www.riaukontras.com
| DPC AJOI Bengkalis Gandeng Lembaga Pendidikan Wartawan PJC Gelar Pelatihan | | Dugaan Penyimpangan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ratusan Juta, Masriah sebut Temuan BPK Sudah | | Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 24 Maret 2019
 
PROYEK SWAKELOLA UPT-II DINAS BINA MARGA RIAU 2016 HANCUR TOTAL
Diminta Gubernur Riau copot Kepala UPT-II
Editor: | Sabtu, 06-08-2016 - 20:13:05 WIB

TERKAIT:
 
  • Diminta Gubernur Riau copot Kepala UPT-II
  •  

    PEKANBARU, RiauKontras - Berdasarkan pemantauan wartawan bersama LSM-Forum Pengawasan Pembangunan Indonesia (LSM-FPPI) selama pelaksanaan pekerjaan Swakelola UPT-II Dinas PU Bina Marga Provinsi Riau dilapangan, ditemukan hasil pekerjaan dilapangan hancur-hancuran.



    Puluhan miliar rupiah dana APBD Riau yang dialokasikan untuk menangani kerusakan pada ruas Jalan Provinsi di daerah kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2016, yang dikerjakan secara Swakelola UPT-II tidak tepat sasaran.

    Masyarakat  yang melintasi Jalan tersebut protes,  karena Hasil pekerjaan tidak sesuai dengan anggaran yang tersedia. Pekerjaan yang telah dilaksanakan, dikerjakan asal jadi, tidak bermutu dan saat ini hancur total.

    Menurut Sudirman Lubis, salah seorang warga yang ditemui diruas Jalan Bangkinang Petapahan, menyampaikan kekecewaannya. Sudirman mengatakan "Pelaksana swakelola ini, memang sangat tidak bermutu dan asal-asalan" Ujarnya  22/06/16.
     
    Hal serupa juga di sampai oleh Beni warga Rokan Hulu yang melintas di Jalan bangkinang-Petapahan, dia mengatakan "Pekerjaan Swakelola sama saja tidak ada fungsinya, malah tambah parah, kawan saya kemaren jatuh di lubang disana, karena lubang yang sudah dikorek tidak di isi dengan pasir" ujar 02/08/16.
     
    Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, lokasi pekerjaan swakelola UPT-II yaitu: Ruas Jalan Provinsi Riau di Jalan Garuda Sakti-Petapahan, dan Ruas Jalan Provinsi Tapung-Tandun serta Ruas Jalan Provinsi Rantau Berangin menuju Pasir Pengaraian.

    Dilokasi swakelola ada sejumlah paket yang bersamaan pengerjaannya saat ini. Misalnya pekerjaan pemeliharaan dan juga paket Peningkatan. Namun pekerjaan swakelola tidak memasang Plang nama Proyek, karena selama pemantauan dilapangan tidak terlihat plang nama dan pekerjaannya sudah dilaksanakan duluan awal puasa lalu atau bulan Juni 2016.

    Menurut Pendirius Kasi pemeliharaan Jalan Bangkinang Petapahan, mengatakan Paket Pekerjaan yang di tanganinya,  adalah paket pemeliharaan yang dikontrak, menurutnya harus dipilah-pilah. "Paket kami adalah Kontrak, Jadi Harus di pilah-pilah, Karena kerja kami beda dengan swakelola, disana ada swakelola, dan ada juga peningkatan. Yang saya tangani belum diaspal,  baru tahap pemotongan aspal yang rusak, tapi memang ada pekerjaan swakelola dari UPT-II di ruas bangkinang petapaah" ujarnya 04/08/16.

    Hal serupa juga disampaikan Aidil Akbar, PPTK Pemeliharaan Jalan Bangkinang Petapahan, dia mengatakan "Lokasi pekerjaan saya, adalah dari Jembatan Bangkinang Kota,  sampai  di Kilometer-15 diluar pada itu buka pekerjaan saya" tuturnya 06/08/16.

    Ketika dihubungi Marjohan Syarif Kepala UPT-II Dinas Bina Marga Provinsi Riau, terkait pekerjaannya yang amburadul dilapangan, dari Muara mahat hingga Simpang TB, tidak bersedia berkomentar. Pertanya-pertanyaan yang di kirim melalui sms tidak dijawab. Pada hal seluruh pekerjaannya yang menggunakan Capuran Aspal Panas (C.A.P) dilapangan sudah mulai hancur.
     
    Dalam pada itu, ketika diminta tanggapan Haryanto Ketua  umum LSM-FPPI, atas kerusakan pada pekerjaan swakelola 2016, yang saat ini rusak parah, haryanto mengatakan "Hal itu terjadi akibat pengerjaan Pondasi Jalan yang diperbaiki  diruas Jalan Bangkinang-Petapahan, menggunakan bahan material yang tidak sesuai spek, bahkan Teknis Pekerjaan yang dilakukan dilapangan tidak sesuai Spesifikasi Teknis, kalau pekerjaan sesuai standar pemeliharan Jalan Provinsi itu, maka pekerjaan tidak akan terjadi kerusakan sebagai mana yang terlihat di paket swakelola tersebut saat ini, atau belum memasuki umur laik rusak". Tutur Haryanto


     
    Haryanto menambahkan, bahan material jenis  Base atau bahasa awamnya krikil yang digunakan sebagai pondasi dalam Patching/Lubang, adalah Agregat klas C. "Bahan material yang dimasukan dalam pondasi patching adalah Base-S,  atau agregat klas C. sehingga tidak lengket Campuran Aspal Panasnya, sehingga akibatnya,  ya.... buyar, dan itu, harus dibongkar balek. Kalu tidak itu sia-sia pekerjaannya" tegasnya.

    Menurut  Haryanto, bukan hanya itu permasalahannya yang terjadi dalam pelaksana proyek swakelola Bangkinang- Petapahan, berdasarkan pemantauannya dilapangan, dia menemukan C.A.P yang digunakan sebagai tempel sulam pada lubang patching tidak rata dengan permukaan aspal lama, dan sangat tipis dan melengkung kedalam. Dan yang paling penyebab kerusakan katanya, adalah bahan material yang digunakan bukan jenis Base-A melainkan agregat klas-C. "Pelaksana Swakelola tidak memahami spesifikasi teknis standar Teknis pekerjaan Jalan Provinsi, dalam pelaksana swakelola  tidak sesuai aturan atau prosedur  swakelola, bahkan diduga UPT-II di subkontrakan pekerjaan itu, data-datanya saya sudah siapkan sebagai bahan untuk koordinasi kepada pihak penegak hukum. Kita berharap agar bapak Gubernur Riau mengevaluasi kinerja UPT-II di Bina Marga Riau" ujar haryanto. Emos***


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Diminta Gubernur Riau copot Kepala UPT-II
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved