www.riaukontras.com
| LPN Kelas IIB Langsa Gelar Kalaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 | | STIE dan HMI Kota Dumai Bantu Padamkan Karhutla di Kel. Mundam | | Seluruh OPD Terima langsung Laporan Hasil Evaluasi SAKIP dari Bupati Kampar | | Satu Orang DPO, Polsek Manyak Payed Ringkus Dua Warga Sumatera Utara Pelaku Narkoba | | Jelang paripurna, GMKI Pematangsiantar-Simalungun Minta Angket DPRD Tunjukkan Kepastian Hukum | | Ketua Korwil FPII Riau: Pejabat/Kades Jika Tak Korupsi Jangan Risih&Gerah sama LSM&Wartawan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 27 Februari 2020
 
Banda Aceh
Banda Aceh Siap Menjadi Tuan Rumah MTQ Aceh 2021
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 27-03-2019 - 18:58:08 WIB

TERKAIT:
 
  • Banda Aceh Siap Menjadi Tuan Rumah MTQ Aceh 2021
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Bermodalkan sarana dan prasarana yang memadai, Kota Banda Aceh disebut sangat layak dan siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh XXXV pada 2021 mendatang. 

    Begitu ungkap Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam presentasinya di hadapan tim penilai calon tuan rumah event dua tahunan tersebut, Rabu (27/3/2019) di aula kantor Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh.

    "Kami sangat siap dan layak karena semua fasilitas dan apa saja yang diperlukan untuk menggelar MTQ Aceh 2021 mulai dari tempat acara, transportasi, hingga penginapan sudah tersedia. Sarana dan prasarana yang kami miliki pun bertaraf nasional bahkan internasional," ungkapnya.

    "Selain itu, seluruh stakeholder dan masyarakat juga komit dan mendukung penuh mengingat Banda Aceh terakhir kali menjadi tuan rumah pada 2000 silam," ungkapnya lagi.

    Menurut Aminullah, pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di Banda Aceh juga akan memudahkan koordinasi kafilah Aceh yang akan mengikuti event MTQ nasional ke depan. "Banyak pelatih maupun dewan hakim yang berdomisili di Banda Aceh."

    "Kita tentu juga harus berupaya maksimal untuk mendongkrak peringkat Aceh di level nasional. Sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, Aceh harus menjadi leader dalam pembangunan bidang agama dan syiar Islam di Indonesia," jelas Aminullah.

    Dari sisi anggaran, sambungnya, Pemko Banda Aceh bersama legislatif juga telah menyiapkan anggaran Rp 58 miliar lebih. "Penyelenggaraan MTQ ke-35 di Banda Aceh juga akan lebih menghemat anggaran karena tidak tidak perlu membangun venue baru lagi."

    Aminullah kemudian merinci sejumlah tempat yang dapat dijadikan sebagai venue utama MTQ Aceh 20121, di antaranya Stadion Dimoerthala Lampineung, Stadion Harapan Bangsa, dan Banda Aceh Convention Hall yang baru rampung dibangun.

    "Di Banda Aceh Convention Hall dapat menampung 10 ribu pengunjung, dan dapat kita gelar MTQ secara indoor di sana sehingga tidak terpengaruh oleh cuaca hujan atau panas. Di halaman depan juga dapat kita pasangi tenda lagi sehingga bisa menampung lebih banyak orang lagi," rincinya.

    Sementara untuk lokasi perlombaan per cabang, pilihannya antara lain Masjid Baitul Musyahadah, Masjid Agung Al-Makmur, Taman Sari, dan Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin Kompleks Balai Kota Banda Aceh.

    "Soal transportasi kita juga sangat siap. Begitu juga dengan pemondokan; kita rencanakan semua kafilah dari kabupaten/kota se-Aceh akan  tempatkan di hotel yang jumlahnya mencapai 53 unit di Banda Aceh. Puluhan rumah warga di sekitar lokasi acara juga telah kita siapkan," kata Aminullah.

    Atas dasar itu semua, pihaknya kata Aminullah, sangat berharap agar Banda Aceh dapat menjadi tuan rumah MTQ Aceh ke depan. "Event ini akan memberi multiplier effect bagi ibukota provinsi. Satu lagi yang menjadi kelebihan Banda Aceh yakni memiliki destinasi wisata yang komplit yang dapat dinikmati oleh seluruh kafilah, mulai dari wisata islami hingga kuliner," demikian Aminullah Usman.

    Selain Banda Aceh, ada enam kabupaten/kota lain yang mengajukan diri untuk menggelar MTQ Aceh ke-35. Enam daerah lainnya itu yakni Aceh Besar, Lhokseumawe, Aceh Barat, Aceh Selatan, Bener Meriah, dan Simeulue.

    Sejumlah kepala daerah juga hadir langsung untuk menyampaikan presentasi di hadapan tim penilai, di antaranya Bupati Simeulu Erli Hasim dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad.

    Tim penilai yang diketuai oleh Kepala DSI Aceh Alidar menyebutkan, usai tahapan presentasi dari para calon tuan rumah MTQ, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penilaian ke tujuh kabupaten/kota dimaksud. "Tahapan paling menentukan nanti saat kita turun ke lapangan untuk melihat kesiapan masing-masing daerah," katanya.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Banda Aceh Siap Menjadi Tuan Rumah MTQ Aceh 2021
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    3 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
    4 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    5 Plt Bupati Pelatihan Buka Resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kab.Bengkalis
    6 Ahok Akhirnya "Mundur"
    7 5 Proyek di PUPR Bengkalis Kelebihan Bayar Rp 824 juta Komisi II Minta PUPR Segera Evaluasi Kinerja
    8 SADAM Lakukan Demo Ke Kantor DPRD Bengkalis
    9 Jangan Hanya Pencitraan, Jokowi Harus Tahu KLHK Telantarkan Usulan Masyarakat Penjaga Hutan di Siak
    10 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved