www.riaukontras.com
| Komperensi: Mari Kita Bergotong Royong Lawan Corona | | Team Pengabdian Mahasiswa Universitas Riau, melakukan Penyemprotan di Kawasan Rumah Warga | | Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing | | IWO Inhil Terus Membuka Donasi Melalui Posko Relawan Covid-19 | | Polres Bintan Giatkan Budidayakan Ikan Tawar | | IWO Inhil Kembali Salurkan 20 Paket Sembako Kepada Masyarakat Sungai Beringin
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 01 Juni 2020
 
Banda Aceh
Wali Kota Didik Service Exellent Pegawai MPP
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 30-11-2019 - 10:36:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Wali Kota Didik Service Exellent Pegawai MPP
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Sekdako Bahagia melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Pegawai Pelayanan Publik, Jumat (29/11/2019) di lantai III BKPSDM Kota Banda Aceh.

    Kegiatan Workshop yang dimaksudkan untuk menuju kepada Pelayanan Kualitas Prima tersebut digelar pihak Diklat BKPSDM dan diikuti 30 peserta yang berasal dari Disdukcapil, BKPP, DPMPTSP, Baitul Mal dan PUPR. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis dan Jumat (28 s/d 29 November). Para peserta workshop tersebut adalah para pegawai yang selama ini bekerja di bagian pelayanan publik di dinas masing-masing. 

    Pengoperasian secara formal (launching) MPP akan dilakukan pada 3 Desember mendatang. 

    Dalam arahannya, Aminullah menyatakan bahwa dirinya mempertaruhkan banyak hal agar MPP menjadi contoh terbaik di Sumatra dan juga di Indonesia. 

    “Hari ini saya datang kemari sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan prima kepada masyarakat. Saya berharap komitmen tersebut juga Anda berikan sesuai dengan penugasan Anda masing-masing” kata Aminullah.

    "Kita harus memberikan pelayanan terbaik. Hal ini hanya mungkin jika kita bersikap profesional terus menerus disertai dengan tanggung jawab yang tinggi” imbuhnya lagi.

    Aminullah mengatakan bahwa dirinya yang pernah bekerja dan kemudian memimpin Bank Aceh selama beberapa periode, sedikit tidaknya memahami apa yang harus dilakukan dalam memberikan pelayanan kepada publik. 

    Namun, katanya, situasi kini sudah berubah, teknologi semakin maju, harapan masyarakat juga semakin tinggi. Karena itu, mantan dirut Bank Aceh 2000-2010 ini meminta agar para peserta workshop paham betul arti pelayanan prima (service excellent) dalam konteks kekinian. 

    Ia pun menerangkan, setiap peserta harus knowledgeable (memiliki pengetahuan) tentang hal yang menjadi tugasnya, termasuk mengenai peraturan yang berlaku. 

    Di samping itu, para peserta harus menguasai teknologi informasi, memiliki sopan santun, penampilan yang menarik (personal presentation), murah senyum, dan fokus dalam bekerja. 

    “Di atas semua itu, anda semua harus paham pengetahuan dan keahlian berkomunikasi, baik dalam bentuk face-to-face dengan orang yang mencari pelayanan maupun dalam bentuk presentasi atau penyuluhan” kata Aminullah.  

    Bertindak sebagai tutor dalam dua hari kegiatan workshop itu adalah Saifuddin Bantasyam SH MA dari Fakultas Hukum Unsyiah yang sekaligus peminat dan pelatih komunikasi publik. 

    Ia menjelaskan bagaimana melakukan komunikasi yang efektif, kualitas dan keahlian apa yang harus dimiliki oleh front desk officer, bagaimana mendengar yang baik, dan penggunaan bahasa tubuh saat berkomunikasi adalah beberapa hal yang disampaikan dan didiskusikan selama workshop berlangsung. 

    Pada hari kedua kegiatan, juga dilakukan simulasi-simulasi atas sejumlah situasi yang didasarkan pada pengalaman para peserta selama ini.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Wali Kota Didik Service Exellent Pegawai MPP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved