www.riaukontras.com
| Langkah Strategi Pemkab Siak Wujudkan Indonesia Emas 2045 | | Usai Bada Jumat, Kejari Temu Ramah Bersama Jurnalis Pulau Bengkalis | | Alfedri: Apresiasi Pembangunan di Kampung Rawang Kao Berkembang Pesat | | Pimpinan DPRD Bengkalis Hadiri Penyampaian LHP LKPP Tahun 2023 | | Pansus RPJPD Bengkalis Sinkronkan Draft Ranperda ke Bappedalitbang Provinsi Riau | | Wakil Ketua DPRD Bengkalis Silaturahmi dan Sambut Aspirasi Guru P3K
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 13 Juli 2024
 
Ditumbuhi Hutan, Proyek Jembatan Gantung Rp 2.995.704.000 di Telantarkan
Editor: Muhammad Abubakar | Jumat, 26-01-2018 - 13:24:17 WIB


TERKAIT:
   
 

ACEH TIMUR, RiaukontraS.com - Warga masyarakat Kecamatan Ranto Perlak dan Kecamatan Perlak Kota Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh, mempertanyakan realisasi pembangunan jembatan gantung didaerah itu. Hal tersebut disampaikan warga dua kecamatan itu yang tidak mau namanya di tulis, pada media ini Kamis 25 Januari 2018, menurut mereka akibat tidak selesainya pembangunan jembatan yang menghubungkan Gampong Bhom Lama, Kecamatan Ranto Peureulak dengan Gampong Blang Simpo Kecamatan Perlak Kota.

Pasalnya saat ini warga setempat belum bisa menggunakan jembatan tersebut sebagai akses transportasi yang menghubungkan antar kecamatan tersebut.

Informasi yang diterima www.riaukontras.com, akibat tidak optimalnya akses jalan ini membuat perputaran roda ekonomi masyarakat di dua kecamatan itu terhambat. Salah satu kecamatan penghasil sawit dan minyak mentah ilegal, warga di dua kecamat ini juga terkendala mendistribusikan hasil panen kebun mereka.

Hal senada juga terjadi di bidang pendidikan. Setiap pagi, anak-anak mereka yang hendak sekolah harus mengelilingi kampung. “Jembatan ini sudah lama rusak pasca konflik tahun 2002 silam, "ujar salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Mereka mengatakan, terutama Gampong Blang Simpo dengan Bhom Dalam saling membutuhkan. Banyak petani di Bhom Lama yang bertani di Gampong Blang Simpo. Begitu pula anak-anak Gampong Blang Simpo yang sekolah di Gampong Bhom Lama, "tambahnya.

Mereka mengakui jembatan penghubung tersebut bukan satu-satunya akses yang bisa dilalui oleh warga. Namun jalan alternatif tersebut dinilai tidak efektif dan membutuhkan waktu tempuh yang sangat lama. "Apalagi untuk anak anak sekolah, kadang-kadang jika mereka lewat jalan lain mereka sempat bolos satu jam, dan mereka bisa sampai sekitar jam 9.00 pagi ke sekolahnya dan ini tidak wajar, "katanya.

Masyarakat Gampong Bhom Lama sangat berharap proyek jembatan secepatnya di selesaikan. Menurut hasil penelusuran media ini di LPSE Kabupaten Aceh Timur, jembatan tersebut di kerjakan akhir tahun 2016 oleh rekanan PT. Alif Aulia Meubel dengan anggaran Rp 2.995.704.000, dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2016 lalu.

Setelah melalui 8 kali perubahan dalam proses tender, masing masing perubahan diantaranya, evaluasi penawaran pada 28/4/2016 s/d 16/5/2016, evaluasi dokumen kualifikasi pada 11/5/2016 s/d 16/5/2016, pembuktian kualifikasi pada 11/5/2016 s/d 16/5/2016, upload berita acara hasil pelelangan pada 16/5/2016, penetapan pemenang pada 16/5/2016, pengumuman pemenang pada 17/5/2016, masa sanggah hasil lelang 18/5/2016 s/d 20/5/2016 dan surat penunjukan penyedia barang / jasa pada 21/5/2016 s/d 26/5/2016.

Banyak pihak menyesalkan, dengan anggaran sebanyak itu, proyek jembatan gantung tersebut di telantarkan, saat ini sudah di tumbuhi semak belukar.(Muhammad Abubakar/08126491775)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Ditumbuhi Hutan, Proyek Jembatan Gantung Rp 2.995.704.000 di Telantarkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved