www.riaukontras.com
| Sejumlah Tokoh Kecamatan Bantan Apresiasi Kinerja TNI Polri Amankan Pelantikan Presiden | | Ucapan Tahniah Terus Bergulir, Ini Kata Ketua IKPTM | | Sejumlah Tokoh Masyarakat Kabupaten Bengkalis Ucapkan Terima Kasih Kepada TNI -Polri | | Oknum Kades Kembali Dilaporkan Dikejari Kampar,LSM Lira Kampar Desak Penegak Hukum"Proses" | | Literasi Gemar Membaca, Pemerintah Dorong Sekolah dan Gampong Miliki Perpustakaan | | Ketua DPRD Inhil Ucapkan Selamat Kepada Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin, Terimakasih TNI Dan Polri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 24 Oktober 2019
 
Banda Aceh
Musnahkan 464 Kg Ganja dan 7,5 Ons Shabu, Wali Kota Luncurkan Gampong Anti Narkoba
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 28-01-2019 - 16:11:48 WIB

TERKAIT:
 
  • Musnahkan 464 Kg Ganja dan 7,5 Ons Shabu, Wali Kota Luncurkan Gampong Anti Narkoba
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman meluncurkan Gampong Anti Narkoba, Senin (28/01/19) di Balai Kota Banda Aceh.


    Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan Deklarasi Gampong Anti Narkoba oleh Keuchik Sukaramai, Darma Sentosa dan diikuti oleh semua hadirin yang terdiri dari sejumlah ormas anti narkoba.


    Penandatangan deklarasi dilakukan oleh perwakilan Keuchik dari Sembilan kecamatan dalam wilayah kota Banda Aceh, perwakilan Babinsa dan perwakilan Babinkamtibmas.


    Deklarasi ini juga ditandatangani oleh Wali Kota, Aminullah Usman, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah, Kajari Banda Aceh dan Aceh Besar, Dandim 0101/BS yang diwakili Kasdim.


    Kata Wali Kota, peluncuran dan deklarasi Gampong Anti Narkoba ini merupakan komitmen dari Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.


    “Secara perlahan-lahan kita akan mempersempit ruang gerak pengedar dan pecandu penyalahgunaan narkoba.” tegas Aminullah.


    Menurutnya, langkah memerangi barang haram tersebut tidak bisa hanya diserahkan kepada Pemerintah dan instansi terkait saja.


    “Pencegahan dapat dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga, masyarakat hingga Negara.” Kata Aminullah.


    Keberadaan gampong bebas narkoba tersebut nantinya juga akan didukung oleh para sukarelawan dari semua unsur dalam gampong, serta keamanan baik Polri, TNI dan BNN.


    Wali Kota mengharapkan dengan berkurangnya tingkat penyalahgunaan narkoba maka tindak kejahatan kriminal lainnya juga akan berkurang di Banda Aceh.


    “Bahaya narkoba tersebut bisa sampai merusak generasi,” pungkasnya.


    Aminullah juga mengajak seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi demi terwujudnya Kota Gemilang dalam Bingkai Syariah tanpa Narkoba. (rik)


    Pada kesempatan itu, sebanyak 464 Kg narkotika jenis ganja dan 7,5 Ons sabu dimusnahkan di Balai Kota, Senin (28/1/2019). Kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan kerjasama Pemerintah Kota Banda Aceh dalam hal ini Kesbangpolinmas Kota Banda Aceh dengan jajaran Polresta Banda Aceh.


    Pemusnahan dimulai dengan narkotika jenis sabu. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Kapolresta, Kombes Pol Trisno Riyanto, Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah, dan Kajari Aceh Besar, Mardani memusnahkan barang haram ini dengan cara memblender.


    Kegiatan ini dikemas dalam kegiatan launching dan deklarasi gampong anti narkoba oleh Wali Kota dimana para Keuchik, Babinsa, Babinkamtibmas dan seluruh perwakilan organisasi anti narkoba di Banda Aceh, seperti Gergana yang diketuai oleh Zidan Al-Hafidh ikut hadir pada acara ini.


    Kegiatan ini dihadiri juga oleh para Camat, tokoh masyarakat gampong dan para Kepala SKPK jajaran Pemko Banda Aceh.


    Usai memusnahkan sabu, Wali Kota kemudian memusnahkan ganja dengan cara membakar. Hampir 1/2 ton ganja yang telah ditempatkan di wadah beralaskan seng dibakar oleh Wali Kota, Kapolresta, Ketua DPRK Banda Aceh, Kajari Aceh Besar dan Kasdim mewakili Dandim 0101/BS.


    Dalam sambutannya, Aminullah mengatakan peredaran narkoba saat ini menjadi salah satu ancaman nyata yang sangat meresahkan. Menurutnya, selain sebagai bentuk perbuatan melawan hukum dan dilarang oleh agama, peredaran narkoba juga merupakan musuh bangsa yang harus diberantas di seluruh sendi kehidupan masyarakat.


    Katanya, berdasarkan data, tingkat kriminalitas yang ditangani oleh pihak Polresta Banda Aceh, 99% pelaku kriminalitas adalah pengguna narkoba.


    “Karenanya Pemko Banda Aceh berkomitmen memberantas dan memerangi narkoba. Harapannya dengan berkurangnya tingkat penyalahgunaan narkoba maka tindak kejahatan kriminal lainnya juga akan berkurang di Banda Aceh,” ujar Aminullah.


    Dikatakannya juga, bahaya narkoba bisa merusak generasi muda. Karena itu langkah-langkah pencegahan dapat dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga, masyarakat hingga negara harus dilakukan karena para bandar narkoba terus mengedarkan dengan berbagai cara, sehingga sasaran yang paling dicari adalah para generasi muda kita.


    Langkah memeranginya, lanjut Aminullah, narkoba tidak bisa hanya diserahkan kepada Pemerintah dan instansi terkait saja, namun harus dilakukan semua elemen masyarakat dengan bergerak melakukan penghentian tindakan tindakan yang merugikan generasi muda.


    Diakhir sambutannya, Wali Kota mengajak semua elemen masyarakat dapat bersinergi demi terwujudnya Kota Gemilang dalam Bingkai Syariah tanpa narkoba.


    “Saya mengingatkan juga kepada masyarakat, mari bersama kita halau dengan sungguh sungguh demi masa depan generasi muda kita. Laporkan segera kepada pihak berwajib jika melihat ada indikasinya,” pintanya.


    Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).


    Kata Kapolresta, pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Banda Aceh menjadi tanggungjawab semua elemen.


    Semua instansi sama sama diminta melakukan pencegahan, penindakan dan pereradaran narkotika di tempat masing masing sesuai dengan Intruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018.


    Dalam kesempatan ini Kapolresta juga menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penangkapan yang dilakukan personil Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh pada bulan Oktober 2018 lalu.


    Katanya, narkotika jenis sabu sebanyak 758,15 Gram atau sekitar 7,5 Ons, dengan rincian ditangkap dari tersangka berinisial NH (618,06 Gram) di wilayah Kuta Baro Aceh Besar. Sisanya, dari tersangka inisial SM dan EZ yang ditangkap pada bulan Nopember 2018 di wilayah Lhok Nga Aceh Besar dari pengembangan perkara dari wilayah Banda Aceh. Saat itu petugas menemukan barang bukti 140,09 Gram.


    Kemudian narkotika jenis ganja merupakan barang bukti dari tersangka berinisial MH yang ditangkap di wilayah Kecamatan Lueng Bata seberat 114,40 gram (104 bal). Ketika dilakukan pengembangan perkara petugas berhasil menangkap dua orang tersangka lainnya dengan inisial FZ dan JF di wilayah Aceh Besar. Barang bukti yang disita dari FZ dan JF berjumlah 350,306 gram (320 bal. Dimusnahkan sebanyak 319 bal dan 1 bal untuk pembuktian di persidangan. Seluruhnya ganja yang dimusnahkan di Balai Kota mencapai sekitar 464 Kg.


    Dalam kesempatan ini, Kapolresta menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota dan jajaran yang dinilai memiliki komitmen yang kuat memberantas penyalahgunaan narkoba di Banda Aceh.


    “Komitmen yang ditunjukkan Wali Kota dan jajaran dalam memberantas narkoba sangat tinggi. Kami sangat mengapresiasi, mari sama sama kita dukung,” ajak Kompol Trisno Riyanto.(***)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Musnahkan 464 Kg Ganja dan 7,5 Ons Shabu, Wali Kota Luncurkan Gampong Anti Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved