www.riaukontras.com
| Pelaku Mutilasi Vera Oktaria Kasir Indomaret, Diduga Dilakukan Oknum TNI | | Isu Mutasi Dan Rotasi Jajaran Pemkab Inhil, Bupati: Itu Hal Yang Biasa, Tunggu Saja | | Milad Ke - 54 Inhil, Wakil Bupati Melepas Peserta Funbike | | Pemkab Inhil Gelar Malam Resepsi Syukuran Milad Ke - 54 Tahun 2019 | | Tiga Mahasiswa Asal Prancis Jejakkan Kaki di Kab. Rohil | | Karya Syair Muna Humayra Balqis Siswi SDN 001 Tembilahan Lolos sebagai Peserta FL2N
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 17 Juni 2019
 
Peningkatan Jalan Pematang Duku-Kembung
Terindikasi Rugikan Negara Rp2 Miliar Lebih
Editor: | Jumat, 21-10-2016 - 19:41:44 WIB
ILUSTRASI
TERKAIT:
 
  • Terindikasi Rugikan Negara Rp2 Miliar Lebih
  •  

    BENGKALIS RiauKontras.Com - Proyek peningkatan jalan poros Desa Pematang Duku-Kembung Luar tahun 2013 senilai Rp5,967 milirar diduga merugikan negara mencapai Rp2,492 miliar. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani pihak Kejaksaan Tinggi Riau.

    Kejari Bengkalis, Rahman Dwi Saputra menyebutkan, dari hasil laporan masyarakat, tim Kejati Riau sekitar 3 minggu lalu telah turun ke lapangan untuk mengukur volume pekerjaan.

    "Tim dari Kejati Riau sekitar tiga pekan lalu telah turun ke lokasi dan melakukan pengukuran pekerjaan di lapangan," ungkap Kajari, Jumat (21/10/2016).

    Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bengkalis, Abdul Kadir Siregar‎ juga menyampaikan bahwa kasus tersebut kini telah ditangani pihak Kejati Riau. "Terkait hal itu, kita meminta pada pihak Kejati untuk serius menanganinya. Dugaan kami dari hasil investigasi yang dilakukan, terjadi markup luar biasa, mencapai Rp2 Miliar lebih dari anggaran APBD Bengkalis Rp5, 9 milia," ujarnya.

    Secara rinci, penggiat anti korupsi ini menyampaikan, pekerjaan tersebut sepanjang 1.600 meter dengan rekanan pelaksana PT DC dan konsultan pengawas CV DPIT. Adapun waktu pelaksanaan 190 hari.

    Dari hitung-hitungan LAKI Kabupaten Bengkalis, untuk pekerjaan tanah Geo Terkstil tidak dikerjakan dengan taksiran kerugian negara Rp209,197 juta lebih. Demikian halnya pelebaran pengerasan dan bahu jalan juga tidak dikerjakan dengan potensi kerugian Rp951,617 juta.

    Selanjutnya, struktur beton K 175 juga tidak dikerjakan sehingga berpotensi merugikan negara Rp1,097 miliar. Terakhir seharusnya beton K 250 dengan ketebalan 20 Cm, temuan di lapangan hanya 15-17 cm dengan potensi kerugian negara Rp233, 280 juta.

    "Berdasarkan fakta-fakta yang ada di lapangan dari hasil investigasi kita, potensi kerugian sangat besar mencapai Rp2 miliar lebih, " tutup Abdul.(rkc/grc)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Terindikasi Rugikan Negara Rp2 Miliar Lebih
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved