www.riaukontras.com
| Kejati Riau Ajukan 2 Perkara Penghentian Penuntutan Restoratif Justice Ke Kejagung  | | Kejati Riau DR. Supardi Sampaikan Tausiyah Ba'da Dzuhur | | 270 WBP Rutan Pekanbaru adakan Natal Bersama | | SPBU JL. Bypass Bukitinggi Mengutamakan Pengisian Jerigen Dari Pada Kendaraan Bermotor | | Satu Orang Tersangka, Kasus Kegiatan Fiktif Desa Tanjung Karang | | DPRD Bersama Pemkab Rohil Sahkan APBD 2023 Sebesar 2,1 Triliun
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 5 Desember 2022
 
Gubernur Syamsuar Konsen Lindungi Masyarakat Adat
Editor: | Kamis, 10-11-2022 - 17:16:08 WIB

Ket. Foto Raja Yoserizal Zein.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riaukontras.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sangat konsen dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat adat ataupun hutan adat yang ada di Bumi Lancang Kuning.

Berbagai upaya dalam menjamin hak masyarakat adat terus diupayakan oleh Gubernur Syamsuar, mulai dari mendapatkan legalitas berupa warisan budaya tak benda, hingga pemberian SK pengakuan bagi masyarakat adat ataupun hutan adat.

Hasilnya, hingga saat ini telah ada 64 karya budaya  penetapan Warisan Budaya Tak benda (WBTb) Indonesia yang diperoleh Riau, yang mana 80 persennya merupakan karya budaya dari masyarakat adat, seperti Rarak, Gondang Barogong Rokan Hulu, Tari Olang-olang Siak, dan lainnya.

"Bahwa pak Gubernur ataupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melindungi masyarakat adatnya. Tidak seperti berita-berita yang pernah saya baca yang mengatakan bahwa pemerintah tidak peduli dengan masyarakat adat. Itu salah, saya bersaksi," tegas Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen dalam acara Pembinaan Komunitas Adat Terpencil, yang digelar di Aula Museum M. Yazid Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Kamis (10/11/2022).

Yose menyebutkan, komitmen Pemprov Riau dalam melindungi masyarakat adatpun sejalan dengan misi gubernur, yakni Mewujudkan Budaya Melayu Sebagai Payung Negeri dan Mengembangkan Pariwisata Yang Berdaya Saing.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyebutkan bahwa adat merupakan aset yang sangat penting dan harus dilindungi, sebab itu akan sangat berguna dan diperlukan untuk generasi yang akan datang.

Bahkan kemarin, Gubernur Syamsuar berkesempatan memberikan langsung SK Pengakuan kepada Masyarakat Hukum Adat dan Hutan Adat (Imbok Ayo) Suku Sakai Bathin Sobanga, di Kabupaten Bengkalis.

"Budaya dan adat harus kita pelihara, kalau tak kita siapa lagi, tidak mungkin orang lain yang melestarikan atau memelihara budaya kita," pungkas Gubri.

Berita: Advertorial Prov Riau
Editor: Emos


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Gubernur Syamsuar Konsen Lindungi Masyarakat Adat
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    7 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    8 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved