www.riaukontras.com
| DPC AJOI Bengkalis Gandeng Lembaga Pendidikan Wartawan PJC Gelar Pelatihan | | Dugaan Penyimpangan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ratusan Juta, Masriah sebut Temuan BPK Sudah | | Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 24 Maret 2019
 
Kasatker PJN Wilayah II Riau Mencak-Mencak Karena Berita Wartawan
Editor: | Sabtu, 18-06-2016 - 22:14:14 WIB

TERKAIT:
 
  • Kasatker PJN Wilayah II Riau Mencak-Mencak Karena Berita Wartawan
  •  

    PEKANBARU, RiauKontras - Terkait berita  "Ludesnya Dana Operasional dan Pemeliharaan Kantor  Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Riau sebesar Rp 6. Milyar Tahun Anggaran 2015". yang diduga habis tanpa wujud karena di gunakan berfoya-foya di beberapa kota di Indonesia, bahkan pelesiran ramai-ramai ke Kuala Lumpur membuat Ir. Dedy Mandrasyah berang ancam wartawan dilapor ke Dewan Pers.

    Berita dugaan korupsi, Yang dimuat wartawan Riaukontras.com Rupanya Insinyur Dedy Mandrasyah MT sangat berang atas berita itu, tidak tanggung-tanggung langsung dia perintahkan oknum TNI dari kesatuan kodim Pekanbaru untuk memanggil wartawan Riaukontras.com guna mengklarifikasi diruang kerjanya.
     
    Emos, yang tidak tahu bahwa telah membuat marah besar Kasatker PJN Wilayah II Riau, atas beritanya itu, mendatangi Kasatker atas panggilan oknum TNI itu, dengan baik-baik tanpa menaruh rasa apa-apa.

    Namun amarah Dedy Mandrasyah sudah sampai ke ubun-ubun, di ruang kerjanya mencak-mencak kepada Emos, dengan nada tinggi. Belum sempat duduk langsung Dedy marah-marah "Saya lapor kau ke Dewan Pers, kau punya bukti apa...!, kenapa kau tulis berita itu, Kau rekam saya ya...!, itu anggaran sudah direvisi dan data-data  itu yang ada di Website Kementerian PU tidak ada isinya, mana ada dana pemeliharaan kantor tahun 2015, awas kau ya, untung kau saat  ini saya puasa,  kalau tidak entah apa yang terjadi sama kau sekarang ini...!, saya laporkan kau ke Polda, apa sudah kau lapor kasus ini ke Polda...!" ujar Dedy dengan marah-marah.

    Wartawan Riaukontras.com, pun tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa Diam, lalu pergi dari Ruangan Dedy terlihat seluruh staf Dedy sudah standby di sekitar Ruangan.

    Sebelumnya awal kejadian yang naas itu, salah seorang oknum TNI dari Kodim Pekanbaru menelpon Pimred riaukontras.com untuk bertemu di Kantor Kasatker tersebut diatas. Dalam  pembicaraan YL mengatakan bahwa dirinya disuruh oleh Asdiman Asisten Dedy untuk memanggil  yang  bernama Emos untuk bertemu dengan Dedy, yang sudah standby diruangannya tanggal 06/06/16.

    Namun atas kejadian ini, wartawan riaukontras.com merasa di intimidasi, karena berita ini sudah memenuhi syarat laik naik untuk di exspos ke khalayak public, sebab sebelumnya sudah dilayangkan surat konfirmasi kepada Kasatker jauh-jauh hari, agar berita yang akan dimuat berimbang, supaya tidak ada yang dirugikan. Namun tidak mendapatkan jawaban. Maka  dari itu,  sangat tidak pantas sebenarnya Insiyiur Dedy Mandrarasyah marah-marah.
     
    Sesuai Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999 yang mana tercantum didalamnya pasal 6, Pers Nasional Melaksanakan perannya,"memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui"

    Blundernya berita-berita terkait dugaan korupsi di Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Riau, di picu karena surat-surat konfirmasi yang dilayangkan oleh wartawan tidak pernah dibalas.
     
    Bahkan Pejabat yang berkompeten Pelaksanaan Proyek Ratusan Milyar Rupiah dari Dana APBN itu, tidak pernah bisa dijumpai untuk wawancara. Surat-surat yang di kirim wartawan, terkesan tidak sampai dan mentok sampai ke Tangan Asisten.

    Hal ini terkuat diruangan Dedy Mandrasyah yang mengatakan bahwa surat konfirmasi yang disampaikan Pimred Riaukontras.com tidak sampai ke tangannya, "surat apa...!, saya belum menerima surat, surat apa...!, surat apa...!" ujar Kasatker dengan suara tinggi dan arogan.

    Dalam pada itu, Haryanto Ketua Umum LSM-Forum Pengawasan Pembangunan Indonesia (FPPI) menyayangkan tindakan Ir. Dedy Mandrasyah, MT  itu. Ketika diminta tanggapannya mengatakan "Sebaiknya Pak Dedy Mandrasyah, tidak perlu berang dan marah kepada wartawan, semua sudah ada jalur. Apakah dia menggunakan jalur hak jawab, atau jalur hukum, Pers adalah mitra kerja. Kami dari aktivis LSM juga merasa sangat minim sekali informasi tentang pelaksanaan pembangunan yang sudah terlaksana dengan baik sejak dijabat oleh pak Dedy Mandrasyah sebagai pimpinan Kasatker PJN Wilayah II itu, baiknya menurut kami, mohon lah di exspos pembangunan-pembangunan Jalan Nasional itu, ke public, agar berita yang baik juga dapat di ketahui oleh rakyat, jangan hanya berita yang jelek-jelek saja" tuturnya.

    Misalnya berapa panjang Jalan Nasional yang ditangani oleh Wilayah II Riau, dan apa alasan secara teknis terjadinya kerusakkan jalan yang belum laik rusak, akan tetapi sudah di penuhi lubang sepanjang jalan itu. Yang membuat dana swakelola membengkak per tahun, dimana kita sama-sama tahu bahwa Pacthing di permukaan jalan hanya bertahan selama 3 (Tiga) Bulan. Apakah dalam pelaksanaan pekerjaannya sudah mengacu dengan spesifikasi Teknis standar Nasional ?. Haryanto mencontohkan ruas Jalan Lintas Timur Pekanbaru-Kuansing, dari Pekanbaru menuju sei pagar aja sudah banyak lubang yang sangat berbahaya. Apa lagi saat ini sudah memasuki lebaran, tentu banyak masyarakat yang tidak paham kondisi Jalan, sehingga lubang-lubang jalan tersebut dapat memakan korban. Emos***     

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Kasatker PJN Wilayah II Riau Mencak-Mencak Karena Berita Wartawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved