www.riaukontras.com
| Mobil Pencuri Lembu Warga di Aceh Utara Dibakar Massa | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | Gelar Roadshow Millenial Road safety Festival, Kapolres Berpesan Hargai Orang Tua Dan Guru | | Melalui Latorsar Korem 011 Lilawangsa Tingkatkan Kualitas dan Kemampuan Prajuritnya | | Wali Kota Minta Komite Memajukan Sekolah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Januari 2019
 
Mark Up Harga Tanah Jadi Temuan PPPK, KJPP dan Pemilik Lahan Mengarah ke Tersangka
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 19-02-2018 - 18:35:06 WIB

TERKAIT:
 
  • Mark Up Harga Tanah Jadi Temuan PPPK, KJPP dan Pemilik Lahan Mengarah ke Tersangka
  •  

    LANGSA, Riaukontras.com - Kasus dugaan Mark Up harga tanah untuk lokasi pembangunan rumah perumahan nelayan di Gampong Kapa Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Aceh. Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa saat ini, sedang menyiapkan berkas dakwaan.

    Menurut sumber media ini, Senin 19 Februari 2018, Kejari Langsa sedang menunggu hasil investigasi dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) yang sudah beberapa kali melakukan investigasi, bersama Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK).

    Lebih lanjut, sumber media ini menyebutkan, selain pemilik tanah, ada kemungkinan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Negara (BPN) yang akan jadi tersangka.

    Khusus untuk KJPP, tambah sumber lagi, pihak Kejari Langsa saat ini, sedang menunggu hasil putusan dari MAPPI, apakah perlu KJPP di periksa oleh KJPP independen. Karena kasus tersebut sudah menjadi temuan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK).

    Sebelumnya pada tahun 2013 pemerintah melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Anggaran Pembelanjaan Aceh (APBA) melakukan pengadaan tanah untuk perumahan nelayan di Gampoeng Kapa kecamatan Langsa Timur, kota Langsa menghabiskan Anggaran Rp 7,3 Milyar lebih terindikasi sarat dengan Korupsi kolusi dan Nepotisme (KKN) yang juga melibatkan pejabat dan istri pejabat.

    Sejumlah saksi telah diperiksa oleh  tim Tipikor Kajari langsa, diantaranya Rinaldi Aulia (mantan kabag pemerintahan), Fariansyah (mantan camat langsa timur), Alfian (Asisten III pemko langsa), dan Zulkifli Aman Keuchik Gampoeng Kapa).

    Mereka di periksa dalam kasus Grativikasi (Mar Up harga) pengadaan lahan untuk perumahan nelayan di Gampoeng Kapa, dengan pemilik tanah, Sofyanto dengan Akte Jual Beki (AJB) No 177/2010 tanggal 28/06/2010, No 036 tanggal 05/02/2010, No 025/2010 tanggal 25/01/2010, No 82/2010 tanggal 24/03/2010 dan Yulizar dengan AJB No 232/2013 tanggal 25/02/2013.

    Lebih dari 20 orang sudah di periksa, termasuk YZZ, IS (mantan kadis PU), TN ( konsultan tinggal di Langsa ), SY (pemilik/agen), MS (mantan Sekda), SM (KPA), ZA (Keuchik/Kades), Ag Ka BPN Kota Langsa ) SY ( Ka BPN Aceh Timur ), FR (mantan Camat Langsa Timur) dan 4 orang dari KJPP, serta mantan Kanwil BPN Aceh.

    Smentara Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa R. Ika Haikal SH, MH saat hendak di konfirmasi media ini, Senin (19/2/2018) sedang ada rapat, menurut ajudannya yang tidak menyebutkan namanya, kepada kepada media ini mengatakan, "bapak sedang ada rapat, silakan kembali besok pagi Jam 10:00 atau Jam 11:00 Wib, "ujarnya.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Mark Up Harga Tanah Jadi Temuan PPPK, KJPP dan Pemilik Lahan Mengarah ke Tersangka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved