www.riaukontras.com
| Pilot Batik Air Terserang Serangan Jantung, Pesawat Mendarat Darurat di Bandara El Tari Kupang | | Diduga KKN Pengadaan Mesin dan Bibit Padi IF8 Diluar BUMG | | Polri Menghimbau, Oknum Polisi Peminta Proyek Laporkan Melalui No.HP: 081384682019 | | IMO Indonesia Gelar Dialog Nasional 'Pers Pemersatu Bangsa' di Jakarta Timur | | Wali Kota Jamu HIMAPOL Indonesia | | Pejabat dan Tokoh Aceh Terima Anugerah Insan Cinta Al-Quran BKPRMI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 18 November 2019
 
Banda Aceh
Wali Kota Minta Pelaku UMKM Manfaatkan KUR
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 22-10-2019 - 21:00:31 WIB

TERKAIT:
 
  • Wali Kota Minta Pelaku UMKM Manfaatkan KUR
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kota Banda Aceh untuk dapat memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam mengembangkan usahanya. 

    Hal ini disampaikan Aminullah saat membuka Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), Selasa (22/10/2019) di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh.

    "Aminullah menyampaikan UMKM di Banda Aceh menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar.

    Sektor ini memiliki peran bagi peningkatan perekonomian rakyat. Karenanya perlu peningkatan-peningkatan berupa program pengembangan dalam meningkatkan strategi bisnis, salah-satunya melalui peningkatan akses pembiayaan, yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR).

    Karenanya, lanjut Aminullah Pemko memfasilitasi para pelaku UMKM dengan menggelar sosialisasi KUR ini dalam rangka mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil, mikro dan koperasi di Banda Aceh.

    Lanjutnya, permodalan menjadi salah-satu kendala yang dihadapi UMKM. Karenanya, lewat kegiatan sosialisasi ini Pemerintah Kota berupaya memfasilitasi mempertemukan Perbankan dengan para pelaku UMKM di Banda Aceh.

    “Pemko memfasilitasi untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan Perbankan. Disini dijelaskan dengan detail seperti apa program KUR dan mekanisme pencairan kredit tersebut,” ungkap Aminullah.

    Pemko sendiri, lanjut Aminullah juga telah membentuk Lembaga Keuangan Mikro, PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS). Keberadaan MMS ini untuk memberikan bantuan permodalan bagi usaha kecil dan menengah di Banda Aceh.

    “Selain untuk membantu modal, melalui MMS Pemko juga ingin memutus ketergantungan para pelaku usaha kecil kepada rentenir,” kata Wali Kota.

    Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menyampaikan dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya UMKM, Pemko juga telah melakukan berbagai kegiatan, seperti pelatihan, pendampingan, bantuan peralatan usaha dan kegiatan edukasi melalui event Car Free Day (CFD) dan berbagai event lainnya.

    Terkait dengan sosialisasi ini, Wali Kota berharap para pelaku UMKM di Banda Aceh memiliki pengetahuan dan memahami lebih lanjut akses pembiayaan melalui program KUR.

    “Harapan kita akan tumbuh UMKM yang berdaya saing dan menjadi tulang punggung perekonomian rakyat,” harapnya.

    Dengan program-program pemberdayaan ekonomi yang telah dilakukan, angka kemiskinan dan pengangguran di Banda Aceh saat ini telah menunjukkan angka penurunan.

    “Pada 2018, angka kemiskinan turun menjadi 6,78 % dari 7,44 % pada tahun 2017. Angka ini jauh lebih baik dari angka Provinsi Aceh, yakni 15,2 %. Sementara angka pengangguran turun menjadi 7,29 % pada tahun 2018 dari 7,75 %, di tahun 2017,” ungkap Aminullah.

    Dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi yang terus dijalankan oleh Pemko Banda Aceh, Aminullah optimis angka kemiskinan dan pengangguran di Banda Aceh akan bisa ditekan lagi.

    Ketua Panitia pelaksana sosialisasi yang juga Kabag Perekonomian Setdakota Banda Aceh, Muhammad Ridha menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh 60 pelaku UMKM di Banda Aceh.

    “Kegiatan ini digelar bagian dari inplementasi UU Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil dan menengah yang kemudian diatur lagi dengan Permen Nomor 11 tahun 2017 tentang pedoman pelaksanaan KUR,” jelas M Ridha.

    Kata Ridha, pada sosialisasi ini, panitia menghadirkan sejumlah pemateri dari unsur Perbankan, yakni Yason Taufik Akbar, Manager Analis Tim Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Aceh.

    Kemudian Sufyan Hasan, Micro Banking Cluster Manager Bank Mandiri Area Banda Aceh. Selanjutnya tampil juga Asisten Manager Bisnis Kecil dan Kemitraan Kanwil BRI Banda Aceh, Dewi Andayani dan Yusaini dari BNI Cabang Banda Aceh.

    “Para pemateri ini menjelaskan seperti apa mekanisme dan syarat-syarat untuk mendapatkan KUR sebagai modal usaha. Para peserta juga bisa menanyakan langsung hal-hal yang dirasa kurang jelas kepada pemateri,” tutup M Ridha.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Wali Kota Minta Pelaku UMKM Manfaatkan KUR
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved