www.riaukontras.com
| 10 Muharam, Baznas Kabupaten Siak Gelar Lebaran Yatim | | Keluhan Antrian dari Masyarakat, Komisi II Panggil Dishub Terkait Pelayanan Ro-Ro | | Persiapan Hari Jadi Bengkalis ke-512, Sekwan; Kepanitian Libatkan Seluruh Staf Sekretariat DPRD | | Dua Ranperda Disetujui DPRD Bengkalis dalam Paripurna Laporan Badan Anggaran TA 2023 | | Histori: Rumahnya Sempat Digeledah KPK, Dugaan Keterlibatan DH Dalam Kasus Amril Mukminin Senyap | | Sempat Disomasi Pembatalan Tender 53,7 Miliar, Kata H Irwan Pokja Bersangkutan Bisa Menjawab
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 17 Juli 2024
 
Tanggul Kolam Limbah Biogas Jebol, Menager PKS PTPN V sei Tapung diduga lindungi Vendor
Editor: | Sabtu, 08-01-2022 - 11:39:50 WIB

TERKAIT:
   
 

Rokan Hulu, RiauKontras.com - Terkait bocornya limbah cair biogas milik PTPN V di PKS Sei Tapung,yang mengakibatkan ribuan ekor ikan mati disepanjang aliran Sungai Tapung Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu,pada hari Rabu tanggal 8/12/2021 silam,sekira pukul 6:30.



Atas kejadian tersebut pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu,yang di wakili Kabid Amdal,Mazainul beserta timnya mendatangi PKS Sei Tapung milik PTPN V tersebut guna melihat langsung pengerjaan kolam penampungan limbah pembangkit Tenaga biogas (PTBg) serta memberikan pembinaan,kamis 6/1/2022.

Kedatangan pihak DLH Rohul beserta timnya disambut baik oleh M.U.Riski Menager PKS SeiTapung,Ampon , bidang Energi dan biogas Kantor Pusat PTPN V Pekanbaru,Wahyu KTU PKS dan beberapa Staf lainnya,pertemuaan tersebut juga dihadiri oleh beberapa awak media dari Pasirpangaraian, yang turut serta datang untuk melihat langsung fakta keadaan pembuatan ataupun perbaikan kolam biogas tersebut.

Dalam pertemuan itu ,M.U.Riski Menager PKS Sei tapung menyampaikan kejadian tersebut akibat tingginya curah hujan disaat itu sehingga meluapnya limbah dari dalam kolam biogas.

"Kita sangat menyayangkan adanya pernyataan limbah biogas itu jebol,padahal yang sebenarnya air hujan dan limbah merembes akibat tingginya curah hujan disaat itu."ujar Riski,Menager PKS.

Usai memberikan arahan arahan baik dari pihak PTPN V dan DLH Rohul,kemudian kegiatan dilanjutkan seluruh tim dan pihak media  peninjauan langsung kelokasi perbaikan kolam biogas tersebut.

Alangkah kagetnya pantauan dilapangan jauh berbeda dengan apa yang disebutkan oleh Menager PKS tersebut.

Pantauan awak media terlihat Luas kolam tampungan limbah cair lebih kurang 1 Ha   jelas pada sudut kiri kolam tersebut jebol dan rusak, tanah timbunan lama tanggul kolam terlihat retak retak sehingga mengakibatkan air limbah tersebut mengalir keluar kolam terus kealiran sungai sei Tapung yang mengakibatkan punahnya Biota dialiran Sungai Tapung, sebagai bukti ketidak profesionalan  (Vendor) yang ditunjuk pihak PTPN V.

Diketahui Vendor pelaksana pembuatan Biogas tersebut PT.KME diduga lalai dalam pehitungan debet air dengan ketahanan tanggul tersebut sehingga mengakibatkan tanggul tersebut jebol ataupun longsor pada sudut kiri kolam tersebut,kalau dikatakan meluap dan merembes seharusnya tanggul tersebut tidak rusak.

Yang lebih miris lagi,ketika awak media ingin konfirmasi kepada pihak Vendor pengerjaan tersebut,M Untung Rizki manager PKS Tapung t mengatakan bahwa pihak Vendor tidak berada ditempat seolah olah diduga Ia pasang badan dan Ia yang bertanggung jawab serta menutup nutupi kesalahan pekerjaan pihak Vendor tersebut, diharapkan agar pihak PTPN V lebih Profesional dalam menilai pengerjaan pembuatan pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) yang ramah lingkungan.

" pihak Vendor sedang tidak berada ditempat,tidak dapat dihubungi."ujar Menager PKS tersebut.

Pihak Vendor juga diharapkan kesadarannya mempertanggung jawabkan kepada pemerintah atas kelalaian pengerjaannya sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan terkhusus aliran Sungai Tapung tersebut.

Sampai saat ini secara tekhnik dari pihak Vendor ,PT KME belum diketahui penyebab bocornya limbah Biogas ke aliran Sungai sei Tapung tersebut.

Setelah memperhatikan Fakta dilokasi kolam limbah Biogas tersebut,Muzainul ,Kabid Amdal Dinas Lingkunģan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu mengharapkan pihak PTPN V dapat melanjutkan perbaikan kondisi kolam dengan memperkuat tanggul kolamnya dan tindakan-tindakan yang diperlukan lainnya, sehingga kondisi tanggul kolam dapat lebih kuat dan dapat menghindari dari keretakan tanggul yang berujung pada runtuhnya tanggul yang dapat menyebabkan keluarnya air limbah dari kolam penangkapan biogas (methana) ke lingkungan (sungai).

Lebih lanjut,Muzainul  mengharapkan pihak PTPN V dapat menjamin kondisi tanggul dan kolam sudah layak operasional, sebelum dapat memasukkan kembali air limbah secara penuh dan mengoperasikan kegiatan penangkapan gas methana. (3) PT. PN5 wajib berpedoman kepada dokumen AMDAL yang disetujui dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup sehingga dapat meminimalisir dampak negatif yang dapat terjadi pada pembangunan kolam penangkapan biogas dari  dari air limbah industri kelapa sawit ini.

"Kita mengharapkan agar pihak PTPN V harus menjamin kondisi tanggul benar benar terjamin kekuatannya sebelum dioperasikan jangan sampai terulang kembali"tegas Muzainul.


Editor   : Vernando Panjaitan


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Tanggul Kolam Limbah Biogas Jebol, Menager PKS PTPN V sei Tapung diduga lindungi Vendor
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved