www.riaukontras.com
| Mantan Bupati Kampar Jagokan Agung Nugroho Muda dan Energik Sangat Cocok untuk Pilgubri 2024 | | Doa Lintas Agama Dari Polri Untuk Indonesia Yang Lebih Baik | | Kapolda Riau Yakin TNI - Polri Semakin Solid, Korem 031/WB Berikan Kejutan Hari Bhayangkara | | Kapolda Riau Irjen M Iqbal Akan Berikan Reward | | Kapolda Riau Lounching Tempat Pelayanan Perpanjangan KTA Satpam | | Berikut 45 Orang Pejabat Yang Dilantik Bupati Bengkalis
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 3 Juli 2022
 
Pengalihan Pembangunan Batu Bronjong oleh BWS III Riau, Young Sanusi: Abrasi Desa Muntai Level 1
Editor: Indra | Jumat, 14-01-2022 - 02:14:52 WIB

TERKAIT:
   
 

Bengkalis, RIAUkontraS.com - Polemik tidak diprioritaskan Dua Desa yang terkena ancaman abrasi garis pantai yang cukup parah oleh Balai Wilayah Sumatera III Kementerian PUPR Pekanbaru Riau (BWS III PUPR Riau) menyita perhatian anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Fraksi PKS Yong Sanusi, S.H., M.H.


Kepada Awak media, Young Sanusi Menyayangkan Pihak Balai Wilayah Sumatera III Kementerian PUPR Pekanbaru Riau (BWS III PUPR Riau) yang mengalihkan pembangunan batu bronjong dari Desa Muntai dan Muntai Barat Kecamatan Bantan ke daerah lain yang kondisi abrasi nya tidak separah di kedua Desa tersebut. Kamis (12/1/22)


Seharusnya kata dia, masalah abrasi di Pulau Bengkalis harus menjadi perhatian khusus. "Sangat disayangkan jika benar BWS III PUPR Riau mengalihkan pembangunan batu bronjong ke daerah lain," tuturnya.

Padahal sambung Young Sanusi, anggaran tentang pulau-pulau kecil terluar yang tertera pada keputusan Presiden RI dan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan RI Dibawah Kementrian Dalam Negeri itu betul-betul tepat berada di Desa Muntai yang katagori abrasi nya masuk pada level 1, "seharusnya ini jadi prioritas", tegas Young Sanusi.


Untuk diketahui ada Ada dua fasilitas penting milik negara yang terletak di desa Muntai dan Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau diantaranya yaitu dua buah tower Navigasi penanda kapal atau pulau dan batu penanda titik nol wilayah pulau terluar Indonesia. "Tentu kita berharap persoalan ini harus menjadi prioritas lah oleh Pemerintah Provinsi Riau," harap Yung Sanusi.**


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Pengalihan Pembangunan Batu Bronjong oleh BWS III Riau, Young Sanusi: Abrasi Desa Muntai Level 1
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    6 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    7 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    8 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    9 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    10 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved