www.riaukontras.com
| 10 Muharam, Baznas Kabupaten Siak Gelar Lebaran Yatim | | Keluhan Antrian dari Masyarakat, Komisi II Panggil Dishub Terkait Pelayanan Ro-Ro | | Persiapan Hari Jadi Bengkalis ke-512, Sekwan; Kepanitian Libatkan Seluruh Staf Sekretariat DPRD | | Dua Ranperda Disetujui DPRD Bengkalis dalam Paripurna Laporan Badan Anggaran TA 2023 | | Histori: Rumahnya Sempat Digeledah KPK, Dugaan Keterlibatan DH Dalam Kasus Amril Mukminin Senyap | | Sempat Disomasi Pembatalan Tender 53,7 Miliar, Kata H Irwan Pokja Bersangkutan Bisa Menjawab
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 17 Juli 2024
 
Pagelaran Seni dan Budaya Hari Jadi Ke-511 Bengkalis Tahun 2023
Malam Kedua Paguyuban Jawa Hingga Malam Terakhir Paguyuban Minang dan Aceh, Penonton Semakin Ramai
Editor: Indra | Rabu, 26-07-2023 - 20:22:37 WIB

Teks foto: Wakil Bupati Dr Bagus Santoso di tengah Grup Paguyuban Jawa (atas), Dalang Aditya tersenyum ramah saat di foto awak media (bawah), Ahad (23/07/2023) malam.
TERKAIT:
   
 

Bengkalis, RIAUkontraS.com - Seni dan Budaya Melayu yang tamada malam pertama Pagelaran Seni dan Budaya Hari Jadi Ke-511 Bengkalis, Sabtu 22 Juli 2023 di Panggung Tanjak Lapangan Tugu Bengkalis tak begitu ramai disaksikan masyarakat.


"Faktor weekend, banyak masyarakat yang berangkat (ke luar Bengkalis,red)," kata Muhammad Rizal yang diberi kepercayaan sebagai MC selama 4 malam pagelaran tadi kepada Jurnalis, Rabu (26/07/2023) melalui pesan singkat WhatsAppnya.


Ditambahkan Ijal, acara malam pertama ini juga dibarengi dengan libur Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1445 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 19 Juli. Sementara publikasi di media massa telah diekspos 2 pekan sebelum acara.


Malam kedua pagelaran, Paguyuban Jawa menyajikan Barung Pelog lalu disusul Wayang Kulit yang dimainkan Dalang Aditya mengangkat cerita Gatot Koco Lahir. Menariknya, Dalang Adit menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar sehingga penonton dari berbilang kaum yang lebih ramai dari malam pertama ini, cukup mudah memahami bahkan terdengar gelak tawa karena kelucuan kalimat Sang Dalang yang masih remaja ini.


Menurut sesepuh masyarakat Jawa Joko Sarwotho, ide agar Dalang Adit menggunakan bahasa Indonesia tadi disepakati satu malam sebelum tampil. Sang Dalang Aditya, "Mempunyai grup yang anggotanya anak-anak muda yang ada di sekitar Wonosari juga ada dari Selat Baru Kecamatan Bantan untuk belajar musik Jawa dan juga pagelaran yang lain sehingga nanti kita bisa berkembang karena generasi muda kalau niatnya bagus maka kita belajar dengan mudah," kata Joko Sarwotho Ahad, 23 Juli pula seraya mempersilahkan sanggar yang ada di Paguyuban Jawa yang ingin tampil pada malam itu bahkan jika ada suku lain yang ingin belajar syeni Budaya Jawa, Joko Sarwotho menerima dengan terbuka.

Wakil Bupati Bagus Santoso yang segera bergabung setelah mengikuti Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Laksamana di hadapan hadirin mengungkapkan rasa syukurnya atas aksi luar biasa, "Pertama tadi adalah kolaborasi Rampak Barongan menampilkan aksi Barongan, Kuda Lumping, Kuda Kepang yang membuat orang mebludak di Lapangan Tugu ini kemudian disambung dengan Pagelaran Wayang Kulit yang ditampilkan Dalang Mas Aditya," ungkapnya.


"Atas nama Pemkab Bengkalis, saya Bagus Santoso Wakil Bupati Bengkalis sekaligus Dewan Pembina dari Paguyuban Keluarga Masyarakat Jawa (PKMJ) Bengkalis dari Puja Kesuma Putra Jawa Kelahiran Sumatera Bengkalis, saya sebagai Wakil Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia sekali lagi mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, atas kerjasamanya sehingga bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis kita bersinergi, kita kerja sama dalam budaya, dalam seni untuk membangun Kabupaten Bengkalis yang Bermasa, Bermarwah, Maju, dan Sejahtera," tutur Wabup Bagus Santoso mewakili Bupati Kasmarni.


"Menyampaikan salam hormat dari Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni yang kami baru bersama di Bandar Laksmana membuka MTQ yang belum selesai tetapi karena Pak Tri Dalang Barongan sudah berada di sini, saya segera pamit untuk sama-sama melihat, menyaksikan hiburan rakyat sempena Peringatan Perayaan Hari jyadi ke-511 Bengkalis. Kepada seluruh pengurus Paguyuban masyarakat Jawa Bengkalis, Pak Tri dan seluruh yang hadir, ada srikandinya, bahwa Kabupaten Bengkalis saat ini melompat dalam berbagai hal kemajuan dan pembangunan. Kami pasangan KBS Kasmarni Bagus Santoso mendapat doa, dukungan dari seluruh masyarakat sehingga hari ini Kabupaten Bengkalis terbukti, teruji bahwa negeri ini adem ayem tentrem harmonis antara pemimpin dengan rakyatnya, antara pemimpin dengan pemimpinnya, antara paguyuban satu dengan paguyuban lainnya. Ini merupakan anugerah yang harus kita syukuri. Syarat untuk membangun, syarat untuk maju tidak ada lain selain hidup rukun, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Hari ini, saya menitipkan pesan, dengan kebersamaan kita, mari kita saling mengisi, saling melengkapi untuk kebaikan untuk kemajuan Kabupaten Bengkalis. Budaya hari ini melambangkan filosofi persatuan dan kesatuan, Insya Allah bumi ini berkah. Kekalkan silaturahim, umur panjang, murah rezeki," sebut Wabup yang dijawab Aamiin para hadirin.


'Fungsi dari budaya itu menjadikan antara satu dengan yang lainnya saling menghormati, saling menghargai. Meskipun berbeda partai, kalau sudah masuk ke dalam ranah budaya pasti hidup rukun. Kita di jaman demokrasi, harus bisa saling menghormati dan saling menghargai. Melalui paguyuban, melalui seni budaya ini, mari kita berkumpul, rekat kembali antar etnis, antar golongan, semuanya menyatu, mengutamakan ikhtiar ikhlas membangun kampung, ikhtiar ikhlas membangun keluarga dalam satu rasa. Zaman sekarang hidup tidak bisa sendiri, hidup harus bermasyarakat, bersosial, berinteraksi," pesan Bagus.


"Insya Allah pangkat dan derajat akan mendapat berkah dari Yang Maha Kuasa. Untuk kaum muda, mari kita bersama-sama generasi muda ini kita semangati menghidupkan budaya, hilangkan sikap-sifat ego. Kepada kaum muda, saya berpesan untuk melestarikan seni budaya, jauhi hal-hal buruk terutama adalah narkoba, kenakalan remaja dan hal buruk lainnya. Mari kita banggakan keluarga, kita banggakan paguyuban kita dan Insya Allah kita bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus bersatu, bersinergi membangun kampung, membangunkan keluarga sendiri-sendiri sehingga Kabupaten Bengkalis sekali lagi, Bermarwah, Maju, dan Sejahtera," kata Wabup Bagus Santoso di akhir sambutannya.


Pagelaran di malam ketiga diisi Paguyuban Batak dan Tionghoa yang jumlah penontonnya lebih ramai dari malam sebelumnya. Pantauan media ini di lapangan, Tari Tor-Tor remaja Batak salah satu performance yang ditampilkan selain duet khas Batak. Sedangkan Paguyuban Tionghoa pula, terlihat puluhan wanita tampil senam dalam gerak tari yang diantara pesertanya ada yang berumur 70an tahun.


Malam keempat, Selasa (25/07/2023) merupakan mal terakhir Pagelaran Seni dan Budaya Hari Jadi Ke-511 Bengkalis yang diisi oleh Paguyuban Minang dan Aceh. "Malam tadi padat sekali om," sebut MC Ijal pukul 13.24 WIB siang tadi.*


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Malam Kedua Paguyuban Jawa Hingga Malam Terakhir Paguyuban Minang dan Aceh, Penonton Semakin Ramai
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved