www.riaukontras.com
| Jaksa Agung Terbitkan Surat Keputusan Rotasi Jabatan Terhadap Pejabat Eselon II dan Eselon III | | Anggota DPRD Hadiri Pelepasan Keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Bengkalis | | Wakil Ketua III DPRD Bengkalis Hadiri Penyerahan Penghargaan WTP dari BPK RI | | JAM-Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani Hadiri Rapat Kerja dengan Komite I DPD RI | | Fraksi PDI Perjuangan Hadiri Bimtek dalam Rangka Mendalami Tupoksi Anggota DPRD | | KBPA Puji Kinerja JAM Pidsus Terkait Kerusakan Alam Akibat Tambang Timah Memprihatinkan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 27 Mei 2024
 
Begini Keseruan Nobar Garuda Muda di Kediaman Gubernur Riau
Editor: | Selasa, 30-04-2024 - 17:03:00 WIB

TERKAIT:
   
 

Pekanbaru, Riaukontras.com - Ajang kompetisi sepak bola Piala Asian Football Confederation (AFC) U-23 telah menarik perhatian seluruh masyarakat dipenjuru Indonesia. Hal ini, lantaran tim berjuluk Garuda Muda menunjukkan penampilan apik dan ciamik.

Keseruan tersebut juga dirasakan oleh masyarakat Provinsi Riau. Seperti warga Kota Pekanbaru yang menikmati nonton bareng (Nobar) laga semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia melawan Uzbekistan di Gedung Balai Serindit, Kediaman Gubernur Riau, Senin (29/04/2024) malam.

Dalam kegiatan itu, pendukung Garuda Muda yang hadir dapat menikmati makanan dan minuman gratis oleh Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto. Sebagai informasi, pada nobar ini juga dibagikan doorprize berupa 1 Unit Motor, Gawai, Kipas Angin, Magic Com, Jersey Timnas Indonesia, serta hadiah lainnya.

Sebelum pertandingan berlangsung, lagu Indonesia Raya dikumandangkan, sontak seluruh orang di dalam Gedung Balai Serindit berdiri dan bernyanyi bersama. Suasana semakin semarak dengan adanya permainan drumband dari Satpol PP Provinsi Riau.

Sepanjang berjalannya laga, Pj Gubri SF Hariyanto, sangat serius memperhatikan permainan terbaik dari Timnas Indonesia U-23. Suasana menegangkan terjadi dari awal babak pertama di mulai hingga bunyi pluit panjang.

Pada menit ke-61, keadaan semakin membara lantaran pemain Timnas U-23 Indonesia, Muhammad Ferarri melepaskan tendangannya ke gawang Uzbekistan yang membuahkan satu gol untuk Garuda Muda. Tetapi sayang, keunggulan tersebut dibatalkan oleh wasit. Pasalnya, pengadil lapangan, Shen Yinhao, melakukan pengecekan VAR karena Ramadhan Sananta lebih dulu terjebak offside.

Meski permaian sangat baik, skuad asuhan Shin Tae-yong harus tunduk dari Uzbekistan dengan skor 0-2, di Abdullah bin Khalifa Stadium. Sehingga, tekad Garuda Muda melaju ke final pun pupus seketika.

Di kesempatan ini, Pj Gubri SF Hariyanto, memberi semangat kepada warga yang rela menyisihkan waktu untuk nobar Tim Nasional U-23 Indonesia berlaga. Menurutnya, kegagalan Garuda Muda saat ini bukanlah akhir dari segalanya karena Timnas Indonesia masih mempunyai laga selanjutnya untuk memastikan tiket ke Olimpiade 2024.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir ke sini. Skor 0-2 jangan kita patah semangat meski gagal ke final, ini sudah permain terbaik dari Timnas kita. Mari tetap dukung Timnas kita, dukung PSSI kita,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, euforia pendukung Garuda Muda ini juga terlihat di bagian luar kediaman Gubernur Riau. Tepatnya, ribuan masyarakat juga melakukan nobar dari videotron milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di tepian Jalan Diponegoro dan Gajah Mada.

Dituturkan, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan, bahwa pihaknya sengaja mengaktifkan videotron tersebut agar memberi akses untuk warga kota Pekanbaru mendukung tim kebanggaannya. Terlebih, antusias masyarakat sangat tinggi ingin menyaksikan bersama-sama laga semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia melawan Uzbekistan.

"Iya, videotron itu sengaja kita tayangkan laga semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia Vs Uzbekistan, agar masyarakat bisa memberikan dukungan penuh kepada garuda muda," katanya singkat.

Sementara itu, Pendukung Timnas U-23 Indonesia, Hanafi, mengungkapkan kekesalannya terhadap wasit yang memimpin pertandingan semifinal tersebut. Menurut dia, harapan Indonesia bisa dapat tembus ke laga final AFC U-23 rasanya sudah di depan mata. Tetapi dewi fortuna ternyata tak berpihak ke Garuda Muda.

“Banyak pelanggaran yang menurut saya merugikan Timnas kita. Di babak pertama harusnya itu Timnas Indonesia dapat penalti, tapi nyatanya tidak. Yang paling bikin sakit hati adalah gol kita yang dianulir karna VAR dan kartu merah di menit akhir itu juga tidak perlu terjadi,” ungkapnya.

Kendati demikian, Supporter Timnas Indonesia ini harus bisa berlapang dada terhadap segala keputusan wasit tersebut. Selain itu, ia mengaku senang dapat nobar bersama Pj Gubernur Riau. Karena baginya, momen itu merupakan kenangan yang berharga.

“Kita tetap optimis Timnas Indonesia bisa jauh lebih baik lagi, bisa bangkit untuk main di laga Olimpiade 2024. Dan nobar ini menjadi spesial karena bisa merasakan nonton bersama Pj Gubernur dan bapak pejabat Pemprov Riau, karena dengan adanya kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah dekat dengan masyarakat," pungkasnya.

Advetorial


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Begini Keseruan Nobar Garuda Muda di Kediaman Gubernur Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved