www.riaukontras.com
| Satker Kodam IM Ikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan | | Support Pembangunan Nasional, IMO-Indonesia Terus Jalin Komunikasi | | DPRD Tanjungpinang Gelar Rapat Paripurna, Wali Kota Sampaikan 7 Ranperda | | Jajaran Pemkab Inhil Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Putra Bungsu Bupati, HM Wardan | | Dalam Rangka HUT Kodam I BB ke-69, Kodim 0314/Inhil Lakukan Penanaman Pohon Ekonomi | | Perayaan Idul Fitri 1440 H, Koramil 09/Kemuning, Gelar Halal Bihalal Sesama Anggota dan Masyarakat
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 19 Juni 2019
 
Pemenang Lelang Dibatalkan, Pokja 56 Dilaporkan ke Polisi
Editor: | Minggu, 02-10-2016 - 22:01:08 WIB
Bukti pemenang lelang PT Bangkit Nasional Pribumi Pekanbaru, yang sudah diberi tanda bintang dan sudah lewat masa sanggah empat hari oleh Pokja 56, akhirnya pemenang lelang ini dibatalkan lagi oleh pihak Pokja 56 Dinas Ciptad
TERKAIT:
 
  • Pemenang Lelang Dibatalkan, Pokja 56 Dilaporkan ke Polisi
  •  

    PEKANBARU, RiauKontras.Com.- Pimpinan PT Bangkit Nasional Pribumi Laski ST melaporkan pihak Kelompok kerja (Pokja 56) Dinas Ciptada Dinas PU Riau ke Polda Riau sejak Jumat (30/9/2016).

    Laporan ini menurut Laski ST kepada Wartawan Ahad (2/10/2016) berkaitan dengan pekerjaan proyek fisik pembangunan drainase di wilayah Kabupaten  Rokan Hulu, Riau jenis pekerjaan kontruksi yang bersumber dari dana APBD Provinsi Riau 2016 sebesar Rp2,7 miliar lebih yang dilelang langsung oleh pihak ULP LPSE Riau September 2016 lalu, dari proyek tersebut lelangnya dimenangkan oleh PT Bangkit Nasional Pribumi Pekanbaru.

    Dalam perjalanan bahan materi lelang, pemasukan penawaran lelang pada 5 September 2016, hasil evaluasi Kelompok kerja (POKJA 56), PT Bangkit Nasional Pribumi ditunjuk sebagai pemenang dalam pengerjaan pembangunan proyek drainase tersebut dengan pagu Rp2.747.000.000 dari sember dana APBD Provinsi Riau 2016.

    Berdasasar hasil evaluasi dan klarifikasi yang ditetapkan oleh Kelompok Kerja (POkJA56) selaku yang memiliki kewanangan, Kelompok kerja (POkJA 56) menetapkan PT Bangkit Nasional Pribumi dinyatakan sebagai pemenang yang sah untuk Proyek Pembangunan Drainase yang berada di Kabupaten Rokan Hulu tersebut seharga Rp2.203.813.485.06.

    Namun dalam perjalanan tidak demikian yang diterima, nasib pahit menimpa PT Bangkit Nasional Pribumi yang juga  Pekanbaru, ibarat terjatuh dan tertimpa tangga, kemenangan proyek pembangunan drainase di Rokan Hulu resmi di batalkan oleh pihak POKJA 56 selaku yang memiliki kewenangan.

    Ini dengan alasan  PT Bangkit Nasional Pribumi tidak memiliki Kemampuan Dasar (KD) atau pengalaman kerja sejenis (PKS) untuk mengerjakan proyek drainase tersebut.

    Laski ST selaku owner/pemilik perusahaan PT Bangkit Nasional Pribumi memaparkan kepada pers bahwa dia merasa dizalimi sekali dan tidak transparannya pihak POKJA 56 terhadap perusahaannya. Hasil yang sudah jelas PT Bangkit Nasional Pribumi hasil yang sudah jelas diterima dan di tetapkan selaku pemenang serta habisnya masa sanggah, proyek pembangunan drainase yang akan dikerjakan tersebut dibatalkan oleh POkJA56 selaku yang memiliki kewenangan.

    "Berselang sebelum pembatalan oleh Kelompok Kerja (POKjA56) saya sempat menyiapkan diri untuk segera mengurus Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa yang biasa di sebut SPPJ, namun di tengah perjalanan saya di beritahu oleh Ketua Pokja 56 Irasman alias Roy, serta Rio selaku Kasi Ciptada Dinas PU Riau, dan Okti selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar segera menghadap, bahwa dokumen saya bermasalah serta menuding Perusahaan saya PT Bangkit Nasional Pribumi memiliki dokumen palsu," kata Laski ST.

    Menurut Laski ST, dalam pertemuan selanjutnya bersama Ketua POKJA 56 Irasman (Roy) tersebut, pihak POKJA 56 mengatakan, menuding PT Bangkit Nasional Pribumi memiliki dokumen palsu, ini jelas perusahaan tidak menerima atas tudingan yang dilontarkan pihak Pokja 56 tersebut, yang aneh dan tidak beralasan diberikan terhadap PT Bangkit Nasional Pribumi.

    "Oleh karena itu Saya siap membuktikan tudingan Pokja 56 tersebut, masalah tudingan dokumen palsu yang ditudingkan terhadap PT Bangkit Nasional Pribumi yang saya miliki akan saya proses dan lanjutkan ke ranah hukum yang berlaku. Dan kami hari Jumat lalu (30/9/2016) sudah melaporkan secara resmi ke Polda Riau dan Senin (3/10/2016) akan lanjut melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau," tegas Laski ST.

    Menurut Laski ST dia mengakui PT Bangkit Nasional Pribumi yang dimilikinya masih katagori baru berdiri. Selaku Direktur dia menegaskan bahwa PT Bangkit Nasional Pribumi memiliki dokumen yang sah dan resmi secara hukum.

    Kalau hanya tudingan terhadap PT Bangkit Nasional Pribumi tidak memiliki pengalaman yang biasa disebut Kemampuan Dasar (KD), itu memang benar, namun mengacu kepada Perpres Nomor 54/2010 jelas sekali dan dijelaskan dalam peraturan tersebut di poin C.

    "Secara logika, ini sangat aneh sekali mereka yang mengevaluasi dan verifikasi serta menyatakan PT Bangkit Nasional Pribumi sebagai pemenang lelang kok malah dibatalkan dan menuding perusahaan saya memiliki dokumen palsu, jelas tudingan itu tidak beralasan, dan pihak POkJA 56 mengaku silap memenangkan PT Bangkit Nasional Pribumi untuk Proyek Pembangunan drainase tersebut. Ini kan aneh sekali menurut saya," tambah Laski ST.

    Menurutnya lagi PT Bangkit Nasional Pribumi sangat kecewa sekali dengan terjadinya pembatalan pemenang proyek pembangunan drainase di Rokan Hulu tersebut, karena pembatalan sepihak itu tidak beralasan kuat, baik secara sistem maupun secara hukum.

    Terpisah, Ketua Pokja 56 yang juga Kepala Seksi Ciptada Dinas PU Riau Irasman (Roy) yang dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya 081270214xxx Ahad petang (2/10/2016) sehubungan keluhan kontraktor PT Bangkit Nasional Pribumi tidak bersedia berkomentar. Berkali-kali ditelpon dan di sms tidak dijawabnya. Demikian juga sejumlah wartawan yang coba konfirmasi kepadanya juga tidak mendapat jawaban dari Irasman.(Emos/rpc)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pemenang Lelang Dibatalkan, Pokja 56 Dilaporkan ke Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved