www.riaukontras.com
| Kades Hilibadalu Terima Gaji Doble 40,5 Juta, Saya Tidak Tau Kalau Ada Aturan Bupati Yang Melarang | | | | | | Bapak Kesehatan Kabupaten Inhil,Resmi Pindah Ke Provinsi Riau | | Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI | | Aceh Darurat Kekerasan Seksual, Elemen Sipil Minta RUU PKS Masuk Prolegnas 2020
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 09 Juli 2020
 
Aceh Utara
Tidak Ada Tindakan, Pungli Uang KPM PKH Merajalela di Kabupaten Aceh Utara
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 11-02-2019 - 19:56:08 WIB

TERKAIT:
 
  • Tidak Ada Tindakan, Pungli Uang KPM PKH Merajalela di Kabupaten Aceh Utara
  •  

    LANGKAHAN, RIAUKontraS.com - Pungutan Liar (pungli) marak terjadi terhadap dana Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Utara. Pungli uang PKH sudah lama terjadi terhadap KPM di Desa Padang Meria Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara. Hal itu disampaikan oleh beberapa KPM kepada media ini, Senin (11/02/2019).

    Menurut Nur Azizah (35 tahun), Rida Handayani (30 tahun), Nurhalimah M.Saleh (47 tahun), Safriana/ATM atas nama suami bernama Rusli (36 tahun) warga Dusun Ketapang Desa Padang Meria Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Pungli dana PKH milik KPM sudah terjadi sejak tahun 2013 dengan nilai bervariasi, "dulu kami diminta Rp 25.000,- tapi untuk penarikan tahap pertama dana PKH tahun 2019 kami dikenakan harus bayar melalui ketua kelompok Rp 5000 dalam Rp 100.000,- (Rp 5000/Rp 100.000), sekarang setiap penarikan kami harus bayar Rp 75.000 bagi KPM yang menarik uang Rp 1.500.000, karena ada yang dapat sampai Rp 2.500.000,- maka kami KPM harus menyetor melalui ketua kelompok Rp 100.000 lebih sekali narik uang, " jelas mereka.

    Para korban didampingi tokoh masyarakat MT dan warga masyarakat lainnya menambahkan, para korban selalu mendapat ancaman bila melakukan protes terhadap pungli uang PKH," bila di protes kami diancam akan dikeluarkan dari program PKH, makanya pungli disini berjalan mulus, kami selalu mendapat ancaman seperti itu, makanya kami tidak berani protes, sekarang kami sudah tidak tahan lagi, makanya kami protes, "sebut mereka.

    Berdasarkan pengakuan korban, pungli itu di lakukan oleh masing masing ketua kelompok KPM.

    Sebelumnya Kordinator Kabupaten (KorKap) PKH Aceh Utara Amru Alba Abqa, S.AP., M.AP, saat di konfirmasi media ini melalui Henponnya, Senin 11/02/2019) sempat mengelak telah terjadi pungli terhadap uang milik KPM PKH Desa Padang Meria Kecamatan Langkahan.

    Namun sore harinya setelah diadakan pertemuan dengan korban pungli baru KorKap PKH Aceh Utara mengakui nya.

    "Secara peraturan, dana PKH yang disalurkan oleh Kementerian Sosial RI yg disalurkan melalui BRI Unit tidak boleh ada pengutipan, berapapun itu, baik oleh Pendamping maupun oleh Ketua Kelompok Desa Padang Meuria.

    Lebih lanjut dikatakannya, "Dalam pertemuan bersama Kelompok Penerima Manfaat (KPM) PKH dan warga lainnya di Meunasah Padang Meria tadi, telah kami sampaikan, supaya jika sudah terjadi pengutipan maka dikembalikan kepada KPM.

    Masih kata Amru, "terkadang Ketua Kelompok juga mengatas namakan Pendamping, seperti dalam pertemuan tadi, Ketua Kelompok menyampaikan bahwa itu bukan atas permintaan Pendamping melainkan atas inisiatif Ketua Kelompok, "pungkas Amru.

    Diharapkan penegak hukum di Kabupaten Aceh Utara untuk menindak tegas pelaku pungli di wilayahnya, selain telah menghambat pembangunan juga telah merugikan negara.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tidak Ada Tindakan, Pungli Uang KPM PKH Merajalela di Kabupaten Aceh Utara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved