www.riaukontras.com
| Mobil Pencuri Lembu Warga di Aceh Utara Dibakar Massa | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | Gelar Roadshow Millenial Road safety Festival, Kapolres Berpesan Hargai Orang Tua Dan Guru | | Melalui Latorsar Korem 011 Lilawangsa Tingkatkan Kualitas dan Kemampuan Prajuritnya | | Wali Kota Minta Komite Memajukan Sekolah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Januari 2019
 
Diduga Terjadi Penyimpangan, Proyek PSU Kawasan Pemukiman Kabupaten Kampar Segera Dilaporkan
Editor: | Kamis, 25-01-2018 - 10:55:54 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Terjadi Penyimpangan, Proyek PSU Kawasan Pemukiman Kabupaten Kampar Segera Dilaporkan
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Menurut pantauan Lembaga Independen Pemantau APBD dan APBN (LSM LIPRAN) Hadi  (36) di duga bahwa pembangunan peningkatan PSU Kawasan permukiman Kabupaten Kampar 5 (Kewenangan Propinsi Riau) lokasi di Kelurahan Batu Bersurat Kecamatan  XIII Koto Kampar  sumber dana APBD Propinsi Riau Tahun anggaran 2017 sebesar  Rp 1.356.515.000 Miliar Konsultan perencana PT. MULTI SARANA KONSULTAN

    Hal ini disampaikannya Hadi, kepada  wartawan di Pekanbaru pada Rabu (24/1) bertempat kedai kopi bintang lima, Hadi menjelasakan, bahwa pelaksanaan pembangunan peningkatan PSU Kawasan permukiman Kab. Kampar  tersebut sangat disayangkan.

    Karena diduga pelaksanaan pembangunan semenisasi jalan tersebut tidak  seturut dengan metode teknis perencanaan dalam kontrak yang sudah dibuat, adapun beberapa item temuan LSM LIPRAN yang tidak sesuai dalam kontrak.

    Yaitu Pekerjaan Semenisasi Gg. Golam Indah I RT 012 RW 006  81.000 M, Pekerjaan Semenisasi Gg. Golam Indah II RT 011 RW 006 152.000 M1,Pekerjaan Semenisasi Jl. Masjid Al-Furqon RT 009 RW 005 87.000 M1, Pekerjaan Semenisasi Jl. Lingkar Pasar RT 009 RW 005 247.000 M1, Pekerjaan Semenisasi Jl. Lingkar Lingkungan I 280.000 M1 RT 003, 005, 006 RW 002, 003, Pekerjaan Semenisasi Jl. Poros III RT 006 RW 003 90.000 M1, Pekerjaan Semenisasi Jl. Poros II RT 006 RW 003 140.000 M1, Pekerjaan Semenisasi Jl. Poros I RT 006 RW 003 75.000 M1, Pekerjaan Semenisasi Jl. Usaha Tani RT 006 RW 003 448.000 M1,
    Panjang total Pekerjaan 1,600.000 M1.

    Pekerjaan dilakukan asal jadi, menurut keterangan masyarakat setempat bahwa pada saat dilakukan pengecoran tidak terlebih dahulu dilakukan pembersihan seperti penimbunan tanah urug dan pemadatan, kemudian pemasangan plasti alas hitam  tidak secara menyeluruh dipasang hanya dibagian samping dekat mal, akibat pekerjaan ini hasinya aburadul dan terjadi kerusakan dan bergembang, kemudian terjadi pengurangan volume ketebalan sebagaimana di dalam kontrak 15 cm namun yang dilakukan hanya 10-11 cm.

    Untuk menjaga keseimbangan informasi dan temuan di lokasi pembangunan pekerjaan tersebut maka pihak LSM- LIPRAN telah menyuratin pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Propinsi Riau (PKP-P), perihal klarifikasi dan konfirmasi dengan nomor surat; 028/DPP-LSM/LIPRAN-R/01/2018, namun sampai sekarang belum ada jawaban dan balasan dari pihak Dinas perumahan kawasan permukiman dan pertanahan propinsi riau.

    Hadi menegaskan bahwa apabila pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Propinsi Riau tidak memberikan penjelasan sesuai klarifikasi yang sudah disampaikan maka LSM- LIPRAN akan segera menyampaikan Laporan ke Kajati Riau dan Tipikor Polda Riau untuk melakukan pemeriksaan kepada  KPA dan Kontraktor pelaksana. Karena dalam pelaksanaan pembangunan ini diduga telah merugikan keuangan Negara dan terjadi penyimpangan besar-besaran hingga  ratusan juta rupiah, tegas Hadi.

    Wancandra sebagai Lurah Batu Bersurat saat dikonfirmasi wartawan (11/1) mengatakan bahwa benar ada pembanguna jalan semenisasi disini panjang 1.600 meter tapi mengenai masalah teknisnya saya tidak tau, cuman pembangunannya ada silahkan saja konfirmasi kepada yang bersangkutan ke Dinas terkait kata Wancandra.

    Kemudian saat dikonfimasi dengan warga setempat tentang bagaimana saat dilakukan pekerjaan jalan semenisasi tersebut warga menjelaskan, bahwa pada saat dilakukan pengecoran beton tidak terlebih dahulu dilakukan pembersihan, seperti penimbunan tanah urug, pemadatan hanya dirapikan sedikit dan mal dipasang langsung dicor kemudian pemasangan plasti alas tidak keseluruhan dipasang hanya dibagian samping saja yaitu dekat mal.

    Sebenarnya pekerjaan jalan semenisasi ini dilakukan bukan di gang-gang disini melainkan di jalan usaha tani menuju jalan pengkuburan umum masyarakat namun kami tidak tau apa alasan kontraktor hingga tidak dilaksanakan sesuai kontrak. Tutur warga.

    Kepala Dinas Perumahan kawasan permukiman dan pertanahan propinsi Riau M. Amin  saat dikonfirmasi media ini melalui Kabid Pemukiman Riau  Imam Subroto  namun sangat disayang karena Imam Subrot tidak ada ditempat sesuai keterangan stafnya.

    (Redaksi)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Terjadi Penyimpangan, Proyek PSU Kawasan Pemukiman Kabupaten Kampar Segera Dilaporkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved