www.riaukontras.com
| Bupati Siak Hadiri Gema Sholawat dan Haflah Milad Ke-6 Ponpes Nurul Furqon | | Kasus Payung Elektrik Masjid Agung An-Nur Pekanbaru di Sorot Kembali, Diungkap Ketua KNPI Riau | | H Muhammad Rafee Dapat Dukungan 7 Pengurus Kabupaten/Kota Maju Sebagai Calon Ketua PELTI Riau | | Kejari Kepulauan Tanimbar Sampaikan Perkembangan Penanganan Perkara Dugaan Tipikor | | Kajari Rohil di Sambut Secara Adat Melayu | | Kejati Riau Ajukan 2 Perkara Keadilan Restoratif Justice Disetujui Jampidum
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 22 Juni 2024
 
Mafia BBM & CPO di Kota Dumai diduga Kebal Hukum, Hingga Saat ini Bebas Beroperasi
Editor: | Jumat, 29-05-2020 - 22:32:10 WIB


TERKAIT:
   
 

DUMAI, RIAUKontraS.com - Sudah sekian kalinya beberapa media memberitakan mafia minyak BBM dan Cpo, sampai saat ini belum ada tanggapan oleh penegak Hukum kota Dumai maupun Provinsi.(29/05)

Ketua DPD PWOIN(Perkumpulan Wartawan Online Indenpenden Nusantara)Dumai Roliandika Putra menyampaikan, "Kenapa mafia yang ada di kota Dumai tetap beroprasi padahal kota Dumai sedang dilanda Covid-19.Tempat tempat hiburan ditutup semua karna mengikuti aturan yang sudah di tetapkan Walikota Dumai,kenapa Mafia ini terus merajalela terus beroprasi dan tidak terkena aturan yang sudah ditetapkan,"ujar Ketua DPD PWOIN Dumai ke media.

Dari investigasi lanjut tanggal 28 mei 2020, awak media langsung cek lapangan ternyata oprasi mafia BBM dan Cpo ini masih terus berjalan lancar.

Keberadaan mafia minyak BBM dan Cpo ini sudah lama operasi, dengan cara menampung kencing minyak dari mobil tangki BBM yang bermerek Pertamina dibawah naungan PT Elnusa sebaga jasa Transportation BBM di kota Dumai dan mobil Tangki Cpo yang membawa minyak dari PKS(Pabrik Kelapa Sawit) juga terus singgah di mafia Cpo yang ada di Dumai.

Operasi kegiatan mafia BBM dan CPO tersebut diperkirakan sudah merugikan negara, sampai saat ini tampak dengan nyamannya beroperasi tanpa tersentuh pihak penegak hukum.

Ketua DPD PWOIN Dumai berharap "pihak penegak hukum yang terkait bisa menindak lanjuti kegiatan yang sudah bertahun-tahun tumbuh subur di kota Dumai,karna kegiatan tersebut sudah merugikan negara. Dan juga pihak Pertamina harus bisa menindak tegas oknum-oknum yang mengirim minyak ke mafia tersebut,"tutup Roliandika Putra.

Ardi

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Mafia BBM & CPO di Kota Dumai diduga Kebal Hukum, Hingga Saat ini Bebas Beroperasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved