www.riaukontras.com
| Mobil Pencuri Lembu Warga di Aceh Utara Dibakar Massa | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | TNI Bangun Jalan Menuju Pesantren MUNA | | Gelar Roadshow Millenial Road safety Festival, Kapolres Berpesan Hargai Orang Tua Dan Guru | | Melalui Latorsar Korem 011 Lilawangsa Tingkatkan Kualitas dan Kemampuan Prajuritnya | | Wali Kota Minta Komite Memajukan Sekolah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Januari 2019
 
Desak Gubernur Copot Anwar Husen
AGK Kaget Ada Proyek Pembangunan Taman Wisata
Editor: | Selasa, 18-04-2017 - 08:53:06 WIB

TERKAIT:
 
  • AGK Kaget Ada Proyek Pembangunan Taman Wisata
  •  

    MALUT, RIAUKontraS.com - Puluhan masa aksi yang mengatas namakan Karang Taruna desak Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba segera mencopot Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata. Dinilai tidak serius mengawal proyek pembangunan taman wisata gurapin yang menelan anggaran senilai 4 miliar lebih. Selain menyuarakan keluhan, masa aksi juga melakukan pembakaran ban bekas di depan kantor gubernur.

    Koordinator aksi Idham mengatakan, taman wisata yang dibangun di kelurahan Gurapin dengan menggunakan  dua kali penganggaran yakni  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 dan 2016, meski begitu pekerjaan belum juga diselesaikan secara total sebab proses dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) hingga sat ini belum dibuat.

    Dengan adanya prospek pekerjaan yang tidak maksimal, masa aksi meminta Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba segera mencopot kepala dinas Parwisata Anwar Husen, serta melaporkan kontraktor ke penegak hukum  karena tidak mampuh mempertanggungjawabkan perbuatanya. Berselang beberapa jam, Gubernur langsung menghampiri dan meminta masa aksi untuk bertemu di ruang rapat gubernur. Proyek itu diduga milik wakil gubernur bahkan kontraktor saat ini masih berhutang pada pemilik batu pafing blok.

    Dihadapan masa aksi, gubenur malut mengaku kaget adanya peroyek pekerjaan taman wisata yang dibangun di kelurahan Gurapin.” Saya kaget saat masa aksi menyuarakan masalah amdal yang belum dibuat. Intinya siapaun dia yang punya proyek harus jelas, sehingga tidak ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disaat audit nanti.

    Lanjut AGK, segera memerintahkan kepada Disbudpar untuk menyampaikan kepada kontraktor secepatnya menyelesaikan dokumen Amdal, setiap proyek harus Diwali dengan amdal sehingga dikemudian hari tidak bermasalah.

    Sementara sekertaris Disbudpar Jumati Do Usaman juga membenarkan, untuk dokemen amdal belum selesai dibuat, dan itu tidak akan lama lagi selesai. Selain itu juga Kontraktor yang mengerjakan proyek taman wisata itu masih berhutang kepada pemilik pabrik batu pafing blok senilai Rp 100 juta lebih,(reza)




    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • AGK Kaget Ada Proyek Pembangunan Taman Wisata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved