www.riaukontras.com
| Berikut Johansyah Menyikapi Rencana LSM Membawa Kasus Videotron Bengkalis ke Ranah Hukum | | Putri Asal Minang Kembangkan Usaha Catering di Jogja | | Kasus Videotron di Bengkalis Akan Dibawa ke Ranah Hukum | | Surat Keuchik Buket Seuleumak Untuk Bupati Bagaikan Tulisan Murid SD | | Diduga Nikahi Wanita Bersuami Dengan KTP Ganda Keuchik Alue Tuwi di Pecat dan Terancam Pidana | | Diduga Cabuli Anak Tetangga Umur 5 Tahun, Seorang Mahasiswa di Tangkap Polisi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 31 Mei 2020
 
Banda Aceh
Punge Blang Cut dan Jaya Baru Jadi Gampong Layak Anak
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 19-09-2019 - 17:54:55 WIB

TERKAIT:
 
  • Punge Blang Cut dan Jaya Baru Jadi Gampong Layak Anak
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mencanangkan Gampong Punge Blang Cut sebagai Gampong Layak Anak dan Kecamatan Jaya Baru sebagai Kecamatan Layak Anak.

    Pencanangan Punge Blang Cut dan Jaya Baru sebagai gampong dan kecamatan layak anak ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Wali Kota, Kamis (19/9/2019) di halaman UPTD Kapal Apung, desa setempat.

    Turut mendampingi Wali Kota, Ketua TP PKK, Hj Nurmiaty AR, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Media Yulizar, ketua DPRK Banda Aceh, Tati Meutia, Camat Jaya Baru, T M Syukri Wardana, Keuchik Punge Blang Cut, Armaya Surya dan sejumlah SKPK lainnya.

    Dalam sambutannya, Aminullah mengatakan, pencanangan Gampong Punge Blang Cut dan Jaya Baru sebagai gampong dan kecamatan layak anak sesuai dengan target Pemko pada tahun 2021 nanti untuk dapat menjadi Kota Layak Anak (KLA) sesuai dengan kriteria tertinggi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

    Saat ini Banda Aceh telah ditetapkan sebagai kota layak anak Kategori Madya, dan akan terus ditingkatkan lagi.

    "Dalam hal ini Pemko menunjukkan komitmen tinggi, kita ingin naik kelas lebih cepat. Tentu semua ini tidak bisa berjalan dengan sendirinya, dibutuhkan seluruh dukungan dari elemen masyarakat untuk bergerak bersama mewujudkannya,” kata Wali Kota.

    Tujuan daripada ini semua, lanjutnya, adalah menjadikan Kota Banda Aceh sebagai Kota Layak Anak dalam jangka waktu empat tahun, yaitu sejak 2017.

    Aminullah juga menyampaikan kepada orang tua agar diberikan bimbingan dengan baik kepada anak. “Kami meminta pengawasan kepada setiap orang tua terhadap anak agar tidak menjadi korban trafficking, pelecehan seksual, dan juga bahaya peredaran narkoba. begitu kepada aparat gampong serta pihak berwajib untuk menjalankan fungsi pengawasan sehingga setiap anak dipastikan mendapat perlindungan yang layak di kota ini,” pintanya.

    Kedepannya Pemko juga akan menggalakkan berbagai program dalam rangka memberdayakan anak, diantaranya masjid ramah anak, sekolah ramah anak hingga tempat-tempat pelayanan publik.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Media Yulizar mengatakan dengan telah dicanangkannya Punge Blang Cut sebagai gampong layak anak maka sudah tujuh gampong di Banda Aceh yang tercatat sebagai gampong layak anak. Sebelumnya gampong yang sudah dicanangkan adalah, Gampong Lamjabat, Gampong Lampaloh, Gampong Lampoh Daya, Gampong Kota Baru, Gampong Lamlagang dan Lamseupeung.

    Sementara pencanangan Jaya Baru menuju kecamatan layak anak merupakan kecamatan keempat di Kota Banda Aceh setelah Kuta Alam, Banda Raya dan Lueng Bata.

    Lanjutnya, apa yang telah dilakukan DP3AP2KB merupakan komitmen Pemko dibawah kepemimpinan Amin-Zainal untuk terus meningkatkan pemenuhan hak-hak anak, khususnya empat hak dasar anak, yaitu, hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan dan hak partisipasi.(Muhammad Abubakar/Rls)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Punge Blang Cut dan Jaya Baru Jadi Gampong Layak Anak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved