www.riaukontras.com
| Aceh Darurat Kekerasan Seksual, Elemen Sipil Minta RUU PKS Masuk Prolegnas 2020 | | Satbrimob Pelopor Aramiyah Gotong Royong Bersama Warga Alur Meuku | | Reses Terakhir Desa Mudik Ulo, Komperensi Dapat Apresiasi dari Masyarakat  | | PT. PKLE Didepak Dari Hutan Magrove, LSM LASKAR Minta PT. Perkola Jangan Galau dan Lebay | | Raih WTP BPK-RI 9 kali berturut-turut Bupati Mursini di Apresiasi oleh ketua DPRD Kuansing  | | Praktisi Hukum, Apul Sihombing SH MH, Penegakan Hukum dalam Kasus Karhutla Jangan Ada Tebang Pilih
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
Langsa
Sadis !!!, Nurita Dibunuh Oleh Pasutri Polisi Ungkap Motif Pelaku
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 03-06-2020 - 14:07:17 WIB

TERKAIT:
 
  • Sadis !!!, Nurita Dibunuh Oleh Pasutri Polisi Ungkap Motif Pelaku
  •  

    LANGSA, RIAUKontraS.com - Personel Polres Langsa akhirnya berhasil mengungungkap dan menangkap pelaku pembunuhan, terhadap almarhumah Nurita (42 tahun), warga Dusun Kloneng, Desa Seunebuk Punti, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Korban ditemukan pada hari Selasa tanggal 10 Desember 2019 sekira pukul 14.00 Wib disalah satu Alur (Parit) di Gampong Batee Puteh Langsa Lama Kecamatan Langsa Lama Pemko Langsa.

    Korban dibunuh oleh Pasutri (Pasangan Suami Istri) yang juga teman almarhumah Nurita yaitu SU (38 tahun) dan istrinya IW (46 tahun), warga Dusun Cinta Masa, Gampong Benteng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur.

    Setelah melakukan pembunuhan, pelaku sempat berpindah pindah tempat. Setelah mengeksekusi korban, pelaku sempat tinggal di Gampong Matang Slimeng Kecamatan Langsa Barat. Pelaku berhasil diringkus di salah satu rumah di Gampong Lhokbani, Kecamatan Langsa Barat.

    Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo SIK kepada wartawan, Rabu 03/06/2020 mengatakan pelaku SU dan IW melakukan pembunuhan terhadap almarhumah Nurita karena ingin menguasai harta milik korban, berupa 1 buah cincin emas 15 Karat seberat 2 gram, 1 buah gelang emas 15 karat seberat 5 gram, 1 buah kalung emas 15 karat berat 3 gram dengan total keseluruhannya mencapai 10 gram, 1 unit sepeda motor Merk Honda Beat warna putih les biru tahun 2019, uang tunai sejumlah Rp 1.000.000, yang didalam bagasi sepmor korban dan 1 unit Handphone merek Samsung Galaxi Prime SM- G530H warna putih milik korban.

    Pembunuhan itu dilakukan dengan menggunakan kayu balok yang sudah di persiapkan. Takut korban masih hidup, kemudian pelaku kembali menusuk korban dengan sebilah pisau. Kemudian mayat korban dibuang ke parit (alur) di Gampong Bate Puteh Langsa Lama, dan akhirnya ditemukan oleh warga yang sedang mencari kepiting," jelas Iptu Arief.

    Barang bukti yang disita berupa 10 Gram emas milik korban yang sudah di leburkan, 1 unit sepeda motor Merk Honda Beat warna putih les biru tahun 2019, BL 3802 FAC (STNK BL 6623 UAC ) milik korban, 1 unit Handphone merek Samsung Galaxi Prime SM- G530H warna putih milik korban. 1 buah pisau bergagang kayu yang digunakan pelaku untuk menusuk korban, 1 unit Handphone warna hitam merek Nokia Model RM-1134 milik pelaku IW, 1 unit sepeda motor Merk motor Merk Jupiter warna hijau BL 6636 DAC berikut dengan STNK dan BPKB.

    Sedangkan uang Rp 1.000.000 dalam bagasi sepeda motor korban sudah habis digunakan oleh pelaku.

    Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Langsa. Pelaku dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 338 Yo 340 KUHPidana, serta Pasal 365 ayat (4) dengan ancaman pidana hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun penjara.

    Penulis: Muhammad Abubakar

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Sadis !!!, Nurita Dibunuh Oleh Pasutri Polisi Ungkap Motif Pelaku
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved