www.riaukontras.com
| Literasi Gemar Membaca, Pemerintah Dorong Sekolah dan Gampong Miliki Perpustakaan | | Ketua DPRD Inhil Ucapkan Selamat Kepada Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin, Terimakasih TNI Dan Polri | | Menyedihkan Balita 1,5 Tahun Jadi Petualang Jalanan Club Vespa Sikuter | | Wali Kota Minta Pelaku UMKM Manfaatkan KUR | | Karhutla Tanggung Jawab Bersama Mencegah Kabut Asap | | Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Lapangan Volly Karang Taruna
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 24 Oktober 2019
 
Banda Aceh
Wali Kota Tandatangani Komitmen Bersama Banda Aceh Smart City
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 09-10-2019 - 10:25:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Wali Kota Tandatangani Komitmen Bersama Banda Aceh Smart City
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menandatangani komitmen bersama Banda Aceh Smart City bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh, Selasa (8/10/2019) di Aula lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh. Turut menandatangani komitmen ini, Sekdakota Bahagia, para Kepala SKPD jajaran Pemko, para pimpinan kampus dan sejumlah komunitas masyarakat.

    Penandatanganan komitmen bersama ini dilakukan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) smart city. Bimtek ini sudah memasuki pada tahap ke empat dimana memasuki tahap penandatanganan komitmen bersama.

    Wali Kota sendiri didapuk menjadi pemateri pada kegiatan Bimtek ini. Ia menyampaikan seluruh rangkaian proses penyusunan Buku 1 dan Buku 2 Masterplan Smart City Banda Aceh telah selesai. Selama kurang lebih empat bulan telah dilaksanakan Bimtek yang didampingi oleh tim pembimbing dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 

    Kata Aminullah, Masterplan Smart City Kota Banda Aceh disusun oleh tim penulis dengan mengumpulkan masukan dan diskusi dari tim pelaksana yang berasal dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh dan masyarakat sehingga terbentuk sebuah ekosistem smart city, yaitu keterlibatan seluruh stakeholder baik pemerintah maupun swasta yang bersinergis dan berkolaborasi serta bersepakat bahwa program smart city merupakan gerakan bersama dan berkelanjutan.

    “Dalam menyusun masterplan ini, tim pelaksana smart city tetap memperhatikan kearifan lokal dalam menyusun program-programnya dengan harapan seluruh program Smart City Kota Banda Aceh dapat diterima dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Wali Kota.

    Tujuan dari penyusunan masterplan ini, kata Wali Kota untuk menyusun perencanaan dan pengembangan Smart City Kota Banda Aceh melalui pendekatan enam dimensi, yaitu smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environment secara sistematis, efektif, efesien, logis, kondisional, parsitipatif dan realistis sesuai dengan kebutuhan Kota Banda Aceh dalam jangka pendek, menengah dan panjang sehingga dapat mewujudkan kota yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pemerintah Kota Banda Aceh yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

    Visi pengembangan Smart City di Kota Banda Aceh adalah, Menjadi Kota Pintar Islami yang inovatif dan Kompetitif. Visi Smart City Kota Banda Aceh dapat dijabarkan dalam tiga kata penting yaitu Kota Pintar Islami, Inovatif dan Kompetitif.

    Wali Kota kemudian menjelaskan, Kota Pintar yang Islami dapat diwujudkan dengan cara mendasarkan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan kehidupan sosial kemasyarakatan yang dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan demokratis sesuai syariah Islam yang sesuai dengan identitas lokal Kota Banda Aceh.

    Inovatif, dapat membangun masyarakat yang tak kenal lelah dalam belajar dan berbagai ilmu termasuk teknologi untuk meningkatkan pengetahuan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan cerdas, sehingga terwujud peningkatan kualitas hidup, dengan tata kota yang indah, nyaman, aman, dan bebas polusi secara berkelanjutan. Dengan demikian pada akhirnya kota Banda Aceh menjadi kota yang pintar, hijau tangguh dan layak huni yang berkelanjutan.

    Sedangkan kompetitif dapat diwujudkan dengan cara membentuk masyarakat Kota Banda Aceh menjadi masyarakat yang cerdas yang berdaya saing tinggi dan memiliki ekosistem perkotaan yang maju dengan memiliki ciri khas masyarakat yang menghargai nilai lokal, berpendidikan tinggi, masyarakat yang berpikiran terbuka, kreatif dan fleksibel, dan juga masyarakat yang berbasis teknologi informasi.(Muhammad Abubakar/Rls)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Wali Kota Tandatangani Komitmen Bersama Banda Aceh Smart City
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved