www.riaukontras.com
| Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik | | Masyarakat Nias Menyerukan Keadilan Serta Tegaknya Supermasi Hukum | | Kabupaten Siak Bersiap Ikuti Lomba Implementasi Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional | | Rapat Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD | | Proyek Multiyears Jalan Duri-Sei Pakning di Kab Bengkalis Masuk Tahap II Oleh Penyidik KPK | | Oknum Honorer Damkar di Koto Gasib, Gagahi Anak Dibawah Umur
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 06 Juni 2020
 
Banda Aceh
Wali Kota Ajak Praktisi Akuntansi Pahami Qanun LKS Secara Menyeluruh
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 07-10-2019 - 21:46:47 WIB

TERKAIT:
 
  • Wali Kota Ajak Praktisi Akuntansi Pahami Qanun LKS Secara Menyeluruh
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SEAk MM mengajak seluruh praktisi akuntansi atau akuntan untuk memahami Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) secara menyeluruh.

    Seperti diketahui, Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 Tentang LKS mengamanatkan seluruh lembaga keuangan di Aceh untuk menerapkan sistem syariah per 2020 mendatang. Proses konversinya ditargetkan rampung pada 2023.

    Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Workshop Akuntansi Syariah yang digelar Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Aceh di Hotel Grand Permata Hati, Senin (7/10/2019).

    Menurutnya, pemahaman secara menyeluruh terhadap qanun yang mengharuskan semua lembaga keuangan di Aceh untuk menerapkan sistem syariah itu sangat penting.

    "Dengan begitu, para akuntan dapat mengedukasi masyarakat perihal nilai-nilai positif yang terkandung dalam pengembangan ekonomi keuangan berbasis Islam/Syariah ini," ungkapnya.

    Untuk itu, ia mengharapkan para akuntan untuk selalu meng-update keilmuan dan pengetahuan tentang perbankan Islam agar bisa memenuhi tuntutan publik pengguna jasa. "Diperlukan kegiatan belajar secara berkesinambungan dan terus-menerus oleh profesional akuntan."

    Ia menambahkan, Pemko Banda Aceh juga tak pernah berhenti untuk terus mengajak seluruh lembaga keuangan, baik perbankan ataupun non perbankan, untuk memberikan solusi terbaik bagi warga kota; "beralih kepada sistem pengelolaan keuangan yang sesuai dengan tuntutan Syariat Islam," ungkapnya lagi.

    Ketua Dewan Penasehat IAI Aceh ini juga berharap kegiatan tersebut dapat memajukan serta mempercepat pertumbuhan industri-industri keuangan yang berbasis syariah di Banda Aceh. "Sehingga secara khusus hal ini akan menumbuhkan kedekatan warga kota dengan keuangan berbasis syariah," pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua IAI Aceh Dr Nadirsyah SE MSi AkCA menekankan perbedaan mendasar operasional bank maupun lembaga keuangan syariah lainnya dengan yang konvensional.

    "Baik terkait bagi hasil, tatacara bagi hasil, serta dampaknya pada sistem pelaporan keuangan yang selama ini berjalan. Oleh karenanya, diperlukan sosialisasi oleh semua pihak terkait, yang salah satunya via workshop hari ini," katanya.

    Workshop yang diikuti oleh para praktisi akuntan dari sejumlah lembaga keuangan baik perbankan maupun non perbankan, serta kalangan akademisi itu, akan berlangsung hingga Selasa (8/10) besok.

    IAI Aceh menghadirkan dua narasumber utama yakni Direktur Pengembangan Kompetensi dan Implementasi Standar Akuntasi Keuangan (SAK), Yakub dan Anggota Dewan Penguji Sertifikasi Akuntansi Syariah IAI, Wiroso.(Muhammad Abubakar/Rls)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Wali Kota Ajak Praktisi Akuntansi Pahami Qanun LKS Secara Menyeluruh
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    9 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    10 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved