www.riaukontras.com
| Kapolda Riau serta Rombongan Take Off dari Bengkalis ke Pekanbaru | | DPC Projo Pelalawan Taja Vaksinasi Untuk Masyarakat dengan 500 Dosis | | Humanity Rice Truck ACT Salurkan 3 Ton Beras Gratis | | Kapolda Riau bersama Kapolres dan Bupati, Launching Aplikasi BSR di Kantor Bupati Bengkalis | | Kapolda Riau Tinjau Pelaksana Vaksinasi Kompak di Lapangan Tugu Bengkalis | | Koramil 03/Bgs Lakukan Serbuan Vaksin di Yayasan Al Fikri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 26 Oktober 2021
 
Dukungan MENLHK Selamatkan Pulau Terdepan Indonesia, Masyarakat Makin Gencar Bergerak
Editor: Indra | Senin, 20-09-2021 - 16:51:02 WIB


TERKAIT:
 
  • Dukungan MENLHK Selamatkan Pulau Terdepan Indonesia, Masyarakat Makin Gencar Bergerak
  •  

    Muntai Barat, Riaukontras.com - Dukungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (ibu siti Nurbaya) yang sebagaimana disampaikan oleh tenaga ahlinya DR. Afni kepada sejumlah kelompok masyarakat binaan Lembaga Swadaya Masyarakat Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkuang (LSM-IPMPL) beberapa waktu lalu dalam upaya penyelamatan Pulau Terdepan Terluar wilayah kedaulatan Indonesia berbatasan langsung dengan Negara malaysia yang cukup parah terkena abrasi pantai. 

    Hal itu membuat masyarakat secara swadaya makin gencar bergerak melakukan penananaman pohon mangrove disebagian area pantai desa mereka yang menghadap ke utara pulau bengkalis Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Propinsi Riau.

    Dukungan MENLHK terhadap peyelamatan pulau terdepan indonesia itu, seusai program Pemulihan Ekonomi Nasional Padat Karya Mangrove tahun 2020 yang diselenggarakan oleh BAPDAS HL INROK disebagian pantai pulau bengkalis, MENLHK kemudian menurunkan staf nya dari beberapa Dirjen yang terkait  bersama dengan Tenaga ahlinya ke pulau bengkalis untuk mengidentivikasi tingkat kerusakan pulau terdepan terluar indonesia akibat abrasi pantai yang cukup parah. 

    Hasil yang diperoleh dilapangan oleh stafnya berdasarkan informasi yang dapat dipercaya, kemudianya MENLHK langsung mengadakan rapat terbatas sekaligus menindaklanjutinya dengan cara menyurati beberapa Mentri terkait sesuai kewenangan nya masing-masing untuk membahas apa yang telah di temukan timnya dilapangan dan mengupayakan solusinya. 

    Tidak menunggu lama, selang beberapa waktu selepas itu langsung turun Konsultan perencanaan dari KemenPUPR melalui BWS3 Propinsi Riau mengukur sejumlah area pantai yang terkena abrasi yaitu mulai dari area pantai pambang pesisir s/d pantai desa bentayan Kecamatan Bantan yg diperkira kurang lebih 20 kilo meter.

    Menurut sumber dari salah seorang petugas konsultan perencanaan yang melakukan pengukuran ketika itu, mengatakan bahwa pada tahun 2022 pulau bengkalis bagian utara akan memperoleh proyek batu brojong pemecah ombak sepanjang dua puluh kilo meter untuk mencegah terjadinya abrasi pantai yang terjadi.

    Jika benar pulau terdepan terluar wilayah kedaulatan indonesia yaitu pulau bengkalis mendapat proyek pemecah gelombang sepanjang dua puluh kilo meter pada tahun 2022, hal itu masyarakat bengkalis menilai tidak terlepas dari peran MENLHK yang serius menyampaikan kepada sejumlah Mentri terkait untuk bagaimana pulau bengkalis harus segera ditangani dengan serius. 

    "Dampak dari apa yang dilakukan MENLHK tersebut membuat sejumlah masyarakat tidak tinggal diam, bahkan mereka juga turut serta melakukan penanaman mangrove secara swadaya untuk berpartisipasi menyelamatkan pulau tempat kelahiran mereka. 


    Hal itu terlihat jelas upaya yang dilakukan puluhan masyarakat Desa Muntai dan Muntai barat kecamatan bantan yang digerakan oleh LSM Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan melakukan penanaman mangrove jenis api-api sepanjang hampir dua kilo meter pantai pulau terluar sebelah utara secara swadaya, (18/9/2021),  Helmi Kordinator lapangan LSM IPMPL ketika ditanya oleh media ini, dari mana LSM IPMPL memperoleh sumber anggaran dana dalam melaksanakan kegiatan dan berapa jumlah mangrove yang ditanam,?


    Menurutnya mereka memperoleh sumber dana hasil dari penjualan bibit kayu gerunggang yang telah berhasil di budidayakan oleh LSM IPMPL. "Dua puluh persen dari hasil keuntungan bersih penjualan ratusan ribu bibit pohon gerunggang sampai keluar daerah, kami sisihkan untuk hak Anak Yatim, orang tidak mampu dan untuk kegiatan sosial seperti apa yang di laksanakan pada hari ini. "Untuk penanaman mangrove pada hari ini, tidak banyak hanya kurang lebih 6.000 batang aja" jelasnya.**(Red).

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Dukungan MENLHK Selamatkan Pulau Terdepan Indonesia, Masyarakat Makin Gencar Bergerak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    9 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved