www.riaukontras.com
| Raih WTP BPK-RI 9 kali berturut-turut Bupati Mursini di Apresiasi oleh ketua DPRD KuansingĀ  | | Praktisi Hukum, Apul Sihombing SH MH, Penegakan Hukum dalam Kasus Karhutla Jangan Ada Tebang Pilih | | Polisi Lidik Pelaku Kembakaran Lahan Kecamatan Rangsang | | Ditpolair Polda Riau Selamatkan Kerugian Negara 4,9 Milyar | | Kunker Kapolres Bengkalis ke Pembibitan Kayu Gerunggang | | Masa New Normal, Satlantas Polres Siak, Gencar Sosialisasikan Protokol Kesehatan, Tempel Stiker
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 08 Juli 2020
 
Banda Aceh
FAKSI Minta Sipir Yang Lepas Big Bos Narkoba Dihukum Mati
Editor: Muhammad Abubakar | Jumat, 22-11-2019 - 10:32:47 WIB

TERKAIT:
 
  • FAKSI Minta Sipir Yang Lepas Big Bos Narkoba Dihukum Mati
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny Hariyanto, mengaku sangat geram atas prilaku petugas sipir Langsa, yang dengan sengaja melepas seorang narapidana kasus narkoba yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Langsa. Dia menyatakan sebaiknya petugas tersebut dihukum mati.

    Kaburnya napi yang disebut-sebut adalah bos narkoba itu, atas bantuan seorang oknum petugas sipir penjara.

    "Negeri ini bisa jadi negeri mafia bila Bos narkoba dibantu kabur sipir penjara, jadi hukum mati saja petugasnya biar jera, kalau tidak nanti kejahatannya menular dan ditiru, sebab narkoba sangat berbahaya dan mengancam kehidupan," kata Ronny, Jumat 22 November 2019.

    Ronny mengaku sangat geram dan heran atas prilaku sipir yang seharusnya taat hukum dan memastikan seseorang yang bersalah untuk menjalani hukumannya demi tegaknnya keadilan.

    " Ibarat pagar makan tanaman, prilaku sipir itu telah meruntuhkan citra hukum di negeri ini, dan menginjak - injak keadilan, sehingga orang - orang tak berdaya saja yang benar - benar meringkuk di penjara," ketus eks Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Aceh itu.

    Ronny berharap penegak hukum memberikan hukuman terberat bagi sipir tetsebut atas kejahatan luar biasa.

    "Bayangkan saja, polisi sudah susah payah menangkap, jaksa menuntut dan hakim memvonis, taunya dia yang lepasin, berapa besar biaya kerugian negara  serta bahaya yang diakibatkan oleh itu semua bagi publik," pungkas Ronny, sembari berharap semua pihak memantau perkembangan kasus tersebut hingga tuntas.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • FAKSI Minta Sipir Yang Lepas Big Bos Narkoba Dihukum Mati
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved