www.riaukontras.com
| Disidang Tipikor Amril, Kesaksian Azrul Dibantah Jaksa KPK | | Walikota P. Sidimpuan Kembali Lantik Pejabat Dilingkungan Disdukcapil dan Kasek SDN | | Walikota P. Sidimpuan Lantik Pejabat Eselon Termasuk Adik Wawako Sebagai Kalaks BPBD | | Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti | | SPDP Kasus 2 Merupakan Warga Bengkalis Diduga Miliki Sabu Belum Diterima Kejari | | Hari Ini Empat Pasien Covid-19 di Siak, Sembuh
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 14 08 2020
 
Aceh Utara
Napi Lapas Tanjung Gusta Kendalikan Penyelundupan, BNN dan Bea Cukai Sita Shabu dan Ekstasi
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 15-01-2019 - 16:16:31 WIB

TERKAIT:
 
  • Napi Lapas Tanjung Gusta Kendalikan Penyelundupan, BNN dan Bea Cukai Sita Shabu dan Ekstasi
  •  

    ACEH UTARA, RIAUKontraS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) da Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika yang masuk melalui perairan laut Aceh Utara, provinsi Aceh. BNN dan BC berhasil mengamankan narkotika sebanyak 72 kilogram dalam operasi gabungan di Lhoksukon, Aceh Utara.

    Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, MH, Selasa (15/1/2019) membenarkan adanya pengungkapan narkotika golongan I tersebut. Ia menyampaikan, dalam pengungkapan tersebut 72 bungkus narkotika yang dibungkus aluminium foil disita. Dimana sebanyak 70 bungkus berisi sabu, dan 2 bungkus lagi berisi ekstasi.

    "Kapal yang mengangkut narkotika dan tiga ABK diamankan," kata Faisal.

    Ia menambahkan, narkotika tersebut dibawa dari Malaysia sampai ditengah laut perbatasan Malaysia Indonesia diserahterimakan dari kapal ke kapal.

    "Kemudian dibawa ke wilayah Aceh dengan menggunakan kapal kayu bernama KM Karibia," jelas Faisal.

    Selain barang bukti narkotika, penyidik juga menyita kapal kayu Karibia, GPS dan alat navigasi, telepon genggam, serta telepon satelit.

    "Seluruh kegiatan penyelundupan narkoba tersebut dikendalikan oleh napi di Lapas Tanjung Gusta, Medan, atas nama Ramli," ucap Faisal yang mengutip keterangan Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Arman Depari.

    "Saat ini tersangka dan Barang Bukti di bawa ke Jakarta", tambah Faisal.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Napi Lapas Tanjung Gusta Kendalikan Penyelundupan, BNN dan Bea Cukai Sita Shabu dan Ekstasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved