www.riaukontras.com
| Terus Merugi Likwidasi atau Marger Solusi Untuk PTPN-I Aceh | | Gawat Proyek Ratusan Juta Ditengah Rawa Tidak Berfungsi | | Usai Dikerjakan Proyek Desa Abruk, Kata Kades Itu Tanggung Jawab Rekanan PU | | Kurang Pengawasan PTPN-I Aceh Setiap Tahun Rugi Puluhan Milyar | | Wali Kota Minta Jamaah Amalkan Isi Ceramah UAS | | Pegadaian Aceh Gelar Seminar Cinta Haji
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 08 Desember 2019
 
Banda Aceh
Pemko dan BI Sosialisasi Elektronifikasi Pelabuhan Ulee Lheue
Editor: Muhammad Abubakar | Minggu, 01-12-2019 - 20:50:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemko dan BI Sosialisasi Elektronifikasi Pelabuhan Ulee Lheue
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pehubungan bekerjasama dengan perbankan mengelar sosialisasi pembayaran non tunai untuk akses memasuki pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue.

    Sosiaisasi ini digelar di arena Car Free Day (CFD), Minggu (1/12/2019).

    Sosialisasi ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Kepala BI Perwakilan Aceh Zainal Arifin Lubis, SekdakotaBahagia, Ketua TP PKK Hj Nurmiaty AR, Kadishub Muzakkir Tulot, dan para Kepala SKPD jajaran Pemko Banda Aceh. Hadir juga para pimpinan perbankan yang menjadi mitra pemko pada program ini, yakni pimpinan Bank Mandiri, BCA, BNI, Bank Aceh Syariah dan BNI Syariah. 

    Semua lembaga keuangan ini kemudian ikut menyosialisasikan kartu pembayaran elektronik, produk mereka yang nanti dapat digunakan masyarakat saat memasuki kawasan Ulee Lheue. Ada e-money dari Mandiri, BRIZZI (BRI), TapCash (BNI) TapCash iB (BNI Syariah) dan Flazz (BCA).

    Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan penerapan transaksi elektronifikasi sistem pembayaran non tunai ini direncanakan grand launching-nya pada pertengahan Desember. Sementara sosialisasi terus dilakukan hingga tiga bulan kedepan agar seluruh masyarakat segera memiliki kartu tersebut.

    “Mulai pertengahan desember ini, masyarakat yang ingin masuk ke pelabuhan penyebrangan Ulee Lheue bisa menggunakan kartu-kartu dari produk perbankan tersebut dan kartu members (kartu gemilang) yang dikeluarkan Dishub,” kata Aminullah.

    Program ini, kata Wali Kota diberlakukan dalam rangka memanfaatkan tekhnologi untuk transparansi dan mencegah terjadinya pungli.

    “Dengan penerapan pembayaran non tunai ini tidak ada peluang untuk pungli, karena langsung masuk ke kas daerah. Dengan begitu PAD juga akan meningkat,” ungkapnya.

    “Selain itu kebijakan ini juga dalam rangka menyukseskan program Gerakan Nasional  Non-Tunai (GNNT) yang diluncurkan Bank Indonesia,” tambah Aminullah.

    Kata Wali Kota, elektonifikasi ini merupakan program unggulan Banda Aceh dalam menindaklanjuti program Banda Aceh Smart City.

    CFD edisi minggu ini berlangsung meriah, ribuan masyarakat kota sudah memadati lokasi Jl Tgk Daud Beureueh sejak pukul 07.00 Wib. Mereka menghabiskan akhir pekan bersama keluarga dengan mengikuti berbagai kegiatan yang digelar Pemko di CFD.

    Ratusan anak-anak juga terlihat antusias mengikuti lomba mewarnai.

    Dalam kesempatan ini, Wali Kota besama Kepala BI juga ikut membagi-bagikan hadiah menarik berupa doorprize kepada masyarakat.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemko dan BI Sosialisasi Elektronifikasi Pelabuhan Ulee Lheue
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved