www.riaukontras.com
| Sepasang Sejoli di Mandau Edarkan Shabu dan Ekstasi Dibekuk Satres Narkoba Polres Bengkalis | | Lima Tersangka Diringkus Satres Narkoba Polres Bengkalis, Kini Sudah di Balik Jeruji Besi | | Bhabinkamtibmas Bagan Punak Pesisir Bagi-bagi Masker ke Masyarakat | | Irjen Agung : Posko PPKM Wujud Negara Hadir di Masyarakat, Ujung Tombak Penanganan Covid-19 | | Bupati Natuna Lakukan Kunjungan ke Masyarakat Serasan Timur | | Bupati Alfedri Buka Kejuaraan Tenis Eksekutif
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 15 Juni 2021
 
Sudah Dua Bulan, Korban Lapor Kasus Pengancam : Belum Ada Tindak Lanjut dari Pihak Polsek Idanogawo
Editor: Indra | Rabu, 28-04-2021 - 22:17:51 WIB


TERKAIT:
 
  • Sudah Dua Bulan, Korban Lapor Kasus Pengancam : Belum Ada Tindak Lanjut dari Pihak Polsek Idanogawo
  •  

    Nias, RIAUkontraS.com - Korban dugaan Pengancaman, Asnaria Hulu (38) warga Dusun I, Desa Otalua, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara berharap Polres Nias melalui Polsek Idanogawo segera menindaklanjuti laporannya. Pasalnya, korban sudah dua bulan lebih (20/02/2021) melaporkan kasus dugaan Pengancaman terhadap dirinya. Rabu, (28/04/2021)

    Korban Asnaria Hulu (AH) alias Ina Jhonson Hulu sedikit menjelaskan kronologis kejadian bahwa pada saat itu dirinya sedang bekerja membersihkan kebun miliknya  yang berada di belakang rumahnya.

    "Pada saat itu saya sedang menimbun pertapakan rumah yang  jaraknya kurang lebih 15 meter di belakang rumah  tiba tiba saya di hampiri  oleh ibu  yang berinisial  (WZ) dengan berkata 'Hei jika kamu meneruskan menimbun tanah itu maka kami membunuh mu' dalam bahasa daerah Nias ''He Ina Jhonson na6 Ozui wanimbu tan6 da6 mabunu6 he,"Jelas Korban ke Pewarta Media ini, 27/4/21.

    Dengan mendengar hal itu, korban langsung pergi meninggalkan tempat tersebut untuk masuk rumah. Seiring perjalanan nya menuju rumah, (WZ) beserta suaminya dan anak saudaranya bergegas mengambil sebilah parang dan mengejar korban.

    "Setiba di samping rumah saya, banyak kata kata kotor yang di keluarkan oleh (WZ) bersama suaminya berinisial (FT), kerabatnya (ST) dan anak kandungnya yang satu berinisial (BT)," Ungkapnya.

    Dalam situasi tersebut, korban langsung masuk rumah dan suaminya juga yang ada di depan rumah yang sedang bekerja  memotong ayam yang sedang di pesan, merasa kaget dan takut dalam melihat empat orang yang sedang berkata kata kotor dan mengancam korban.

    "Mereka mengancam saya dan melontarkan kata kata kotor yang di lakukan oleh WZ dan keluarga lainnya, sembari melampiaskan emosinya dengan membabat tanaman pepaya dan pohon jeruk dan mengayunkan sebilah parangnya di tanah tepatnya di depan rumah kami,"Imbuhnya.

    Atas kejadian di atas, korban  telah melaporkan di Polsek Idanogawo dan meminta perlindungan hukum  terhadap dirinya  karena ia sangat takut dan merasa tidak aman dan was was atas  dugaan pengancaman tersebut sehingga dirinya mengalami kerugian materi dan waktu.

    Kepada Media, Selasa (27/04/2021) korban menceritakan, laporan ia adukan pada 20 Februari 2021 lalu dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) dengan Nomor: STPL/06/II/2021/NS-Gawo Tertanggal 26/02/2021.

    "Pada tanggal 26/02/2021 saya sudah resmi membuat laporan di Polsek Idanogawo terkait pengancaman terhadap diri saya.
    Namun sangat di sayangkan, hingga sampai pada hari ini 27/04/2021 belum ada tindak lanjut dari Polsek Idanogawo. Saya selaku korban terauma dan tidak nyaman atas kejadian pengancaman terhadap diri saya, apalagi saya seorang perempuan,"Tutur Asnaria Hulu.

    Atas laporanya itu, Asnaria Hulu (korban) meminta dan berharap pihak Polsek Idanogawo secepatnya memproses Laporannya serta menangkap oknum pelaku yang diduga melakukan pengancaman terhadap dirinya tersebut.

    "Saya selaku pelapor berharap agar penyidik Polsek Idanogawo  dapat segera menahan pelaku pengancaman terhadap saya dan agar kasus ini dapat di proses secara hukum yang berlaku di negara kesatuan republik Indonesia agar oknum oknum yang melakukan pengancaman tersebut tidak merajalela dalam melakukan pengancaman lagi sehingga dapat mengganggu dan merugikan  orang lain,"Pinta korban.

    "Laporan saya dengan nomor: LP/6/II/2021/NS-Gawo tertanggal 26/02/2021, hingga sampai pada saat ini penyidik polsek idanogowo belum memberitahukan kepada saya perkembangan hasil penyelidikan laporan saya tersebut, "Tutup Asnaria Hulu (AH) itu dengan Nada kesal.

    Ditempat terpisah, Pewarta Media ini mengkonfirmasi Kepada Pihak Kepolisian Resort Idanogawo dalam hal Ini Kepada Kapolsek Idanogawo Iptu Ya’aro Lase, Rabu (28/04/2021) untuk mempertanyakan tindak lanjut laporan korban (AH), mengatakan "terkait hal itu silahkan konfirmasi langung sama Humas,"Singkatnya Kapolsek

    Sementara itu, ketika Pewarta Media ini mengkonfirmasi kepada Kapolres Nias melalui Kabag Humas Polres Nias Iptu Yadsen Hulu membenarkan atas laporan tersebut.

    "Ya, Laporan tersebut di atas telah diterima oleh Polsek Idanogawo dan masih dilakukan tindakan Penyelidikan,"Ujar Iptu Yasden Hulu.

    PEWARTA : KEND ZAI.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Sudah Dua Bulan, Korban Lapor Kasus Pengancam : Belum Ada Tindak Lanjut dari Pihak Polsek Idanogawo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
    10 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved