www.riaukontras.com
| Kapolda Riau serta Rombongan Take Off dari Bengkalis ke Pekanbaru | | DPC Projo Pelalawan Taja Vaksinasi Untuk Masyarakat dengan 500 Dosis | | Humanity Rice Truck ACT Salurkan 3 Ton Beras Gratis | | Kapolda Riau bersama Kapolres dan Bupati, Launching Aplikasi BSR di Kantor Bupati Bengkalis | | Kapolda Riau Tinjau Pelaksana Vaksinasi Kompak di Lapangan Tugu Bengkalis | | Koramil 03/Bgs Lakukan Serbuan Vaksin di Yayasan Al Fikri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 26 Oktober 2021
 
IMF Perkirakan Subsidi Bahan Bakar Fosil Global hingga Rp 85.609 Triliun
Editor: | Selasa, 28-09-2021 - 10:39:25 WIB


TERKAIT:
 
  • IMF Perkirakan Subsidi Bahan Bakar Fosil Global hingga Rp 85.609 Triliun
  •  

    New York, Riaukontras.com - Penelitian Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan subsidi bahan bakar fosil global mencapai sekitar US$ 6 triliun (Rp 85.609). Jumlah itu sekitar 70% dari "pendanaan yang kurang" untuk biaya lingkungan yang terkait dengan bahan bakar.

    Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (25/9/2021), pernyataan itu diungkapkan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva pada pertemuan puncak energi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

    IMF sebelumnya memperkirakan biaya tersebut sekitar US$ 5,2 triliun (Rp 74.195 triliun) pada 2017.

    “Kabar baiknya adalah bahwa emisi karbon global akan turun sepertiga - sejalan dengan menjaga pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius - jika harga bahan bakar fosil meningkat untuk sepenuhnya mencerminkan biaya lingkungan dan pasokan pada tahun 2025,” kata Georgieva dalam sambutannya kepada KTT energi di sela-sela Sidang Umum PBB.

    Komentar Georgieva muncul ketika pemerintah dan sektor swasta berjanji untuk menghabiskan lebih dari US$ 400 miliar (Rp 5.707 triliun) pada pertemuan puncak yang menyerukan percepatan upaya untuk mencegah bencana perubahan iklim.

    Komitmen pengeluaran, banyak yang telah diumumkan sebelumnya, termasuk proyek untuk memperluas akses listrik di negara-negara berkembang, meningkatkan teknologi memasak bersih dan meningkatkan efisiensi energi sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi sistem energi.

    Pada Jumat, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta dunia untuk melipatgandakan upaya energi terbarukan untuk mencegah darurat iklim dan mengatasi kemiskinan energi global.

    Guterres menggambarkan mandat tersebut sebagai "keharusan ganda - untuk mengakhiri kemiskinan energi dan membatasi perubahan iklim.

    "Dan kami memiliki jawaban yang akan memenuhi kedua keharusan itu. Energi yang terjangkau, terbarukan, dan berkelanjutan untuk semua," kata Guterres.

    PBB menyatakan sekitar 760 juta orang di seluruh dunia saat ini kekurangan akses listrik. Guterres mengatakan dunia harus bertujuan untuk mengurangi jumlah itu menjadi setengahnya pada tahun 2025.

    Guterres mencatat telah ada beberapa kemajuan, dengan energi terbarukan sekarang terdiri dari 29 persen dari pembangkit listrik global.

    "Tapi itu tidak cukup cepat. Kita masih jauh dari mampu menyediakan energi bersih dan terjangkau untuk semua," kata Guterres.

    Guterres mengatakan dunia harus mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 45% pada 2030 dari tingkat 2010 untuk membatasi kenaikan suhu hingga 1,5 derajat Celcius.

    Guterres menyerukan empat kali lipat kapasitas surya dan angin pada saat itu, bagian dari dorongan untuk tiga kali lipat investasi pada energi terbarukan dan efisiensi energi menjadi US$5 triliun (Rp 71.341 triliun) per tahun. Dia juga meminta pihak berwenang untuk menghapus subsidi pada produksi bahan bakar fosil dan "memberi harga pada karbon".

    sumber berita: beritasatu.com

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • IMF Perkirakan Subsidi Bahan Bakar Fosil Global hingga Rp 85.609 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    9 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved