www.riaukontras.com
| Punge Blang Cut dan Jaya Baru Jadi Gampong Layak Anak | | Lepas Kafilah MTQ Banda Aceh, Wali Kota Siapkan Bonus Terbaik | | Diduga Lakukan Pembakaran Lahan Pria 60 Tahun Diamankan Polisi | | Dandim 0314/Inhil Ikuti Sertijab Bersama 3 Dandim Lainnya | | Anggota DPRD Siak Periode 2019-2024 Resmi Dilantik | | Zulkifli, Ditetapkan Jabat Ketua Sementara DPRD Siak
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 19 09 2019
 
Aceh Timur
Lemkaspa Minta Pelaku Intimidasi Terhadap wartawan Segera Diproses Hukum
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 10-08-2019 - 22:17:24 WIB

TERKAIT:
 
  • Lemkaspa Minta Pelaku Intimidasi Terhadap wartawan Segera Diproses Hukum
  •  

    ACEH TIMUR, RIAUKontraS.com - Ketua Lembaga Kajian Strategis dan Kebijakan Publik (Lemkaspa) Cabang Aceh Timur, Sanusi Madli meminta pihak keamanan Aceh Timur untuk mengusut tuntas kasus teror terhadap wartawan Modusaceh pada (8/8/2019).

    Kepada media Sanusi Madli menjelaskan Kasus intimidasi terhadap wartawan Modusaceh harus diusut secara tuntas oleh pihak kepolisian. Kasus yang menimpa salah satu rekan wartawan yang bertugas dilapangan tidak bisa kita toleril. kita percaya polisi bisa mengusut kasus ini sampai tuntas, hingga diketahui siapa pelakunya,” ujar sanusi kepada media Sabtu (10/8/2019).

    Mantan Ketua DPM Unsyiah ini menyampaikan, kasus teror yang terjadi terhadap wartawan sudah berulang kali terjadi di Aceh, setelah kasus teror terhadap wartawan serambi beberapa waktu yang lalu di Aceh Tenggara, kini teror kembali terjadi di Aceh Timur.

    “Kasus teror terhadap wartawan akan terus terjadi apabila tidak ada tindakan tegas dari pihak keamanan untuk memgusuy secara tuntas pelaku, maka hal ini tidak boleh dibiarkan karena dapat mengganggu kenyamanan kerja awak media, sehingga dikhawatirkan para wartawan ragu-ragu dan takut dalam memberitakan informasi kepada publik, "ucap Sanusi

    Sanusi berharap, kepada semua pihak dapat menahan diri dan dapat menempuh jalur hukum apabila pemberitaan yang memberatkan atau cenderung fitnah.

    “Masih ada jalur lain yang disediakan Negara apabila ada pemberitaan yang memberatkan selain jalur klarifikasi, yakni jalur hukum, dengan mengacu kepada UU Pers, sehingga jalur kekerasan atau teror ala preman tidak lagi terjadi dinegeri syariat,” harap Sanusi.(Muhammad Abubakar/Rls)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Lemkaspa Minta Pelaku Intimidasi Terhadap wartawan Segera Diproses Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved