www.riaukontras.com
| Disdikbud Rohil Gelar Penyusunan Soal Ujian Sekolah | | Suwandi: Kelola Sampah jadi Pupuk Organik | | PJC akan Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis bagi Generasi Muda Karimun | | Ketua PPS Desa Sifahandro Diduga gelapkan Dana Operasional PPS 2019 | | Pemko Banda Aceh Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak | | Bupati Kampar Angkat Bicara Terkait Kades Tersangkut Korupsi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 26 Februari 2020
 
Aceh Timur
Lemkaspa Minta Pelaku Intimidasi Terhadap wartawan Segera Diproses Hukum
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 10-08-2019 - 22:17:24 WIB

TERKAIT:
 
  • Lemkaspa Minta Pelaku Intimidasi Terhadap wartawan Segera Diproses Hukum
  •  

    ACEH TIMUR, RIAUKontraS.com - Ketua Lembaga Kajian Strategis dan Kebijakan Publik (Lemkaspa) Cabang Aceh Timur, Sanusi Madli meminta pihak keamanan Aceh Timur untuk mengusut tuntas kasus teror terhadap wartawan Modusaceh pada (8/8/2019).

    Kepada media Sanusi Madli menjelaskan Kasus intimidasi terhadap wartawan Modusaceh harus diusut secara tuntas oleh pihak kepolisian. Kasus yang menimpa salah satu rekan wartawan yang bertugas dilapangan tidak bisa kita toleril. kita percaya polisi bisa mengusut kasus ini sampai tuntas, hingga diketahui siapa pelakunya,” ujar sanusi kepada media Sabtu (10/8/2019).

    Mantan Ketua DPM Unsyiah ini menyampaikan, kasus teror yang terjadi terhadap wartawan sudah berulang kali terjadi di Aceh, setelah kasus teror terhadap wartawan serambi beberapa waktu yang lalu di Aceh Tenggara, kini teror kembali terjadi di Aceh Timur.

    “Kasus teror terhadap wartawan akan terus terjadi apabila tidak ada tindakan tegas dari pihak keamanan untuk memgusuy secara tuntas pelaku, maka hal ini tidak boleh dibiarkan karena dapat mengganggu kenyamanan kerja awak media, sehingga dikhawatirkan para wartawan ragu-ragu dan takut dalam memberitakan informasi kepada publik, "ucap Sanusi

    Sanusi berharap, kepada semua pihak dapat menahan diri dan dapat menempuh jalur hukum apabila pemberitaan yang memberatkan atau cenderung fitnah.

    “Masih ada jalur lain yang disediakan Negara apabila ada pemberitaan yang memberatkan selain jalur klarifikasi, yakni jalur hukum, dengan mengacu kepada UU Pers, sehingga jalur kekerasan atau teror ala preman tidak lagi terjadi dinegeri syariat,” harap Sanusi.(Muhammad Abubakar/Rls)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Lemkaspa Minta Pelaku Intimidasi Terhadap wartawan Segera Diproses Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    3 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
    4 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    5 Ahok Akhirnya "Mundur"
    6 SADAM Lakukan Demo Ke Kantor DPRD Bengkalis
    7 Jangan Hanya Pencitraan, Jokowi Harus Tahu KLHK Telantarkan Usulan Masyarakat Penjaga Hutan di Siak
    8 Plt Bupati Pelatihan Buka Resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kab.Bengkalis
    9 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    10 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved