www.riaukontras.com
| Sukseskan TMMD 107, Wartawan Jalin Kemitraan Dengan Kodim 0104 Aceh Timur | | Pemprov Riau Gelar RKPD Provinsi Riau tahun 2021 | | Prajurit Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Rayakan Hari Raya Galungan di Papua | | Bahas Pengelolaan Dana Desa Kepala Desa Se-Riau Berkumpul di Siak Hulu | | Peralatan Kodam IM Adakan Rapat Anggota Tahunan | | Realisasi MoU Pemko Dengan Sampoerna Wali Kota Buka Acara Seleksi Beasiswa ke Luar Negeri
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 20 Februari 2020
 
Aceh Utara
Krisis Air Bersih, Masyarakat Tanah Jamboe Aye Minta Pehatian Pemerintah
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 05-01-2019 - 14:13:09 WIB

TERKAIT:
 
  • Krisis Air Bersih, Masyarakat Tanah Jamboe Aye Minta Pehatian Pemerintah
  •  

    TANAH JAMBO AYE, RIAUKontraS.com - Sejumlah Gampong (Desa) di kecamatan Tanah Jambo Aye sangat mengharapkan perhatian serius baik pemerintah pusat maupun daerah untuk memperhatikan kebutuhan air bersih.

    Pantauan media ini bersama tim Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Aceh Utara, Sabtu 5 Januari 2019, melihat langsung kondisi warga di tiga Gampong masing masing Gampong Geulumpang Empung Unoe, Seneubok Doe dan Ranto Panjang kecamatan Tanah Jambo Aye, kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh sudah bertahun tahun menikmati air setengah asih.

    Masyarakat sangat berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat dapat mencari solusi untuk mengatasi krisis air bersih.

    Kechik Rantau Panjang kecamatan Tanah Jambo Aye Rusyidi, Kamis (5/1/2019) menyebutkan waganya dan dua Desa tetangganya sangat mengharapkan perhatian pemerintah terkait penyediaan air bersih.

    Karena selama ini menurut Rusyidi, "masyarakat sangat kesulitan air bersih apa lagi saat memasuki musim kemarau warga harus membeli air, untuk kebutuhan sehari-hari, "jelasnya.

    Di jelaskan, sebelumnya pernah di pasang pipa, namun karena terlalu kecil sehingga tidak berfungsi, "dulu pernah di tamam pipa, tapi karena terlalu kecil sehingga tidak berfungsi, sekarang sudah pecah saat perbaikan jalan, "ujar Rusyidi.

    Desa yang memiliki 80 Kepala Keluarga (KK) sebelumnya pada tahun 2015 lalu pernah di bangun penyaringan air oleh Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) namun tidak membawa manfaat bagi masyarakat.

    Di sebut kan, penyaringan air tersebut hanya mampu mengubah air kuning agar bisa putih kalau asin tetap, sekarang tidak berfungsi lagi, "pungkas Rusyidi.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Krisis Air Bersih, Masyarakat Tanah Jamboe Aye Minta Pehatian Pemerintah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    3 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    4 Ahok Akhirnya "Mundur"
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    7 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    10 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved