39:25 WIB


TERKAIT:
   
 

New York, Riaukontras.com - Penelitian Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan subsidi bahan bakar fosil global mencapai sekitar US$ 6 triliun (Rp 85.609). Jumlah itu sekitar 70% dari "pendanaan yang kurang" untuk biaya lingkungan yang terkait dengan bahan bakar.

Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (25/9/2021), pernyataan itu diungkapkan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva pada pertemuan puncak energi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

IMF sebelumnya memperkirakan biaya tersebut sekitar US$ 5,2 triliun (Rp 74.195 triliun) pada 2017.

“Kabar baiknya adalah bahwa emisi karbon global akan turun sepertiga - sejalan dengan menjaga pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius - jika harga bahan bakar fosil meningkat untuk sepenuhnya mencerminkan biaya lingkungan dan pasokan pada tahun 2025,” kata Georgieva dalam sambutannya kepada KTT energi di sela-sela Sidang Umum PBB.

Komentar Georgieva muncul ketika pemerintah dan sektor swasta berjanji untuk menghabiskan lebih dari US$ 400 miliar (Rp 5.707 triliun) pada pertemuan puncak yang menyerukan percepatan upaya untuk mencegah bencana perubahan iklim.

Komitmen pengeluaran, banyak yang telah diumumkan sebelumnya, termasuk proyek untuk memperluas akses listrik di negara-negara berkembang, meningkatkan teknologi memasak bersih dan meningkatkan efisiensi energi sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi sistem energi.

Pada Jumat, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta dunia untuk melipatgandakan upaya energi terbarukan untuk mencegah darurat iklim dan mengatasi kemiskinan energi global.

Guterres menggambarkan mandat tersebut sebagai "keharusan ganda - untuk mengakhiri kemiskinan energi dan membatasi perubahan iklim.

"Dan kami memiliki jawaban yang akan memenuhi kedua keharusan itu. Energi yang terjangkau, terbarukan, dan berkelanjutan untuk semua," kata Guterres.

PBB menyatakan sekitar 760 juta orang di seluruh dunia saat ini kekurangan akses listrik. Guterres mengatakan dunia harus bertujuan untuk mengurangi jumlah itu menjadi setengahnya pada tahun 2025.

Guterres mencatat telah ada beberapa kemajuan, dengan energi terbarukan sekarang terdiri dari 29 persen dari pembangkit listrik global.

"Tapi itu tidak cukup cepat. Kita masih jauh dari mampu menyediakan energi bersih dan terjangkau untuk semua," kata Guterres.

Guterres mengatakan dunia harus mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 45% pada 2030 dari tingkat 2010 untuk membatasi kenaikan suhu hingga 1,5 derajat Celcius.

Guterres menyerukan empat kali lipat kapasitas surya dan angin pada saat itu, bagian dari dorongan untuk tiga kali lipat investasi pada energi terbarukan dan efisiensi energi menjadi US$5 triliun (Rp 71.341 triliun) per tahun. Dia juga meminta pihak berwenang untuk menghapus subsidi pada produksi bahan bakar fosil dan "memberi harga pada karbon".

sumber berita: beritasatu.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • IMF Perkirakan Subsidi Bahan Bakar Fosil Global hingga Rp 85.609 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    6 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    7 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    8 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    9 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    10 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved