www.riaukontras.com
| Seorang Petani Karet Dimangsa Harimau, Beruntung Masih Selamat | | Masa Pandemi, Komoditas Pangan Indonesia Melejit di Pasar Mesir | | KPK Segera Menyidangkan Tersangka Alih Fungsi Hutan Eks Legal Manager Duta Palma Group | | Bupati Pelalawan Serahkan Bantuan Langsung Tunai Kepada Warga di Kecamatan Pangkalan Kuras | | Apresiasi Kapolda Riau dalam Penanganan Perkara Pencurian Tiga Tandan Sawit | | Ahli Hukum Pidana: Dimana Keadilan & Hati Nurani Mu
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 04 Juni 2020
 
Aceh Timur
Demo Penyaluran BLT DD Desa Seuneubok Pase, Camat Sungai Raya Usir Wartawan Dari Ruangan Kades
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 21-05-2020 - 17:31:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Demo Penyaluran BLT DD Desa Seuneubok Pase, Camat Sungai Raya Usir Wartawan Dari Ruangan Kades
  •  

    ACEH TIMUR, RIAUKontraS.com - Ratusan warga Desa (Kampung) Seuneubok Pase, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh, Kamis (21/05/2020) mendatangi kantor Desa setempat, untuk mempertanyakan Bantuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT DD) dampak Covid-19.

    Warga meminta bantuan dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2020 dari Anggaran Pembelanjaan Belanja Negara  (APBN) harus dibagi sama rata.

    Para warga semakin beringas, dan terjadi saling dorong antara warga dan aparat Kepolisian dari Polsek Sungai Raya, setelah Camat Kecamatan Sungai Raya Murdani ingin jadi pahlawan dengan mengambil mikrofon pengeras suara, untuk menenangkan warga. 

    Warga yang tidak terima dengan penjelasan Camat melakukan protes, kemudian terjadi aksi saling dorong. 

    Keadaan terkendali setelah Babinsa dari Koramil 12 Sungai Raya, Kodim 0104 Aceh Timur menenangkan situasi.

    Ratusan warga beransur keluar dari balai desa yang sebagian dijadikan Kantor Kepala Desa (Keuchik) setelah anggota DPRK Aceh Timur Irwanda tiba.

    Keuchik Gampong (Kepala Desa) Seneubok Pase M. Yusuf mengatakan, para pendemo rata rata warga yang telah mendapatkan bantuan dari sumber lain, dan karyawan serta orang mampu. Mereka ingin BLT DD harus dibagi sama.

    Ditambahkan, terdapat 32 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari keluarga mampu dan karyawan perkebunan mereka juga ingi mendapatkan bantuan dari dana desa.

    Kemudian Keuchik Gampong Seuneubok Pase M.Yusuf bersama Anggota DPRK Aceh Timur dari Partai Aceh Irwanda dan Camat Kecamatan Sungai Raya Murdani, melakukan lobi-lobi untuk mendapatkan pinjaman agar bisa di bayar Kepada masyarakat dan akan diganti dengan dana BLT APBK setelah cair nanti.

    Setelah nyakin pinjaman sudah terkumpul, Camat Kecamatan Sungai Raya Murdani, menghubungi Kapolsek Sungai Raya Iptu Kun Hidayat dan Komandan Koramil 12/Sungai Raya untuk datang ke ruangan Kepala Desa.

    Setelah Danramil dan Kapolsek Datang tiba tiba Camat Kecamatan Sungai Raya Murdani mengusir keluar perangkat Desa dan wartawan yang ada di ruangan Kepala Desa, "yang lain silahkan keluar tidak boleh ada di ruangan ini", hardik Camat Kecamatan Sungai Raya, apakah ada udang dibalik batu ???????.


    Penulis: Muhammad Abubakar

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Demo Penyaluran BLT DD Desa Seuneubok Pase, Camat Sungai Raya Usir Wartawan Dari Ruangan Kades
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved