www.riaukontras.com
| Banda Aceh dan Sawahlunto Bahas Kerja Sama Bidang Heritage | | Danang Wicaksana Didorong Maju Pilkada Sleman | | Apapun Profesi Anda, Maksimalkan dengan Ilmu Jurnalistik, Jangan Lupa ada Pelatihan 09/02/2020 | | Gerak Indonesia Sulbar Desak Menteri PUPR, Ka.Balai BP2JK Dicopot | | Bupati Suyatno Kunjungi Pondok Pesantren As-sunnah | | Ustad Das’ad Latif Dari Makassar Akan Isi Ceramah Maulid Raya di Blang Padang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 25 Januari 2020
 
Langsa
Kurang Pengawasan PTPN-I Aceh Setiap Tahun Rugi Puluhan Milyar
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 07-12-2019 - 17:59:05 WIB

TERKAIT:
 
  • Kurang Pengawasan PTPN-I Aceh Setiap Tahun Rugi Puluhan Milyar
  •  

    LANGSA, RIAUKontraS.com - Kurang pengawasan PTPN-I Aceh disebut rugi setiap tahun, hal itu mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya ialah dari salah seorang pensiunan PTPN-I Aceh di Langsa Syukri Cut Ali.

    Menurut Syukri Cut Ali, PTPN-I Aceh setiap tahun nya terus mengalami kerugian, "sejak 3 tahun terakhir, PTPN-I Aceh terus mencatat kerugian dimulai sejak tahun 2016 lalu, Sabtu (7/12/2019) di Jek Kupi Langsa.

    "Tahun 2016 PTPN-I Alceh rugi sebesar Rp 90,7 Miliar, di tahun 2017 rugi PTPN-I Aceh rugi sebesar Rp 95,1 Miliar, dan di 2018 PTPN-I Aceh mencatat kerugian sebesar Rp 123,7 Miliar.

    Pernyataan jajaran Direksi kata Syukri Cut Ali, merupakan pernyataan tidak masuk akal.

    Pada tahun 2019 tambah Syukri Cut Ali lagi, PTPN-I Aceh kembali mencatat kerugian Rp 80 Milyar.

    Lebih lanjut dikatakan dimasa konplik Aceh saja pada tahun 1989, hingga 2004 PTPN I Aceh di Langsa, tidak pernah mencatat kerugian dan juga tidak ada keluhan dari jajaran Direksi.

    Saat itu sambung Syukri Cut Ali lagi, "gaji berjalan dengan baik, pekerja tidak pernah terima gaji terlambat.

    Saat ini jajaran Direksi berani mengatakan PTPN-I Aceh di Langsa berani mengatakan pada 2019 perusahaan rugi hingga mencapai Rp 80 milyar.

    Harapan nya kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera menyusun kembali susunan organisasi PTPN-I Aceh (Restrukturisasi) agar manajemen PTPN-I Aceh lebih terkendali.

    Holding PTPN-I Aceh dengan PTPN-3 Medan ibarat orang menikah namun tidak pernah memberikan nafkah.

    Holding hanya nama belaka, sebenar PTPN-I dulu namanya PTP-I, masa itu tidak ada yang namanya Holding, namun perusahaan tidak pernah mencatat rugi, padahal saat itu Aceh dilanda konflik, dengan produksi yang terbatas akibat kondisi Aceh saat itu, namun produksi nya lancar, "pungkas Syukri Cut Ali.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kurang Pengawasan PTPN-I Aceh Setiap Tahun Rugi Puluhan Milyar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved