www.riaukontras.com
| Sekda Ikuti Vicon Pemilu 2019 | | Bupati Minta Warga Tunggu Hasil Resmi | | JAMAN ACEH: Kemenangan Jokowi Adalah Kemenangan Indonesia | | Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019 | | Pemilu 2019, Naik Helikopter Pangdam I/BB Bersama Kapoldasu Patroli Wilayah Kota Medan dan Binjai | | Bupati Inhil dan Forkominda Turut Meriahkan Pesta Demokrasi 2019
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 19 April 2019
 
6 MILIAR DANA OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN KANTOR LUDES
KASATKER PJN WILAYAH II RIAU DIDUGA GUNAKAN DANA APBN PELESIRAN KE KUALA LUMPUR
Editor: | Selasa, 31-05-2016 - 03:04:11 WIB

TERKAIT:
 
  • KASATKER PJN WILAYAH II RIAU DIDUGA GUNAKAN DANA APBN PELESIRAN KE KUALA LUMPUR
  •  

    PEKANBARU, RiauKontras - Berdasarkan data-data Anggaran Dana Operasional dan Pemeliharaan Kantor Kasatker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Riau, Tahun Anggaran 2015 dan secara umum tertayang di Website www.pu.go.id Kemeterian PU-RI, untuk  Alokasi Dana Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran (Induk) sebesar Rp 6. 027. 400. 000 00, diduga keras disalah gunakan.

    Sebab Kantor Kasatker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Riau adalah kontrakkan, yaitu; berupa Rumah Toko (Ruko) Tiga Lantai Persisnya di Simpang Jalan Arifin Ahmad-Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru Riau yang sewanya sekitar 35 s/d 40 Juta Rupiah setiap tahun.

    Bahwa Perlu diketahui Ruko yang di tempati oleh Perangkat Kasatker PJN wilayah II Riau, adalah jumlanya adalah 3 (Tiga) Unit Tanpa Plang Nama kantor bahkan diduga tidak memiliki izin dari Instansi Pemerintah setempat.

    Kantor Satker PJN Wilayah II Riau itu berdampingan dengan Rumah Makan Ampera Niyet, halaman kantor itu tiap hari penuh dengan kendaraan mobil mewah, bagaikan "Shorum Mobil", sering kali dari pihak kontraktor yang mengantar surat  atau datang kekantor itu, bertanya kepada wartawan dan Masyarakat disekitar itu, "Pak Kantor Satker Wialayah II Riau dimana ya...?". Tanya, Prima salah satu kontraktor, dan yang satu lagi dari Karyawan penjualan computer Megakom, bahkan banyak sekali orang yang mau berurusan di kantor itu sering sesat dan mutar-mutar, disebabkan tidak ada merk/ Plang Nama kantor bahkan Bendera Merah Putih sering tidak dipasang di kantor Kasatker Wilayah II Riau. 

    Dari 3 (Tiga) buah Roko, Satu buah Ruko yang ditempati oleh Ir. Dedy Mandrasyah sebagai Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Riau, dan 2 (Dua) Unit untuk para PPK, sebanyak 5 (Lima) Orang PPK.

    Berdasarkan data yang ada pada RiauKontras.com, setiap PPK mempunyai Dana Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran tahun 2015 dan berfariasi jumlahnya.

    Misalnya PPK-05 sebesar Rp  468 Juta, PPK-06 sebesar Rp 476 Juta,  PPK-07 sebesar Rp 468 Juta dan PPK-08 Sebesar Rp 460 Juta, serta PPK-09 sebesar Rp 488 Juta.  Dan untuk dana Operasional yang dilelolah langsung oleh Kastker sebesar Rp 3, 6 Miliar dengan jumlah keseluruhnya sebesar Rp 6. Miliar lebih.

    Bahwa sehungan dengan jumlah anggaran kegiatan non Fisik dan sangat Fantastik tersebut, membuat kami dari media massa tertarik untuk mempublikasikan atau mengexspose kegiatan tersebut, namun terhalang karena surat konfimasi yang dilayangkan oleh Riaukontras.com tidak kunjung dibalas oleh Dedy.

    Suara sumbang yang kurang enak didengar baru-baru ini, Dana operasional dan Pemeliharaan Kantor ini diduga di gunakan untuk menutup sejumlah kasus yang diakibatkan berita oknum media massa maupun beberapa laporan oknum LSM ke pada Penegak Hukum di Riau, namun sangat disayangkan karena klarifikasi yang diharapkan dari Kasatker masih belum mau membeberkan penggunaan dana itu.

    Bahkan dana itu diduga digunakan oleh Ir. Dedy Mandrasyah sebagai Kasatker pergi Jalan-jalan bersama Staf dan Karyawannya keluar Negeri.
     
    Dalam pada itu Ketika di dimintai tanggapan Haryanto Ketua Umum LSM-Forum Pengawasan Pembangunan Indonesia (LSM-FPPI) terkait kasus tersebut diatas mengatakan bahwa dia pernah mendapatkan laporan melalui SMS dari nomor Hand phon 0812 75207 xxx bahwa Kasatker Pelaksana Jalan Nasional  beserta rombongan Darmawanita dan Karyawannya Pergi Jalan-Jalan Keluar Negeri tak menentu pada awal bulan Agustus 2015. "Melakukan pelesiran atau melacong ke Jambi-Batam dan Kuala Lumpur". Ujar Haryanto

    "Iya Om, Orang Darmawanita dan Karyawan Wil II itu enaklah Jalan-jalan ke Jambi, Batam, Kuala Lumpur kami di Wil-I gak ada Om" Haryanto menirukan bunyi SMS yang diterimanya, Tanggal 11 Agustus 2015 lalu.

    Haryanto menambahkan, "ini lah bukti awal dan  kuat bahwa Kasatker dan Darmawanita serta karyawan Wilayah II Riau melakukan perjalanan diluar koridor, yang notabene diduga dana operasional itu digunakan diluar kegiatan yang sesungguhnya. Ini yang harus di pertanyakan, dan sebagai data awal penegak hukum untuk melakukan pengusutan kasus tersebut diatas" ujar Haryanto. 
     
    Bahkan ada aneh terkait dana ini, menurut sumber dari teman-teman LSM yang mengetahui dana ini dihilangkan dari Web. www.pu.go.id setelah yang bersangkutan mempertanyakan lewat salah satu PPK Wilayah II. 

    Dana sebesar Rp 6.027.400.000, yang diduga sebagian digunakan hanya untuk dana bolak-balik Jakarta-Pekanbaru, bahkan diduga dana ini di gunakan untuk perjalan di luar Tugas kegiatan dan itu sangat fatal, dan terindikasi sebagai bagian dari korupsi.

    Hingga diterbitkan berita ini, penjelasan yang sesungguhnya dari alur penggunaan dana ini dari Kasatker wilayah II Riau, yang lebih memahami penggunaan dana atau Uang Negara yang notabene dari hasil keringat Rakyat, belum terjawab.

    Surat konfirmasi yang dilayangkan Riaukontras.com. No 015/RK/K/V/2016, tanggal 23 Mei 2016,  belum ada jawaban, wartawan yang secara langsung datang di kantornya tidak pernah berada di kantor, alias jarang ngantor, kalaupun Ir. Dedy Mandarasyah ngantor sering terlihat di sore hari dimana sudah sunyi dari keramaian.

    Hal ini juga di rasakan oleh wartawan lainnya yang ingin  mendapat jawaban terkait dugaan kasus- kasus korupsi yang melilit kasatker Wilayah II dalam Pelaksanaan Jalan Nasional di Provinsi Riau.

    Baru-baru ini hampir seluruh media massa yang ada di Pekanbaru menyorot kegiatan Ir. Dedy Mandrasyah terutama Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan Nasional di Riau karena tidak sesuai dengan harapan, dimana akses Jalan Nasional ini menjelang Puasa dan Lebaran nanti sangat diharapkan jalan itu layak di lewati, dan tidak memakan korban akibat jalan yang belum baik.

    Namun sangat disayangkan, Ir. Dedy Mandrasyah tidak pernah mengadakan temu Pers, untuk menyampaikan Informasi Pembangunan Jalan Nasional yang telah dicapai.

    Bahkan yang terjadi malah laporan kasus Korupsi atau Pengaduan sejumlah LSM kepada Penegak hukum karena diduga Ir. Dedy sangat buruk Kinerjanya selama bertugas di Provinsi Riau.

    Kendati reputasi yang diduga buruk dari pandangan Aktifis di Riau, namun tidak mau beranjak dari kursinya di Pekanbaru.  beberapa aktifis mendapat informasi bahwa Ir. Dedy Mandrasyah punya beking oknum Kejaksaan Agung dan Ir. Dedy Punya Keluarga sebagai orang kepercayaan Mega Wati di Jakarta. Emos***  


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • KASATKER PJN WILAYAH II RIAU DIDUGA GUNAKAN DANA APBN PELESIRAN KE KUALA LUMPUR
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved