www.riaukontras.com
| Fazar : Dengan Adanya Asosiasi Ini, Pelaku Usaha Kuliner Lebih Terorganisir | | Langkah Strategi Pemkab Siak Wujudkan Indonesia Emas 2045 | | Usai Bada Jumat, Kejari Temu Ramah Bersama Jurnalis Pulau Bengkalis | | Alfedri: Apresiasi Pembangunan di Kampung Rawang Kao Berkembang Pesat | | Pimpinan DPRD Bengkalis Hadiri Penyampaian LHP LKPP Tahun 2023 | | Pansus RPJPD Bengkalis Sinkronkan Draft Ranperda ke Bappedalitbang Provinsi Riau
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 14 Juli 2024
 
Pertanyakan Termin Banyak Belum di Bayar, Masih Jam Kantor Pejabat BPKAD Tak Ada Ditempat
Editor: Indra | Jumat, 22-12-2023 - 18:00:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Bengkalis, RIAUkontras.com - Sejumlah pengurus organisasi wartawan yang ada di pulau Bengkalis mendatangi Kantor Badan pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkalis Jumat (22/12/2023) Pukul 15:00 WIB.


Untuk mempertanyakan Keterlambatan pembayaran terminasi kepada rekanan kontraktor dan juga adanya dugaan pungli yang dilakukan oknum dinas lingkungan BPKAD Terhadap Rekanan kontraktor namun sangat disayangkan satu orang pun pejabat teras BPKAD tidak ada ditempat, Padahal masih jam kantor, hal ini sudah melanggar disiplin Pegawai Selaku ASN.


Kurangnya pelayanan Dinas dilingkungan BPKAD Kabupaten Bengkalis Ketua forum pers independen Indonesia (FPPI) Korwil Kabupaten Bengkalis Hamid angkat bicara, terkait keterlambatan pembayaran utang milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkalis kepada sejumlah Rekanan kontraktor yang sampai sekarang ini, belum terbayar kan oleh Pemkab Bengkalis bukan hanya itu masih banyak yang mengalami yang terdampak.


Menurut Hamid Pemda Kabupaten Bengkalis perlu mengambil langkah langkah untuk menangani persoalan tersebut agar tidak terus menjadi polemik di kalangan masyarakat.


“Pemda seharusnya mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut, karena hal ini terus saja menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan ini (22/12/2023).


Dijelaskan Juga ketua Perkumpulan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bengkalis, Mukhtaruddin mengatakan "ketika hal ini terus berlanjut tentunya akan terus memunculkan stigma-stigma liar di kalangan masyarakat.


“Seperti masyarakat yang terus melampiaskan keluhannya itu merupakan hal yang wajar akibat lambatnya respon dari Pemda Kabupaten Bengkalis” paparnya.


Lebih lanjut, dikatakan Mukhtaruddin sudah seharusnya masyarakat mengetahui apa yang menjadi penyebab keterlambatan pembayaran utang milik Pemda Kabupaten Bengkalis.


Apalagi melihat banyak pejabat terkait yang memiliki tupoksi untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat. Namun, justru terkesan bungkam dan melakukan pembiaran.


“Hal itu tentunya menjadi dugaan indikasi yang terselubung atau memang sengaja ada pembiaran terhadap keluhan masyarakat yang dirasa sekarang ini, khususnya untuk kalangan kontraktor mau konsultan yang seharusnya tidak menjerit seperti ini.


Bahkan tak hanya keterlambatan pembayaran utang kepada rekanan kontraktor dan pembayaran lain juga ikut terlambat, seperti pembayaran ADD, pembayaran gaji tenaga honorer, dan beberapa pembayaran lainnya ikut terlambat.


“Keterlambatan pembayaran itu akan terus menimbulkan kegaduhan ketika Pemda tidak terbuka soal kondisi keuangan Daerah,” jelasnya.


Ketua PWRI Kabupaten Bengkalis Mukhtaruddin, Juga meminta kepada Pemda Kabupaten Bengkalis perlu terbuka soal kondisi keuangan Daerah jangan Berdiam diri saja, Pemda harus menjelaskan kepada masyarakat terkait kondisi Kabupaten Bengkalis tentunya dengan menjelaskan bagaimana kondisi keuangan Daerah hari ini,” tuturnya..


"Saya berharap kepada Pihak BPKAD harus bisa menjelaskan kepada masyarakat kenapa bisa terjadi keterlambatan pembayaran, meskipun itu masih butuh proses hal tersebut agar tidak menjadi rancu di masa yang akan datang.


Dan juga berharap Pelayanan di bkad juga perlu ditingkatkan seperti adanya buku tamu, harus disediakan kepada Satpam, agar tidak terjadi miskomunikasi, dalam tujuan untuk konfirmasi, kepada BPKAD dan laporan tamu yang berkunjung kedinas, tercantat dalam buku Tamu." tutup Mukhtaruddin.**


Indrajedt


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Pertanyakan Termin Banyak Belum di Bayar, Masih Jam Kantor Pejabat BPKAD Tak Ada Ditempat
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved