www.riaukontras.com
| Serahkan SK Kenaikan Pangkat, PNS Diminta Suguhkan Pelayanan Prima | | Lantik 106 Pejabat Struktural, Wali Kota Minta Komit Wujudkan Visi Misi | | Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib | | Mantan Ajudan Amril Mukminin, Baku Hantam dengan Pengunjung kedai Kopi | | Plt Bupati Bengkalis Perlu di Luruskan Hoaks, di media Sosial | | Bupati Suyatno Resmikan Jalan Karya Bakti dan Jembatan di Palika
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 18 Februari 2020
 
Aceh Besar
Topdam IM Dukung Program Cetak Sawah Kodim 0101/BS
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 29-06-2019 - 11:42:19 WIB

TERKAIT:
 
  • Topdam IM Dukung Program Cetak Sawah Kodim 0101/BS
  •  

    ACEH BESAR, RIAUKontraS.com - Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Pemerintah pusat untuk cetak sawah di wilayah Kodim 0101/BS, Topografi Kodam (Topdam) Iskandar Muda (IM) melakukan pengukuran dan penentuan lokasi lahan yang akan dijadikan sebagai lahan sawah untuk masyarakat setempat, Jum’at (28/6/19).

    Pengukuran yang dilaksanakan adalah berupa penentuan luasan lahan dan penarikan garis batas dari lahan yang diukur tersebut. Lokasi pengukuran tersebar dalam 4 Kecamatan dengan luasan lahan sawah baru ± 200 Ha.

    Adapun lokasi-lokasi di 4 Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Seulimuem di tiga Gampong yakni Blang Tingkeum seluas 46,84 Ha, Lam Apeng seluas 24,24 Ha dan Pulo seluas 45 Ha.

    Kemudian Kecamatan Kuta Cot Glie berada di dua Gampong yakni Ia Alang Lamghui seluas 14,80 Ha dan Maheng seluas 15,22 Ha. Sementara Dua Kecamatan lainnya yaitu di Kecamatan Pulo Aceh di Gampong Alue Riyeung 30 Ha dan Kecamatan Darussalam di Gampong Blang 23,90 Ha.

    Untuk mendapatkan ukuran yang lebih akurat Topdam IM menggunakan 2 metode pengambilan data yaitu dari udara dan dari darat. Alat yang digunakan untuk pengambilan data dari udara adalah pesawat tanpa awak atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle), UAV atau biasa disebut dengan Drone ini dilengkapi dengan kamera untuk memotret wilayah yang kita kehendaki dan sistem navigasi yang sudah berkoordinat. Sehingga gambar yang dihasilkan UAV ini dapat langsung dibuat acuan dalam pemetaan wilayah.

    Selanjutnya alat yang digunakan untuk pengambilan data dari darat adalah GPS (Global Positioning System), GPS ini merupakan sistem yang didesain untuk memberikan informasi posisi, kecepatan, dan waktu secara tepat dan akurat. Hasil akhir pengukuran ini adalah penggabungan data dari UAV dan GPS sehingga didapatkan ukuran yang valid dan sangat akurat.(Muhammad Abubakar/Rls)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Topdam IM Dukung Program Cetak Sawah Kodim 0101/BS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    3 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    4 Ahok Akhirnya "Mundur"
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    7 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    10 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved