www.riaukontras.com
| Diduga Alami Diskriminasi, Wali Murid Laporkan Oknum Guru ke Disdik Bengkalis | | Problematika 'Kutu Loncat' dan Hobi Pindah Parpol | | Hj Yanti Komalasari; Diberhentikan Masih Aktif Mengikuti Kegiatan Dewan, Dianggap Dewan Ilegal | | Jam-Pidum Setujui 8 Pengajuan Restorative Justice Tindak Pidana Narkotika | | JAM-Pidum Setujui 26 Pengajuan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice | | Kasi Pidum Kejari Rohil Ikuti Kegiatan Peluncuran CMS Versi 1.7.5 
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 28 September 2023
 
Proyek Jembatan Blang Radi 1,4 Milyar Disinyalir Sarang Korupsi
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 27-12-2017 - 20:43:43 WIB


TERKAIT:
   
 

BIREUN, RIAUKontraS.com - Disinyalir Pembangunan jembatan plat beton Blang Radi, Gampong Sangso Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireun sarat dengan Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN), akibatnya ratusan warga masyarakat Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen kecewa.

Amatan media ini, Selasa 26 Desember 2017, proyek senilai Rp 1,4 Milyar itu, tidak memasang plang informasi, begitu juga dengan jembatan darurat. Jembatan Blang Radi  Desa Rheum tersebut menghubungi Kota Kecamatan Samalanga dengan 4 Desa tidak dapat dilalui.

Proyek jembatan yang rusak akibat bencana gempa bumi tahun lalu itu, di kerjakan CV. Dayah Indah, dengan tidak menyediakan jembatan darurat sebagai sarana penghubung, sehingga jalan menuju kota Samalanga dan bahkan anak-anak yang mau berangkat ke sekolah di Kota Samalanga harus berkeliling jalan kampung sejauh 4 Km lebih.

Kepala bidang Rehab Rekon Bangunan (RRB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireun yang juga sebagai Pejabat Pengadaan dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Mulyadi, saat di hubungi media Rabu 27 Desember 2017melalui henponnya, membenarkan jembatan tersebut belum siap di kerjakan.

Menurutnya, jembatan itu masih dalam tahap pengerjaan, "benar jembatan itu belum siap, dilapangan juga ada pekerja yang sedang memasang besi, kotraknya sampai Januari 2018, karena kita baru buat kontrak pada bulan Agustus 2017, terangnya.

Terkait papan informasi (Plang proyek) mulyadi mengatakan, kita sudah perintahkan rekanan untuk memasangnya, namun tidak diindahkan. Begitu juga dengan jembata darurat, menurut Mulyadi, "bukan kita tidak buat jembatan darurat, tapi karena lokasinya yang tidak ada, "pungkas Mulyadi.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireun Muhammad Nasir, saat dihubungi media Rabu 27 Desember 2017 melalui henponnya, juga membenarkan jempatan tersebut belum selesai di kerjakan.(Wati/Muhammad Abubakar)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Proyek Jembatan Blang Radi 1,4 Milyar Disinyalir Sarang Korupsi
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    7 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved