www.riaukontras.com
| DPC AJOI Bengkalis Gandeng Lembaga Pendidikan Wartawan PJC Gelar Pelatihan | | Dugaan Penyimpangan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ratusan Juta, Masriah sebut Temuan BPK Sudah | | Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 24 Maret 2019
 
DPD LIRA: Pembangunan Kantor PLN Bangkinang Diduga di Mark UP
Editor: | Kamis, 04-05-2017 - 08:18:01 WIB

TERKAIT:
 
  • DPD LIRA: Pembangunan Kantor PLN Bangkinang Diduga di Mark UP
  •  

    KAMPAR RIAUKontraS. com - Pembangunan kantor PLN ranting Bankinang dijalan Tuanku Tambusai Bangkinang Kota yang didanai oleh APBD Kampar tahun 2015 sebesar 1, 7 Milyar lebih diduga sarat korupsi karena diduga terjadi pengelembungan anggaran atau mark up anggaran. Pembangunan kantor PLN ranting Bangkinang selesai dikerjakan akhir tahun 2015 dan sampai saat ini belum ditunggui oleh pihak PLN.

    Pengerjaan kantor PLN ranting Bangkinang tersebut dikerjakan oleh kontraktor CV Putra Bungsu dan Konsultan Pengawas Dikentama Enginering Konsultan.  Aroma tak sedap sudah mulai terembus karena kantor PLN yang dibangun tersebut tidak bertingkat dan ukuran tidak terlalu besar dengan anggaran yang cukup pantatis besar.

    DPD (Dewan Pimpinan Daerah) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Kampar, Ali Halawa kepada wartawan  di Bangkinang, Rabu (3/5) siang mengatakan, kita sangat menyayangkan bangunan kantor PLN ranting Bangkinang  dijalan Tuanku Tambusai yang diduga telah terjadi mark up anggaran dalam pengerjaan kantor tersebut yang menghabiskan anggaran APBD Kampar sebesar Rp. 1,7 Milyar lebih.

     "Kita minta kepada BPK Riau untuk mengaudit pengerjaan  kantor PLN ranting Bangkinang dijalan Tuanku Tambusai Bangkinang Kota tersebut. Kita menduga pembangunan kantor PLN terjadi mark up anggaran sehingga merugikan uang negara," terangnya.

    Kita menduga dari awal perencanaan dimark up sehingga menguntungkan pihak ketiga dalam pegerjaan proyek dan merugikan negara. Bangunan satu lantai yang tidak terlalu besar dengan menghabiskan anggaran 1,7 Milyar lebih dan hal tersebut sangat keterlaluan, tegas Ali.

    Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kampar, Chalisman ketika dihubungi belum berhasil melalui telepon genggam.( Emos/Ali)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • DPD LIRA: Pembangunan Kantor PLN Bangkinang Diduga di Mark UP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved