www.riaukontras.com
| DPC AJOI Bengkalis Gandeng Lembaga Pendidikan Wartawan PJC Gelar Pelatihan | | Dugaan Penyimpangan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ratusan Juta, Masriah sebut Temuan BPK Sudah | | Polsek Bukit Bestari Gelar Apel Pasukan dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 | | Ketua DPD Onur Bersama Tokoh Masyarakat Nias Kuansing Bersilahturahmi dengan Wakil Bupati Kuansing | | Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi | | Pemkab Kuansing dapat Peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau dari Ombudsman RI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 24 Maret 2019
 
PPK Edia Putra Diduga Lakukan Korupsi Proyek 5 Miliyar, LSM PEPARA: Akan Melaporkan Kepolda Riau
Editor: | Rabu, 01-02-2017 - 21:41:26 WIB

TERKAIT:
 
  • PPK Edia Putra Diduga Lakukan Korupsi Proyek 5 Miliyar, LSM PEPARA: Akan Melaporkan Kepolda Riau
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com  - Terkait proses pelaksanaan pekerjaan yang telah menelan dana APBN Murni senilai kurang lebih 5 miliyar rupiah tahun anggaran 2016 yang dikerjakan PT. Tiga Naga Mas, bahwa fisik dilapangan diduga berbaut korupsi. LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia layangkan surat klarifikasi kepada Menteri PU-PERA RI melalui direktorat Jenderal Cipta Karya yang diterima oleh Wawan bagian Umum tertanggal (11/01/2017), hingga sampai saat ini pihak Direktorat Jenderal Cipta Karya lebih memilih langgar UU KIP,"hal itu diutarakan Martin".

    Martin Ketum PEPARA-RI mengatakan,"sangat menyayangkan sikap kinerja Edia Putra selaku PPK Pengembangan Kawasan Kumuh seakan tutup mata terhadap rekanan kontraktor yang tidak bekerja becus dilapangan dimana, sesuai hasil investigasi LSM PEPARA-RI diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan speksifikasi, pasalnya konstruksi bangunan Jalan Semenisasi Tanggul yang dikerjakan PT. Tiga Naga Mas diduga telah terjadi penyunatan volume kerja," ungkapnya.

    "Ironisnya lagi bahan material seperti pekerjaan pemasangan kayu cerocok untuk tapak pondasi tanggul diduga tidak sesuai dengan perencanaan awal, parahnya lagi pada pemasangan pembesian Balok bervariasi yakni besi ukuran 14 mill 4 (empat) batang dan besi ukuran 12 mill hanya 1 (satu) batang dalam satu balok. Bahkan kondisi bangunan saat ini yang baru saja beberapa bulan dinikmati oleh kalangan masyarkat sudah mulai miring-miring," cetus Martin.

    Martin menambahkan, "sesuai informasi yang telah diperoleh dilapangan dari masyarakat bahwa seluruh warga dilingkungan RT 03 yang berlokasi kegiatan tersebut, Masyarakat-red tidak terima dengan pekerjaan tersebut yang dimana mereka siap untuk menunjukan cara permainan kontraktor mencuri volume kerja bila kasus ini sampai diranah hukum."

    Lembaga Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia, dalam waktu dekat ini akan segera menyusun laporan dan melaporkan kasus dugaan korupsi proyek ditubuh Kasatker Pengembangan Kawasan Kumuh dan Perbasatan Riau ini kepada pihak penegak hukum Polda Riau dan Kejati Riau,"Tegas Martin".(tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • PPK Edia Putra Diduga Lakukan Korupsi Proyek 5 Miliyar, LSM PEPARA: Akan Melaporkan Kepolda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved