www.riaukontras.com
| Kejati Riau Ajukan 2 Perkara Penghentian Penuntutan Restoratif Justice Ke Kejagung  | | Kejati Riau DR. Supardi Sampaikan Tausiyah Ba'da Dzuhur | | 270 WBP Rutan Pekanbaru adakan Natal Bersama | | SPBU JL. Bypass Bukitinggi Mengutamakan Pengisian Jerigen Dari Pada Kendaraan Bermotor | | Satu Orang Tersangka, Kasus Kegiatan Fiktif Desa Tanjung Karang | | DPRD Bersama Pemkab Rohil Sahkan APBD 2023 Sebesar 2,1 Triliun
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 5 Desember 2022
 
Sekdes Sifahandro tahan surat perdamaian masyarakat, Pelapor minta Sekdes diberi Pembinaan
Editor: | Selasa, 15-11-2022 - 09:27:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Nias Utara, Riaukotras.com - Samsudin Aceh resmi dilaporkan kepada Kepala Desa Sifahandro, tertanggal 05/10/2022 dengan tembusan, kepada Camat Sawo, Polsek Tuhemberua dan Kepada BPD Desa Sifahandro terkait dengan Hewan Ternak Sapi Liar  sejak beberapa tahun sampai sekarang berkeliaran di wilayah Desa Sifahandro.

Permasalahan Hewan ternak sapi tersebut telah dimusyawarahkan ditingkat Pemerintahan Desa Sifahandro yang di hadiri aparat Desa, Ketua BPD, ketua LPM dan kedua belah pihak dan di bicarakan secara kekeluargaan dengan adanya kesepakatan dan mufakat antara Kedua belah pihak Pelapor dengan Samsudin Aceh.

Dalam musyawarah tersebut Samsudin Aceh berjanji bersedia menjaga Sapi nya  dan mengurung didalam kandang dan tidak membiarkan Ternaknya di kebun masyarakat dan membayar berupa beli pupuk tanaman yang telah rusak sebesar Rp 1 juta rupiah.

Namun surat Perdamaian dari pemerintahan Desa Sifahandro pada Saat itu sampai sekarang, belum di berikan kepada kedua belah pihak tanpa ada keterangan yang jelas dari Desa Sifahandro.

Terkait hal tersebut media ini melakukan konfirmasi kepada Sekretaris desa (Sekdes) Sifahandro Seriaman Harefa mengatakan, surat Perdamaian itu bukan Kepada Pelapor, ujarnya.

"Itu surat perdamaian hanya Fotocopy  kepada Pelapor"

Namun dikatakan oleh Pelapor bahwa surat Perdamaian yang di berikan Sekdes Sifahandro kepada kami masyarakat Pelapor yakni tanda tangan dan stempel yang di scan bukan asli stempel maka masyarakat Pelapor tidak mau menerima nya.

Dikatakan, ketua LPM sebagai Pemandu musyawarah pada masalah tersebut mengatakan, menyesal akan hal itu yang dilakukan oleh sekretaris Desa, pada Saat itu,  kita berusaha sebaik mungkin supaya masalah tersebut bisa di selesaikan secara Kekeluargaan, namun saya lihat sekdes  sengaja mempersulit, tuturnya

Lanjut ketua LPM, kepada siapa lagi di berikan surat berita Acara perdamaian itu kalau bukan Kepada kedua belah pihak, itu kan tanda bukti bahwa masalah sudah selesai sudah ada perdamaian. Tapi ini perilaku Sekdes seakan akan masalah belum selesai dan ini kedua belah pihak merasa di rugikan baik yang terlapor begitu juga pelapor. Tegasnya.

Salah satu masyarakat pelapor mengatakan, kami sangat kecewa dengan hasil Kesepakatan musyawarah tersebut yang mana surat Perdamaian tidak di berikan kepada kami sebagai Pelapor dan begitu juga Hewan ternak  Sapi  Liar tersebut hingga saat ini terus berkeliaran di Kebun kami, tuturnya.

Kami menduga ada permainan/skenario aparat pemerintahan Desa Sifahandro kepada kami masyarakat karena  ada salah satu anak Samsudin Aceh sebagai Perangkat Desa Sifahandro. Tambahnya.

Inilah kecurigaan kami tidak di berikan hasil perdamaian itu kepada kami Pelapor, karena dalam berita Acara musyawarah Samsudin Aceh berjanji menertibkan ternaknya mengurung jangan sampai merusak tanaman masyarakat lagi, jelanya.

Kami mohon kepada kepala Desa Sifahandro agar Sekdes Seriaman Harefa agar diberi pembinaan akan tugas dan tupoksi sebagai Sekretaris Desa, kami lihat Sekdes tidak tau apa tugas sebagai Sekretaris Desa dan kami duga  dia menjadi mengerucut masalah di tengah - tengah masyarakat Desa Sifahandro. Tegasnya.

Red....


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Sekdes Sifahandro tahan surat perdamaian masyarakat, Pelapor minta Sekdes diberi Pembinaan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    7 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    8 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved