www.riaukontras.com
| Desa Senggoro Kembali Raih Juara Umum, Jumiarti Qoriah Terbaik di MTQ Tingkat Kecamatan Bengkalis | | Fazar : Dengan Adanya Asosiasi Ini, Pelaku Usaha Kuliner Lebih Terorganisir | | Langkah Strategi Pemkab Siak Wujudkan Indonesia Emas 2045 | | Usai Bada Jumat, Kejari Temu Ramah Bersama Jurnalis Pulau Bengkalis | | Alfedri: Apresiasi Pembangunan di Kampung Rawang Kao Berkembang Pesat | | Pimpinan DPRD Bengkalis Hadiri Penyampaian LHP LKPP Tahun 2023
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 14 Juli 2024
 
Excavator Bersihkan Lahan Karet, Keterangan PJ Kades Simpang Ayam Banyak di Ragukan
Editor: Indra | Sabtu, 18-05-2024 - 09:04:37 WIB

TERKAIT:
   
 

Bengkalis, RIAUkontras.com - Hasil investigasi beberapa awak media dan LSM di Desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis, Selasa 14 Mei 2024 pagi, dan menemukan aktifitas warga Desa Simpang Ayam yang lagi beraktivitas pembukaan lahan dan akses jalan untuk perkebunan dengan menggunakan excavator, serta membuat akses jalan baru untuk menuju perkebunan tersebut.


Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, dan benar beberapa awak media dan LSM lansung menuju kantor Desa Simpang Ayam, ingin mengkonfirmasikan kepada PJ Kepala Desa Simpang Ayam, Yulfi Yendri.ST.M,URP namun sangat disayangkan PJ.Kades Simpang Ayam tidak masuk kantor.


"Sekdes juga menjelaskan, jika luas lahan sekitar 1 Hektar lebih untuk 4 kelompok masyarakat ,dan untuk anggaran saya tidak tahu biar saya Koordinasi dengan PJ dulu, nanti pasti rekan-rekan media akan dihubungi," ujar Aldian Hadi.


Berselang beberapa hari barulah PJ Kades Simpang Ayam dapat di temui dan mengakui kepada awak media dan LSM jika ada kesalahan yang pertama tidak ada memasang papan plang kegiatan /informasi , Dana itu bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2023 yang di Silpa kan ," kata Yulfi Yendri, Rabu 15 mei 2024 kepada awak media di salah satu kedai kopi.


Saat di tanyakan membenarkan jika pembukaan lahan itu untuk perkebunan yang akan di tanami talas/keladi, kegiatan ketahanan pangan, dan juga jika lahan perkebunan itu, sifat nya pinjam dari pihak pemilik tanah wakaf masyarkat, dana untuk kegiatan itu dari pembersihan hingga penanaman sekitar Rp 78.000.000.00 (tujuh puluh delapan juta rupiah) dari Dana Desa Tahun 2023, yang di Silpakan," ujar Pj Kades Simpang Ayam.


"Ia mengatakan jika diri nya baru menjabat jadi tidak tau atau kurang faham mikanisme nya melaksanakan DD tahun 2023 makanya di Silpa tahun ini 2024 , dan kita laksanakan program ketahanan pangan hewani, dan pada tahun ini, dengan membuat perkebunan penanaman talas/keladi, kemudian akan dikelola kelola oleh kelompok itu sendiri dari awal hingga selasai, dan kelompok itu sudah ada," jelas Yulfi.


Yulfi Yendri.ST.M,URP menjelaskan lagi, kelompok sudah di bentuk dan pekerjaan pembersihan lahan bukan kelompok tapi di kelola pelaksana ada TPK nya, nanti setelah bersih barulah pihak kelompok tani mengerjakan penanaman talas nya, dan biaya alat berat untuk pembersihan lebih kurang Rp 15.000.000.00( lima belas juta rupiah )," jelas Pejabat (Pj) Kades Simpang Ayam.


Ketua DPD LSM TAMPERAK Bengkalis M.Riduwan menjelaskan, masyarakat wajib tahu ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa Bertujuan untuk kemampuan suatu Desa atau komunitas/kelompok petani Desa, untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk Desa secara mandiri dan berkelanjutan, dengan memperhatikan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, serta nilai gizi dari pangan yang dihasilkan.


Hal ini, mencakup produksi, distribusi, dan konsumsi pangan yang berkelanjutan, serta upaya-upaya Pemerintah Desa untuk membangun kemandirian dan kedaulatan pangan di tingkat lokal/Desa,"


"Untuk meningkatkan ketahanan pangan desa, seharusnya Pemerintahan Desa, Simpang Ayam harus memperhatikan beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:


Meningkatkan produksi pangan melalui pengembangan teknologi pertanian yang sesuai dengan kondisi lokal dan pendidikan petani, agar kelompok petani mendapatkan ilmu pengetahuan bagaimana menjadi petani yang bisa menggarap kebun mereka dengan baik dan benar, sehingga menghasilkan pundi-pundi uang yang bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa," beber M. Ridwan.


Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) Kabupaten Bengkalis mengatakan, yang sangat penting peran Pemerintah Desa Simpang Ayam untuk segera meningkatkan akses terhadap pasar.


"Melalui pengembangan infrastruktur, dan jaringan distribusi pertanian untuk meningkatkan nilai jual dan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.


Kebanyakan Pemerintah Desa tak peduli sehingga banyak para petani yang gagal, dan anggaran Dana Desa untuk ketahanan pangan terkesan mumbazir saja," kata M. Ridwan


"Ketahanan Pangan juga diatur dalam peraturan Menteri Desa PDTT nomor 8 tahun 2022 tentang Prioritas penggunaan Dana Desa 20% untuk dialokasi untuk ketahanan pangan masyarakat Desa.


Penguatan ketahanan pangan lainnya yang sesuai dengan kewenangan Desa dan diputuskan dalam Musyawarah Desa bersama masyarakat kelompok petani Desa Simpang Ayam," cetus Ketua LSM Tamperak.


M. Riduwan menyikapi, dari hasil keterangan PJ kades simpang ayam banyak di ragukan dari tidak ada nya papan plang kegiatan tidak mungkin seorang pimpinan pemerintahan tidak tahu aturan itu , jika setiap kegiatan yang mengunakan anggaran negara harus lah di pasang papan informasi / plang kegiatan sebagai keterbukaan informasi publik sesuai undang-undang nomor 14 tahun 2008.


"Dan dari keterangan PJ kades yang agak simpang siur dan sepertinya tidak bisa di buat pedoman yang masih menjadi pertanyaan, masak seorang Pejabat (PJ), kurang faham aturan dan apa tidak pernah turun ke lapangan lokasi pekerjaan, apa lagi itu katanya Silpa 2023 yang di kerjakan 2024. Rentang waktu yang cukup lama, apa mungkin jika untuk membuat papan plang tidak cukup waktu sunguh aneh rasanya .


"Jelas yang pertama pemdes tersebut sudah melakukan pelanggaran dan tidak menaati undang-undang yang berlaku di duga dengan sengaja melakukan pelanggaran itu dan di duga juga untuk menutup nutupi anggaran kegiatan tersebut dari masyarkat," tuturnya.


M. Riduwan mengatakan lagi kita meminta kepada Pemerintah Kabupaten, hingga pusat supaya dapat menindak aparat pemerintahannya yang di Desa, agar memberi sanksi berat jika ada dugaan dengan sengaja ingin melakukan penyalahgunaan anggaran ,"


Selaku Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK), akan terus mengawasi kegiatan tersebut, dan akan melaporkan ke APH agar dapat mengaudit, dan memproses secara peraturan dan UUD yang berlaku, atas dugaan percobaan menyalahgunakan anggaran dan melakukan pelanggaran UUD keterbukaan informasi publik,"


M. Riduwan juga mengatakan, kita tidak bisa juga percaya begitu aja anggaran yang di utarakan PJ kades. Karena tidak ada nya papan plang kegiatan tersebut apa benar segitu anggarannya, dan apa benar itu Silpa dana desa (DD) tahun 2023.


"Kami akan terus melakukan pemantauan dan menggali informasi jika ada nya temuan dugaan penyalahgunaan anggaran apa lagi hingga mencari ke untungan yang merugikan masyarakat dan negara LSM Tamperak Bengkalis akan melaporkan pemdes simpang ayam ke aparat penegak hukum," tegas M. Ridwan.**(Red/Bersambung).


Jurnalis; Indrajedt 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Excavator Bersihkan Lahan Karet, Keterangan PJ Kades Simpang Ayam Banyak di Ragukan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved