www.riaukontras.com
| Punge Blang Cut dan Jaya Baru Jadi Gampong Layak Anak | | Lepas Kafilah MTQ Banda Aceh, Wali Kota Siapkan Bonus Terbaik | | Diduga Lakukan Pembakaran Lahan Pria 60 Tahun Diamankan Polisi | | Dandim 0314/Inhil Ikuti Sertijab Bersama 3 Dandim Lainnya | | Anggota DPRD Siak Periode 2019-2024 Resmi Dilantik | | Zulkifli, Ditetapkan Jabat Ketua Sementara DPRD Siak
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 19 09 2019
 
Aceh Utara
Tidak Puas Dengan Pertanggung Jawaban Dana BUMG, Warga Laporkan Keuchik ke RPKM Mapolres Aceh Utara
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 02-09-2019 - 22:59:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Tidak Puas Dengan Pertanggung Jawaban Dana BUMG, Warga Laporkan Keuchik ke RPKM Mapolres Aceh Utara
  •  

    ACEH UTARA, RIAUKontraS.com - Masyarakat Ule Rubek Timu Kecamatan Seunuddon, Senin (02/09/2019) melaporkan Keuchik (Kepala Desa) setempat ke Ruang Pengaduan Komplain Masyarakat (RPKM) Mapolres Aceh Utara di Lhoksukon.

    Laporan itu dibuat atas dugaan penyalahgunaan alokasi dana Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Samudra Pasee dari Anggaran Dana Desa (ADD) yang digunakan untuk sewa menyewa tanah sawah yang diduga dilakukan oleh oknum Keuchik Ulee Rubek Timu.

    Warga yang datang diwakili oleh ketua Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Dahrul Fuadi, Kepala Dusun (Kadus) Dusun Keude Murhaban, Amir Yusuf (Tokoh Masyarakat), Bukhari (Anggota Tuha Peut), Rusli (Tokoh Pemuda).

    Kepada media ini, di ruangan tunggu Ruang Pengaduan Komplain Masyarakat (RPKM) Resot Aceh Utara, Senin (02/09/2019) para pelapor menyebutkan, laporan itu dibuat ke Polres dikarenakan masyarakat Ulee Rubek Timu tidak puas dengan Keuchik yang dianggap tidak transparan dalam sewa menyewa tanah sawah dengan dana BUMG.

    Selain itu masyarakat juga tidak puas dengan Muspika Kecamatan Seunuddon karena dianggap lamban dalam menangani laporan dari warga.

    Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya kami dari pihak masyarakat sudah pernah melaporkan hal tersebut ke pihak Muspika Kecamatan Seunuddon, "namun tidak ada tindak lanjut, mereka (Muspika RED) meminta kami membuat  laporan tertulis, makanya kami turun ke lapangan melakukan pengecekan terhadap nama nama pemilik tanah sawah yang di sebut kan oleh Keuchik, setelah ditelusuri kami menemukan sebagian dari nama pemilik dan objek yang disebut oleh Keuchik tidak jelas (tidak bisa dipertanggung jawabkan) karena tidak memiliki kwitansi perjanjian gadai, "jelas Dahrul Fuadi yang diamini oleh yang lainnya.

    Berdasarkan data yang diperoleh media ini, dugaan penyalahgunaan dana BUMG sudah terjadi sejak 2017 hingga mencapai puluhan juta rupiah.

    Sementara Keuchik Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara Hasnawi saat hendak di konfirmasi media ini, Selasa (02/09/2019) sedang tidak berada di rumahnya, begitu juga nomor kontak henpon selulernya tidak aktif, henponnya kembali aktif pada pukul 22:00 Wib, namun setelah beberapa kali dihubungi juga tidak ada jawaban.

    Menurut istrinya kepada media ini menyebutkan, Hasnawi sudah keluar rumah sejak pagi hari, "sudah dari pagi bapak keluar belum tau kapan pulangnya, biasa kalau pulang malam nanti, henponnya juga tidak aktif dari tadi, "jelas istri Keuchik.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Tidak Puas Dengan Pertanggung Jawaban Dana BUMG, Warga Laporkan Keuchik ke RPKM Mapolres Aceh Utara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved