www.riaukontras.com
| Kapolda Riau serta Rombongan Take Off dari Bengkalis ke Pekanbaru | | DPC Projo Pelalawan Taja Vaksinasi Untuk Masyarakat dengan 500 Dosis | | Humanity Rice Truck ACT Salurkan 3 Ton Beras Gratis | | Kapolda Riau bersama Kapolres dan Bupati, Launching Aplikasi BSR di Kantor Bupati Bengkalis | | Kapolda Riau Tinjau Pelaksana Vaksinasi Kompak di Lapangan Tugu Bengkalis | | Koramil 03/Bgs Lakukan Serbuan Vaksin di Yayasan Al Fikri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 26 Oktober 2021
 
Demi Keuntungan, Pengusaha Tambak Udang Bongkar Pagar Milik Pemkab Bengkalis
Editor: Indra | Rabu, 13-10-2021 - 16:29:11 WIB

Ket Foto ; Pagar Milik Pemkab Bengkalis yang di bongkar Pengusaha Tambak Udang di Jalan Syahbandar II
TERKAIT:
 
  • Demi Keuntungan, Pengusaha Tambak Udang Bongkar Pagar Milik Pemkab Bengkalis
  •  

    Bengkalis, RIAUkontraS.com  - Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) menanam Mangrove di pantai wisata Raja Kecik desa Muntai Barat kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, 28 September 2022 yang lalu, 

    Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan bermacam cara terus berjuang dan berupaya untuk menyelamatkan pulau Bengkalis dari wilayah terdepan kedaulatan Indonesia dari abrasi pantai.

    Tapi berbeda dengan pengusaha tambah udang yang membabat terus hutan Mangrove sampai bibir pantai perbatasan (HPT) Hutan Produktif Terbatas, di wilayah kecamatan Bengkalis, seperti Desa Sebauk, Desa Senerak, Desa Air Putih, Desa Penampi dan Desa Pematang Duku.

    Berbeda pengusaha tambah udang di Desa Air Putih jalan Syahbandar II salah satu pengusaha tambak udang merusak Aset Daerah kabupaten Bengkalis.

    Hasil pantauan tim investigasi di lapangan wartawan dan LSM Senin (11/10/2021). Pengusaha Tambak Udang tersebut diduga ingin melancarkan aktivitas untuk membangun tambak tersebut merusak pasilitas milik Pemkab Bengkalis terletak di desa Air Putih kecamatan Bengkalis.

    Nah bagaimana sikap DLH Kabupaten Bengkalis dan Penegak Hukum terkait pengusaha Tambak Udang yang menggarap hutan mangrove di wilayah Pulau Bengkalis Bengkalis, sedangkan Presiden RI menanam Mangrove 20 ribu batang di pantai wisata Raja Kecik.

    Ditempat terpisah, Kabiro Riaukontras.com mendatangi kantor Bea Cukai Bengkalis bidang Humas, Mulia Sinambela menjelaskan bawah sebelum memang benar kantor tersebut ingin di kasi ke Bae cukai Bengkalis.

    Tetapi pihak Bea Cukai Bengkalis belum menerima bangunan tersebut, atau serah terima. untuk pembongkaran pagar tersebut masih hak Pemkab Bengkalis, "terang Humas Bea Cukai Bengkalis, Rabu (13/10/2021).

    Sebelumnya dilansir liputan6.com Pada 22 April 2021, Lembaga pemerhati lingkungan ini mendesak Presiden bukan hanya sekadar menanam tapi juga memastikan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di Bengkalis berjalan efektif.

    Wakil Koordinator Jikalahari Okto Yugo Setiyo meminta Jokowi menghentikan alih fungsi hutan mangrove menjadi tambak udang di Kabupaten Bengkalis. Kemudian memastikan kerjasama untuk menghentikan abrasi antara Pemerintah Bengkalis dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) terealisasi.

    Sebab, kata Okto, khusus di Pulau Bengkalis, abrasi mencapai 10-15 meter per tahun akibat mangrove ditebang untuk panglong arang dan tambak udang oleh cukong.

    sambung Okto, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menerima kunjungan sejumlah pengusaha tambak udang di Bengkalis.

    Saat itu, Bagus menyampaikan, investor yang ingin memberikan kontribusi untuk masyarakat Bengkalis adalah suatu anugerah yang harus difasilitasi dan disambut baik.

    "Kala itu, Bagus juga berjanji akan merumuskan peraturan bupati yang mempermudah investasi budidaya ikan atau udang," jelas Okto.

    Menurut Okto, pernyataan Bagus Santoso bertentangan dengan MoU antara BRGM dengan Bupati Bengkalis pada 23 April 2021 perihal melaksanakan restorasi gambut dan mangrove serta menangani abrasi di sekitar Bengkalis dan Rupat dengan anggaran Rp400 miliar.**

    Penulis : Indra

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Demi Keuntungan, Pengusaha Tambak Udang Bongkar Pagar Milik Pemkab Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    9 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved