www.riaukontras.com
| Satker Kodam IM Ikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan | | Support Pembangunan Nasional, IMO-Indonesia Terus Jalin Komunikasi | | DPRD Tanjungpinang Gelar Rapat Paripurna, Wali Kota Sampaikan 7 Ranperda | | Jajaran Pemkab Inhil Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Putra Bungsu Bupati, HM Wardan | | Dalam Rangka HUT Kodam I BB ke-69, Kodim 0314/Inhil Lakukan Penanaman Pohon Ekonomi | | Perayaan Idul Fitri 1440 H, Koramil 09/Kemuning, Gelar Halal Bihalal Sesama Anggota dan Masyarakat
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 19 Juni 2019
 
Lsm Gerak Indonesia Minta Penegak Hukum, Segera Periksa Konsultan Pengawas dari PT Virma Karya
Editor: | Senin, 15-01-2018 - 23:26:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Lsm Gerak Indonesia Minta Penegak Hukum, Segera Periksa Konsultan Pengawas dari PT Virma Karya
  •  

    PEKANBARU RIAUKontraS.com- Proyek pengaspalan jalan Danau Bangkinang Empang Poteh-Teratak Buluh Kecamatan Tambang dan Siak Hulu Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2013-2014 (Multyers), dengan nilai Rp 96 Miliar, diduga tidak sesuai dengan Spesifikasi Konstruksi dan mengalami kerusakan berat. Ini akibat kurangnya pengawasan dari konsultan pengawas dilapangan.

    Pada dasarnya tugas dan kewajiban serta tanggung jawab dari unsur-unsur organisasi Konsultan Pengawas pada proyek ini adalah sebagai berikut:

    Team Leader: Tugasnya adalah memimpin dan mengkoordinasi pelaksanaan kegiatan kerja. Bertanggungjawab terhadap pengawasan pekerjaan secara keseluruhan.

    Site Engineer: Tugasnya adalah memimpin dan mengkoordinator inspector baik struktur maupun elektrikal di lapangan. Bertanggungjawab langsung kepada team leader serta berkoordinasi dengan pemilik proyek dan pelaksana pekerjaan.

    Inspector: Tugasnya adalah mengawasi dan memberi penjelasan serta arahan tentang maksud dan tujuan setiap jenis pekerjaan sebagaimana yang telah tercantum dalam rencana kerja baik kualitas, kuantitas dan waktu.

    Struktur Engineer: Tugasnya adalah melakukan pengawasan dan pengkoreksian terhadap keseluruhan konstruksi bangunan yang dikerjakan, apakah sudah sesuai dengan rencana kerja dan syarat-syarat serta gambar kerja.

    Elektrikal Engineer: Tugasnya melakukan pengawasan dan koreksi terhadap pekerjaan elektrikal bangunan yang dikerjakan, apakah sudah sesuai dengan rencana kerja dan syarat-syarat serta gambar kerja.

    Namun konsultan pengawas dalam proyek ini diduga tidak melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengawas, sehingga kontraktor pelaksana dilapangan dalam melaksanakan proyek tersebut terindikasi dikerjakan asal jadi dan terlihat sampai saat ini proyek tersebut sudah mengalami kerusakan berat.

    Menurut pantauan wartawan baru-baru ini di lapangan proyek tersebut, sudah mengalami kerusakan bahkan jalan sudah mulai ada yang putus. Akibat kurangnya pengawasan dari konsultan, sehingga kuat dugaan bahwa antara kontraktor pelaksana dengan konsultan pengawas ada kokalingkong.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia ( LSM-GERAK Indonesia) Emos Gea mengatakan, kinerja pengawasan dari PT Virma Karya (persero) sebagai konsultan pengawas dalam kegiatan tersebut tidak berkerja sesuai tugas dan fungsinya, dan dinilai gagal dalam mengawasi proyek tersebut, sehingga  PT Karya Bisa-PT Artha Kindo Perkasa -Jo bebas melakukan penyunatan volume  dalam pekerjaan proyek itu. Jelas Emos

    "Kita melakukan pemantauan dilapangan sejak awal dimulai pekerjaan tersebut hingga selesai dikerjakan, namun dilapangan tidak pernah ketemu dengan konsultan pengawas dari PT. Virma Karya. Sehingga terjadi berbagai penyimpangan, Seperti pemasangan Base dan pengaspalan serta pekerjaan Drainase, dikerjakan asal jadi dan diduga tidak sesuai dokumen kontrak kerja" Ungkap Emos

    Emos juga menyayangkan kinerja konsultan dari PT Virma Karya (persero) yang sudah dipercayakan pemerintah sebagai konsultan pengawas dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara) itu, namun konsultan pengawas memberikan peluang besar kepada kontraktor pelaksana untuk melakukan penyimpangan.

    Maka dalam hal tersebut, Emos menegaskan, konsultan pengawas harus bertanggung jawab atas kerugian keuangan Negara pada proyek tersebut, dan diminta kepada pihak penegak hukum yang ada di Riau, agar segera memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap konsultan pengawas dari PT Virma Karya (persero). Yang diduga telah gagal dalam mengawasi kegiatan pelaksanaan proyek APBN itu, tegas Emos.

    Ketika media riaukontras.com  melakukan konfirmasi kepada PT Virma Karya melalui via telpon tidak menjawab begitu juga sms yang dikirim melalui Whatsap tidak dibalas hingga berita ini ditayangkan.

    Angga

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Lsm Gerak Indonesia Minta Penegak Hukum, Segera Periksa Konsultan Pengawas dari PT Virma Karya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved